APEKSI Soroti Ketimpangan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial di Berbagai Daerah

- Jurnalis

Rabu, 7 Juni 2023 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HUT APEKSI 23 dengan agenda seminar nasional, berlangsung di Ballroom Hotel Aryaduta, Rabu 7 Juni 2023

HUT APEKSI 23 dengan agenda seminar nasional, berlangsung di Ballroom Hotel Aryaduta, Rabu 7 Juni 2023

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Pembangunan daerah merupakan bagian integral dari pembangunan nasional yang pada hakekatnya membangun manusia seutuhnya dan seluruh masyarakat Indonesia.

“Pembangunan daerah diarahkan untuk memacu pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mendorong stabilitas, dan memicu potensi daerah secara terpadu,” kata Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia [APEKSI] Dr H Bima Arya Sugiarto dalam rangkaian HUT APEKSI 23 dengan agenda seminar nasional, berlangsung di Ballroom Hotel Aryaduta, Rabu 7 Juni 2023.

Walikota Bogor ini menilai pertumbuhan ekonomi merupakan satu gambaran di antara beberapa pembangunan di berbagai sektor ekonomi, dengan tujuan untuk dapat meningkatkan pendapatan masyarakat serta mengatasi ketimpangan ekonomi dan kesenjangan sosial. “Ketimpangan ekonomi yang dimaksud adalah ketimpangan pendapatan yang merupakan suatu keadaan dimana distribusi pendapatan masyarakat menunjukkan keadaan yang tidak merata,” ujar Bima. 

Baca Juga:  Wali Kota Palembang Tinggalkan Mobil Dinas, ASN Wajib Naik Angkot!

“Dan lebih menguntungkan kelompok tertentu,” timpalnya. 

IPM Palembang Capai 79,47 Persen

Sementara, Walikota Palembang, H Harnojoyo mengatakan, untuk  menggairahkan kemajuan perekonomian  baik skala nasional maupun daerah, tidak  cukup hanya mengandalkan investasi  pemerintah saja. Tetapi juga sektor  swasta  harus semakin diberi porsi yang lebih besar untuk berinvestasi. 

Saat ini, ungkap Harnojoyo, laju Pertumbuhan Ekonomi [LPE] di Palembang sebesar 5,25 persen. Ini meningkat sangat signifikan dibandingkan tahun 2021 yang tumbuh sebesar 3,11% dan sempat terkontraksi sebesar 0,28% di tahun 2020 akibat pandemi COVID-19.

Indeks Pembangunan Manusia [IPM] terus menunjukkan tren meningkat menjadi sebesar 79,47 dibandingkan tahun 2021 sebesar 78,72. “Capaian IPM Kota Palembang ini lebih tinggi dibandingkan Provinsi Sumatera Selatan [70,90] bahkan Nasional [72,91],” sebut Harnojoyo. 

Pada tingkat kemiskinan, Harnojoyo menjelaskan, hingga Maret 2022 turun menjadi 10,48% setelah sempat terjadi peningkatan di 2021 sebesar 11,34% akibat pandemi COVID-19. 

Baca Juga:  Dibongkar Dibangun Lagi, Empat Pondok di DAS Udang Jakabaring Digaruk Alat Berat

Capaian tahun 2022 ini bahkan lebih baik dibandingkan 2019 sebelum terjadinya pandemi dengan tingkat kemiskinan di angka 10,90 persen. 

Untuk Tingkat Pengangguran Terbuka [TPT], juga dapat diturunkan menjadi 8,20% yang sebelumnya sebesar 10,11% di tahun 2021.

“Untuk Indeks Gini [Rasio Gini] terus menunjukkan perbaikan menjadi 0,350 dibandingkan di 2021 sebesar 0,353. Indeks ini mengindikasikan bahwa kesenjangan/ketimpangan pendapatan antar penduduk semakin kecil semakin merata,” pungkasnya. 

Diketahui perhelatan hari jadi APEKSI ke 23 dengan sederet rangkaian permasalahan ekonomi yang menyelimuti di berbagai kota hingga menjadi benang merah dalam seminar nasional mendorong investasi untuk hilirisasi sektor pangan. 

Kegiatan tersebut berlangsung dari Selasa hingga Jumat [6-9 Juni 2023] di Kota Palembang. [Abror Vandozer/WY]

Berita Terkait

Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan
PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx
PLN UID S2JB Tebar Kepedulian Lewat Qurban untuk Masyarakat Sekitar
PLN UID S2JB Siaga Iduladha 1447 H, Pastikan Pasokan Listrik Andal untuk Masyarakat
Gubernur Herman Deru Dukung FESyar Regional Sumatera 2026 untuk Perkuat Ekonomi dan Keuangan Syariah
Wagub Cik Ujang Dorong Peluang Investasi Sumsel dalam Forum Tokoh Politik dan Bisnis Tiongkok–Indonesia
Sosialisasi Perwali Soal Sampah 17/2026 hingga Terapan Sanksi bagi Pelanggar di Palembang
Gaya Hidup Cerdas 2026, Strategi Anak Muda Sumsel Bangun Dana Darurat Lewat Sinergi Pesirah

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:08 WIB

Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:28 WIB

PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:34 WIB

PLN UID S2JB Tebar Kepedulian Lewat Qurban untuk Masyarakat Sekitar

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:32 WIB

PLN UID S2JB Siaga Iduladha 1447 H, Pastikan Pasokan Listrik Andal untuk Masyarakat

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:25 WIB

Gubernur Herman Deru Dukung FESyar Regional Sumatera 2026 untuk Perkuat Ekonomi dan Keuangan Syariah

Berita Terbaru