Herman Deru Instruksikan Adopsi Program Pemanfaatan FABA di Seluruh Sumsel

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026 - 04:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Selatan [Sumsel] Dr H Herman Deru meninjau pemanfaatan limbah Fly Ash dan Bottom Ash [FABA] di PLTU Sumbagsel-1 berkapasitas 2x150 MW, Kamis 26 Februari 2026.

Gubernur Sumatera Selatan [Sumsel] Dr H Herman Deru meninjau pemanfaatan limbah Fly Ash dan Bottom Ash [FABA] di PLTU Sumbagsel-1 berkapasitas 2x150 MW, Kamis 26 Februari 2026.

WIDEAZONE.com, OKU |  Gubernur Sumatera Selatan [Sumsel] Dr H Herman Deru meninjau pemanfaatan limbah Fly Ash dan Bottom Ash [FABA] di PLTU Sumbagsel-1 berkapasitas 2×150 MW, Kamis 26 Februari 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan setelah peninjauan operasional pembangkit listrik tenaga uap di Kabupaten Ogan Komering Ulu [OKU].

Dalam kesempatan itu, Herman Deru melihat secara langsung proses produksi konblok, paving block, batako, dan kanstin berbahan dasar FABA. Produk tersebut dikelola oleh BUMDes Harapan Bunda, binaan PT Sumbagselenergi Sakti Pewali, sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Baca Juga:  160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Menurut Herman Deru, abu sisa pembakaran batu bara yang sebelumnya masuk kategori limbah B3 kini telah berubah status sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku bernilai ekonomis.

“Dulu limbah atau abu PLTU ini masuk kategori B3, tetapi sekarang tidak lagi. Justru dimanfaatkan untuk memberdayakan masyarakat melalui usaha pembuatan konblok dan produk sejenis,” ujarnya.

Ia menilai pemanfaatan FABA menjadi produk konstruksi merupakan langkah strategis karena selain mengurangi limbah, juga membuka peluang usaha dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

Gubernur turut mengapresiasi komitmen perusahaan yang membeli hasil produksi BUMDes sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan usaha masyarakat.

Baca Juga:  RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

“Hebatnya lagi, yang membeli hasil produksinya adalah pihak perusahaan sendiri. Ini menjadi contoh baik dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat,” katanya.

Herman Deru menegaskan, konsep tersebut akan diadopsi di pembangkit listrik lainnya di Sumsel agar dampak ekonominya semakin luas.

“Saya sudah sampaikan agar ide ini diadopsi. Nantinya akan saya instruksikan seluruh PLTU di Sumsel melakukan hal serupa,” tegasnya.

Pemanfaatan FABA ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja baru, serta memperkuat pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di sekitar kawasan pembangkit listrik.

Berita Terkait

PLN Raih Penghargaan BPS: Data Listrik Jadi Senjata Baru Pembangunan Nasional
Patialo Kini Terang Benderang: Listrik 24 Jam Nyalakan Asa Anak Desa
Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!
Bahaya Listrik Mengintai, PLN UID S2JB Perkuat Garda Keselamatan di Ruang Publik
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kendaraan Listrik di Sumsel Tembus 2.047 Unit, PLN Perkuat SPKLU Center
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:16 WIB

PLN Raih Penghargaan BPS: Data Listrik Jadi Senjata Baru Pembangunan Nasional

Selasa, 29 September 2026 - 12:49 WIB

Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!

Senin, 28 September 2026 - 16:10 WIB

Bahaya Listrik Mengintai, PLN UID S2JB Perkuat Garda Keselamatan di Ruang Publik

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Sabtu, 26 September 2026 - 17:12 WIB

Kendaraan Listrik di Sumsel Tembus 2.047 Unit, PLN Perkuat SPKLU Center

Berita Terbaru

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Headlines

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Selasa, 29 Sep 2026 - 20:27 WIB