Bantah Potong Uang PKH, Dinsos OI: Jika Terbukti, Laporkan

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2020 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AdanyaAdanya isu pemotongan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) oleh oknum di beberapa desa wilayah kabupaten Ogan Ilir (OI), Dinas Sosial OI melaui Koordianator PKH Wiwin Muhawarna angkat bicara. isu pemotongan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) oleh oknum di beberapa desa wilayah kabupaten Ogan Ilir (OI), Dinas Sosial OI melaui Koordianator PKH Wiwin Muharna angkat bicara.

AdanyaAdanya isu pemotongan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) oleh oknum di beberapa desa wilayah kabupaten Ogan Ilir (OI), Dinas Sosial OI melaui Koordianator PKH Wiwin Muhawarna angkat bicara. isu pemotongan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) oleh oknum di beberapa desa wilayah kabupaten Ogan Ilir (OI), Dinas Sosial OI melaui Koordianator PKH Wiwin Muharna angkat bicara.

WIDEAZONE.COM, OGAN ILIR — Adanya isu pemotongan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) oleh oknum di beberapa desa wilayah kabupaten Ogan Ilir (OI), Dinas Sosial OI angkat bicara.

Dinsos OI melaui Koordinator PKH, Wiwin Muhawarna mengatakan, untuk kartu PKH dan ATM harus dipegang keluarga penerima manfaat (KPM) perorang.

“Di masa pandemi ini, ada tambahan dana sebanyak 25 persen, seperti jika anaknya duduk dibangku SMA maka mendapatkan bantuan sebesar Rp2 juta, dengan adanya tambahan 25 persen totalnya menjadi Rp2,5 juta. Uang itu diberikan selama triwulan atau 3 bulan sekali dalam satu tahun,” kata Wiwin.

Baca Juga:  Kabar Gembira: Pemkot Palembang Buka Seleksi Beasiswa Jenjang Doktor bagi PNS, Pendaftaran Ditutup 14 Juli ‎

“Tetapi dalam masa pandemik sekarang ini, uang PKH itu dibagikan setiap bulan menurut komponen masing masing. Hingga Desember 2020  nanti PKH ini adalah program dari pusat dan surat keputusannya langsung dari Kementerian Dinas Sosial (Kemensos),” jelas Koordinator PKH.

Mengenai kabar ada oknum di desa yang memegang kartu PKH atau ATM yang dipegang oleh ketua kelompok desa, serta terdapat pemotongan uang PKH, , Wiwin menegaskan, hari ini kami panggil bersama pendampingnya.

Baca Juga:  Komisi II DPRD Prabumulih Mediasi Sengketa Dokter Bedah dengan Rumah Sakit Swasta

“Kalau pun terbukti adanya pemotongan oleh oknum, itu bukan atas intruksi dan perintah kami. Kami selaku Dinsos mendukung warga yang merasa dirugikan untuk melaporkan oknum yang bersangkutan ke pihak berwajib bila memang terbukti,” tegasnya kepada media wideazone.com dan zoom post.

Laporan Rosita Dewi

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Semifinal Prancis vs Spanyol Bikin Nobar TVRI Sumsel Membludak

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:51 WIB

Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:34 WIB

Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026

Berita Terbaru