10 Kali Berturut-turut, Bukit Asam Pertahankan Predikat Indonesia Most Trusted Company

- Jurnalis

Senin, 9 Desember 2024 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) berhasil mempertahankan predikat Indonesia Most Trusted Company dalam ajang Corporate Governance Perception Index (CGPI) Award 2024 yang diselenggarakan oleh The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) bekerja sama dengan Majalah SWA.

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) berhasil mempertahankan predikat Indonesia Most Trusted Company dalam ajang Corporate Governance Perception Index (CGPI) Award 2024 yang diselenggarakan oleh The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) bekerja sama dengan Majalah SWA.

WIDEAZONE.com, JAKARTA | PT Bukit Asam Tbk (PTBA) berhasil mempertahankan predikat Indonesia Most Trusted Company dalam ajang Corporate Governance Perception Index (CGPI) Award 2024 yang diselenggarakan oleh The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) bekerja sama dengan Majalah SWA.

Pada CGPI tahun ini, PTBA meraih skor 91,04 dan termasuk dalam kategori Sangat Terpercaya. Penghargaan ini menandai kesuksesan PTBA meraih predikat yang sama sebanyak sepuluh kali berturut-turut sejak tahun 2015.

Penghargaan diterima oleh Suherman, Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dalam acara yang digelar di Jakarta pada Senin 25 November 2024.

“Apresiasi ini merupakan pengakuan atas komitmen kami dalam menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten dan berkelanjutan di setiap aspek operasional perusahaan. Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan untuk mendukung keberlanjutan bisnis. Dengan tata kelola yang baik, Bukit Asam siap menghadirkan Energi Tanpa Henti untuk negeri,” kata Suherman.

Baca Juga:  Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan

Dengan mengusung tema “Membangun Kematangan Perusahaan dalam Kerangka GCG”, penilaian CGPI 2024 menitikberatkan pada kemampuan perusahaan dalam menghadapi disrupsi, dinamika industri, serta pengelolaan bisnis yang lebih matang.

Hasil penilaian tim dewan juri membuktikan bahwa PTBA dapat mempertahankan kinerja baik di tengah berbagai tantangan. Perusahaan berhasil meningkatkan stabilitas operasional dan terus fokus melakukan pengembangan bisnis yang berkelanjutan dalam rangka menjaga kelangsungan bisnis.

Penerapan GCG di PTBA didukung oleh kerangka regulasi dan kebijakan yang kuat, termasuk implementasi Peraturan Menteri BUMN No. PER-02/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan BUMN. Nilai-nilai dari peraturan tersebut telah diadopsi dengan baik melalui penyusunan Corporate Governance Policy, Pedoman Kerja Dewan Komisaris, dan Pedoman Kerja Direksi pada akhir tahun 2023.

Baca Juga:  Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah

PTBA juga mengadopsi Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia (PUG-KI) Tahun 2021 yang ditetapkan oleh Komite Nasional Kebijakan Governansi, serta ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) sebagai referensi praktik terbaik tingkat regional. Selain itu, Sistem Pengendalian Internal perusahaan telah mengacu pada standar internasional berdasarkan prinsip Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission (COSO).

Pada tahun ini, sebanyak 50 perusahaan mengikuti CGPI Award. Setiap perusahaan mengikuti tahapan analisis dan observasi dengan hasil pemeringkatan berupa skor dan indeks yang dikelompokkan ke dalam tiga kategori tingkat kepercayaan, yaitu Sangat Terpercaya (85-100), Terpercaya (70-84), dan Cukup Terpercaya (55-69). Hasil riset dan pemeringkatan CGPI Award 2024 menetapkan sebanyak 17 perusahaan yang mencapai kategori Sangat Terpercaya, 30 perusahaan kategori Terpercaya, serta 3 perusahaan masuk kategori Cukup Terpercaya. [AbV/red]

Berita Terkait

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan
Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah
Federal Oil Edukasi Pengguna Motor Matic di Palembang Lewat Feders Gathering 2026
Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan
PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:51 WIB

Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:27 WIB

Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:51 WIB

Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan

Senin, 13 Juli 2026 - 16:26 WIB

Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah

Berita Terbaru