Mentan RI Dukung Upaya Gubernur Herman Deru Wujudkan Sumsel Swasembada Pangan Nasional

- Jurnalis

Selasa, 4 Maret 2025 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian Republik Indonesia [Mentan RI] Dr Ir H Andi Amran Sulaiman mengaku optimis di bawah kepemimpinan Gubernur Herman Deru, Provinsi Sumatera Selatan ke depannya akan menempati peringkat satu sebagai daerah penghasil beras terbesar di Indonesia.

Menteri Pertanian Republik Indonesia [Mentan RI] Dr Ir H Andi Amran Sulaiman mengaku optimis di bawah kepemimpinan Gubernur Herman Deru, Provinsi Sumatera Selatan ke depannya akan menempati peringkat satu sebagai daerah penghasil beras terbesar di Indonesia.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Menteri Pertanian Republik Indonesia [Mentan RI] Dr Ir H Andi Amran Sulaiman mengaku optimis di bawah kepemimpinan Gubernur Herman Deru, Provinsi Sumatera Selatan ke depannya akan menempati peringkat satu sebagai daerah penghasil beras terbesar di Indonesia.

“Kami ingin Provinsi Sumsel menjadi nomor satu terbaik nasional daerah penghasil beras terbesar,” ucap Mentan Andi Amran Sulaiman dihadapan ribuan PPL pada Rapat Koordinasi [Rakor] luas tambah tanam dan penyerapan gabah sekaligus Sosialisasi Inpres Nomor 3 Tahun 2025 Tentang Pendayagunaan Penyuluh Pertanian, bertempat di Gedung Serbaguna PT. Pusri Palembang, Selasa 4 Maret 2025, siang.

Keinginannya tersebut, lanjut Mentan bukan tanpa alasan mengingat sosok Gubernur Sumsel adalah seorang petarung yang akan dapat menyelesaikan semua permasalahan yang ada termasuk di bidang pertanian. Karena itu dia berkeyakinan Sumsel akan menempati posisi teratas sebagai provinsi penghasil beras terbesar di Indonesia, bahkan melampaui pulau Jawa.

“Ini Gubernur Sumsel adalah petarung, dan pasti akan menyelesaikan masalah. Pak Gubernur, aku percaya Sumsel bisa jadi peringkat satu lumbung pangan Indonesia,” terang Mentan.

Mentan menyebut pemerintah pusat akan mendukung penuh Provinsi Sumsel dalam mempercepat tercapainya swasembada pangan. salah satunya melalui penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani sebesar Rp6.500/kg.

Baca Juga:  Satu Abad NU, Gubernur Herman Deru Tekankan Penguatan Toleransi dan Persatuan

“Hal ini juga diharapkan menambah semangat petani di Provinsi Sumsel,” tegasnya.

Selain itu pihaknya juga akan terus memberikan suport bagi Penyuluh Pertanian Lapangan [PPL] dalam berkompetisi. Bahkan kedepan jika Indonesia berhasil swasembada bahkan ekspor pangan, pihaknya akan memberikan bantuan 10 ribu motor untuk PPL terbaik.

“Karena itu kami mengajak semua pihak untuk dapat berkolaborasi, penyuluh pertanian lapangan juga harus bergerak bersama-sama. Dari 37.000 penyuluh kami siapkan 5000 sampai 10.000 motor untuk PPL yang terbaik,” tandasnya.

Sementara Gubernur Sumsel H Herman Deru menyambut baik dan apresiasi kepada Kementan RI yang begitu peduli terhadap kemajuan sektor pertanian di Sumsel.

“Terima kasih kami kepada Bapak Menteri dan jajaran yang sudah begitu perhatian kepada provinsi Sumatera Selatan, terutama diberikan program Serasi (Selamatkan Rawa, Sejahterakan Petani), sebelumnya provinsi Sumsel pada peringkat 8 produksi berasnya, dengan adanya program serasi menjadi peringkat 5, yang insya Allah akan jadi peringkat 3 minimal,” ungkapnya.

Baca Juga:  Herman Deru Instruksikan Adopsi Program Pemanfaatan FABA di Seluruh Sumsel

Herman Deru menambahkan di periode kedua kepemimpinannya di Sumsel, bersama dengan Wagub Cik Ulang akan terus memajukan sektor pertanian dengan berpedoman pada Inpres Nomor 3 Tahun 2025 Tentang Pendayagunaan Penyuluh Pertanian.

“Provinsi Sumsel telah mengangkat penyuluh dengan biaya APBD Provinsi sejak saya menjabat 2019 kemarin berjumlah 2000 penyuluh. Kedepan kita harapkan ada regulasi agar Penyuluh ini diangkat menjadi PNS atau P3K,” harap Herman Deru.

Herman Deru selama ini Provinsi Sumsel menjadi tujuan bagi daerah lain untuk mengadakan studi banding mengenai Tenaga Pendamping Peningkatan Ekonomi Pertanian [PPEP].

“Tenaga Pendamping Peningkatan Ekonomi Pertanian kita, semua penyuluhnya modern berbasis IT, jadi bukan yang gaptek, jadi penyuluh yang mengerti tentang marketing, mengerti tentang perbankan, juga menjadi pembimbing untuk menjadi masyarakat petaninya mengerti perbankan,” tandasnya.

Hadir pula dalam kesempatan ini Wakil Menteri Pertanian RI Sudaryono Beng MM MBA, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Dr Idha Widi Arsanti SP MP Forkopimda Provinsi Sumsel yang berkesempatan hadir maupun mewakili. [AbV/red]

Berita Terkait

Seleksi Siswa Baru di Sumsel Makin Kompetitif, TKA Penentu di Jalur Prestasi
Assessment Center Polda Sumsel Perkuat Meritokrasi Jabatan Tinggi di Prabumulih
Kejati Sumsel Geledah Tiga Lokasi Soal Korupsi Sungai Lalan, hingga Menang Praperadilan Suap Irigasi Muara Enim
Ketua TP-PKK Sumsel Feby Deru Ajak Ibu Rutin Bawa Balita ke Posyandu Demi Kesehatan dan Tumbuh Kembang Optimal
Gubernur Herman Deru Dorong Integrasi Perencanaan dan Kemandirian Daerah dalam Musrenbang Sumsel
Feby Deru Tekankan Pentingnya Introspeksi dan Silaturahmi dalam Pengajian TP-PKK Sumsel
Wagub Cik Ujang Tekankan Nilai Ibadah Sosial dalam Silaturahmi dan Halalbihalal IKLS
Gubernur Herman Deru Apresiasi Komitmen Lingkungan dan Inovasi PTBA di Usia ke-45

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 16:51 WIB

Seleksi Siswa Baru di Sumsel Makin Kompetitif, TKA Penentu di Jalur Prestasi

Rabu, 15 April 2026 - 19:22 WIB

Assessment Center Polda Sumsel Perkuat Meritokrasi Jabatan Tinggi di Prabumulih

Rabu, 15 April 2026 - 18:12 WIB

Kejati Sumsel Geledah Tiga Lokasi Soal Korupsi Sungai Lalan, hingga Menang Praperadilan Suap Irigasi Muara Enim

Selasa, 14 April 2026 - 19:49 WIB

Ketua TP-PKK Sumsel Feby Deru Ajak Ibu Rutin Bawa Balita ke Posyandu Demi Kesehatan dan Tumbuh Kembang Optimal

Selasa, 14 April 2026 - 19:27 WIB

Gubernur Herman Deru Dorong Integrasi Perencanaan dan Kemandirian Daerah dalam Musrenbang Sumsel

Berita Terbaru

DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan atau PKB Sumsel menyatakan kesiapan Musyawarah Cabang [Muscab] di seluruh kabupaten/kota, dijadwalkan pada 18 April 2026.

Headlines

Muscab PKB Sumsel Dijadwalkan 18 April: 90 Persen Siap

Kamis, 16 Apr 2026 - 19:13 WIB