Aksi Gabungan Mahasiswa Sumsel Nyaris Rusuh, Provokator Diamankan

- Jurnalis

Senin, 11 April 2022 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi demonstrasi gabungan mahasiswa Sumatera Selatan [Sumsel] di Simpang Lima DPRD Sumsel nyaris rusuh.

Aksi demonstrasi gabungan mahasiswa Sumatera Selatan [Sumsel] di Simpang Lima DPRD Sumsel nyaris rusuh.

Sebelumnya, dalam melakukan pengamanan aksi, Senin [11/4] yang digelar mahasiswa, pihak Kepolisian menerjunkan 1750 personel gabungan di depan Kantor DPRD Sumsel. 

“Untuk aksi yang akan dilakukan oleh sejumlah elemen masyarakat pada hari ini, kami telah menerjunkan sebanyak 1750 personel gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP,” kata Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Mokhammad Ngajib saat diwawancarai.

Informasi yang dihimpun, masa aksi yang akan turun hari ini diketahui akan lebih banyak daripada aksi sebelumnya yang dilakukan Aliansi BEM se-Sumsel.

Sehingga bagi rekan-rekan yang ingin menyampaikan pendapat di muka umum supaya dapat bersama-sama menjaga, menghormati dan melakukan demo dengan damai,” lanjut Ngajib.

Baca Juga:  Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat: Pers Indonesia Berduka

Terlihat ribuan mahasiswa yang didominasi dari Aliansi BEM se Sumsel sudah mulai berdatangan menggunakan kendaraan roda dua dari berbagai kampus di Palembang. 

Hal ini sempat menyebabkan arus lalu lintas semrawut dikarenakan kepadatan yang terjadi. “Untuk arus lalu lintas sebelumnya telah kami imbaukan kepada masyarakat sesuai dengan jalur yang telah kami atur. Kalau misalnya nanti ada situasi berkembang, gunakan saja jalur yang sudah kita arahkan, sehingga harapannya kota Palembang lancar,” pungkasnya.

Baca Juga:  Assessment Center Polda Sumsel Perkuat Meritokrasi Jabatan Tinggi di Prabumulih

Adapun aksi hari ini akan dilakukan oleh sejumlah elemen mahasiswa dari Aliansi Kader Mahasiswa Muhammadiyah Palembang, Aliansi BEM Nusantara, dan Cipayung Plus Kota Palembang, Aliansi Organda Mahasiswa Se-Sumsel dengan membawa poin tuntutan utama yakni menolak kenaikan harga bahan pokok, BBM dan PPN 11 persen, Meminta pengusutan dan mencopot oknum menteri yang terlibat dalam pengusulan 3 periode jabatan presiden, menolak pemindahan IKN, konflik Agraria, Menghentikan kriminalitas aktivis

Berita Terkait

Kejati Sumsel Sita 14 Aset PT KMM Pusaran Korupsi Distribusi Semen
Bank Sumsel Babel Gelar Lelang Asset di Tiga Wilayah
Empat Penguji UKK Akan Uji 97 Calon Ketua DPC PKB se-Sumsel
Kejati Sumsel Gebrak Dua Perkara: OOJ hingga Korupsi KUR
PLN Gercep Perkuat Tegangan Listrik bagi Warga Kenten Laut
Sidang Lapangan PTUN Palembang Bongkar Sengketa Lahan di Simpang Rajawali
Ancaman El Nino 2026, Ribuan Titik Api Sudah Terdeteksi di Sumatera
Gubernur Herman Deru dan wagub Cik Ujang Tegaskan Komitmen Usai LKPJ 2025 Disetujui DPRD

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:14 WIB

Kejati Sumsel Sita 14 Aset PT KMM Pusaran Korupsi Distribusi Semen

Rabu, 29 April 2026 - 13:10 WIB

Bank Sumsel Babel Gelar Lelang Asset di Tiga Wilayah

Rabu, 29 April 2026 - 11:11 WIB

Empat Penguji UKK Akan Uji 97 Calon Ketua DPC PKB se-Sumsel

Selasa, 28 April 2026 - 22:08 WIB

Kejati Sumsel Gebrak Dua Perkara: OOJ hingga Korupsi KUR

Senin, 27 April 2026 - 23:28 WIB

Sidang Lapangan PTUN Palembang Bongkar Sengketa Lahan di Simpang Rajawali

Berita Terbaru

Kantor Pusat Bank Sumsel Babel Jakabaring Palembang.

Ekobis

Bank Sumsel Babel Gelar Lelang Asset di Tiga Wilayah

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:10 WIB

Kepala Kejari Sumsel Dr Ketut Sumedana memberikan keterangan pers soal penanganan dua perkara sekaligus dalam satu hari soal obstruction of justice hingga korupsi KUR pada Selasa 28 April 2026.

Headlines

Kejati Sumsel Gebrak Dua Perkara: OOJ hingga Korupsi KUR

Selasa, 28 Apr 2026 - 22:08 WIB