WIDEAZONE.com, ASAHAN | Asahan Marching Band Competition 2024 Tingkat Pelajar se-Kabupaten Asahan resmi ditutup Bupati melalui Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Asahan Witoyo, Sabtu 9 Maret 2024.
Kegiatan berlangsung di Alun-Alun Ramabate Rata Raya Kisarandan di ikuti sebanyak 12 Peserta yakni TK 3 peserta, SD 5 peserta, SMP dan SMA 4 peserta.
Pembina KORMI Kabupaten Asahan, Rianto berharap event marching band seperti ini dapat terus berlanjut. “Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut, karena kami melihat semangat dari anak-anak ini sangat luar biasa, dengan menunjukan berbagai atraksi saat menampil marching bandnya,” ujarnya.
Sementara, Bupati melalui Kepala Dispopar Kabupaten Asahan mengatakan Asahan Marching Band Competition 2024 ini dilaksanakan menyambut sekaligus memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Asahan ke-78 Tahun. Asahan Marching Band ini juga menjadi salah satu cara untuk mencari bibit yang dapat berkompetensi di tingkat selanjutnya, sehingga nama Kabupaten Asahan harum dengan berbagai prestasi yang diraih.
Witoyo juga mengatakan, event ini merupakan pertama kali dilaksanakan di Sumatera Utara untuk tingkat anak-anak dan usia dini. “Pemerintah Kabupaten Asahan mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada KORMI Kabupaten Asahan yang telah membuat event Asahan Marching Band 2024 ini, ke depannya diharapkan event seperti ini dapat terus berlanjut, dengan berbagai atraksi yang lebih memukau”, tandasnya.
Event ini di tutup dengan pemukulan Drum Band oleh Kepala Dispopar didampingi Danalanal TBA, mewakili Dandim 0208/Asahan, mewakili Kapolres, Camat, Pengurus TP PKK Kabupaten Asahan, Ketua KONI Kabupaten Asahan, Ketua KORMI Kabupaten Asahan dan tamu undangan lainnya. (Chandra)



![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-225x129.jpg)
![Koalisi Pers Sumsel saat menemui Komisioner Komisi Kepolisian Nasional [Kompolnas], Dr Supardi Hamid, di Mapolda Sumsel, Senin 19 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261019-WA0011-225x129.jpg)

![ratusan massa Masyarakat Cinde Bersatu [MCB] menggelar aksi demonstrasi di Kantor Badan Pertanahan Nasional [BPN] Kota Palembang untuk mempertanyakan legalitas lahan yang digunakan sebagai dasar penutupan jalan pada Senin 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/Pertanahan-Nasional-BPN-Kota-Palembang-untuk-mempertanyakan-legalitas-lahan-yang-digunakan-sebagai-dasar-penutupan-jalan-pada-Senin-20-Oktober-2026-225x129.jpg)
![Anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Palembang, Andreas Okdi Priantoro. [AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0004-225x129.jpg)

![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-129x85.jpg)
![Koalisi Pers Sumsel saat menemui Komisioner Komisi Kepolisian Nasional [Kompolnas], Dr Supardi Hamid, di Mapolda Sumsel, Senin 19 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261019-WA0011-129x85.jpg)

![ratusan massa Masyarakat Cinde Bersatu [MCB] menggelar aksi demonstrasi di Kantor Badan Pertanahan Nasional [BPN] Kota Palembang untuk mempertanyakan legalitas lahan yang digunakan sebagai dasar penutupan jalan pada Senin 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/Pertanahan-Nasional-BPN-Kota-Palembang-untuk-mempertanyakan-legalitas-lahan-yang-digunakan-sebagai-dasar-penutupan-jalan-pada-Senin-20-Oktober-2026-129x85.jpg)
![Anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Palembang, Andreas Okdi Priantoro. [AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0004-129x85.jpg)


![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-360x200.jpg)

![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)
