KLHK Tinjau Pelaksanaan Rehabilitasi DAS Medco E&P di Sumatera Selatan

- Jurnalis

Senin, 22 Januari 2024 - 08:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan [Dirjen PKTL-KLHK] pada Sabtu 20 Januari 2024 meninjau lokasi pelaksanaan rehabilitasi DAS yang dilakukan oleh kedua KKKS ini di Sumatera Selatan.

Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan [Dirjen PKTL-KLHK] pada Sabtu 20 Januari 2024 meninjau lokasi pelaksanaan rehabilitasi DAS yang dilakukan oleh kedua KKKS ini di Sumatera Selatan.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | SKK Migas – KKKS Medco E&P Grissik Ltd. dan KKKS Medco E&P Indonesia dalam melaksanakan aktivitas operasi migasnya, berkomitmen terus mendukung pelestarian lingkungan hidup, di antaranya merehabilitasi Daerah Aliran Sungai [DAS] yang ditetapkan oleh Pemerintah.

Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan [Dirjen PKTL-KLHK] pada Sabtu 20 Januari 2024 meninjau lokasi pelaksanaan rehabilitasi DAS yang dilakukan oleh kedua KKKS ini di Sumatera Selatan.

Peninjauan tersebut dipimpin langsung oleh Dirjen PKTL Hanif Faisol Nurofiq bersama jajarannya, diantaranya Sekretaris Jenderal PKTL Herban Heryandana dan juga hadir Kepala BPKHTL Wilayah II Palembang, Andi Setiawan, Kepala Balitbangda Provinsi Sumsel, Alamsyah, dan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel Pandji Tjahjanto, Perwakilan SKK Migas Sumbagsel serta VP Health Safety & Environment Medco E&P I Nyoman A. Sidi Mantra dan jajarannya. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penanaman bersama pohon di Kebun Raya Sriwijaya, Palembang.

Baca Juga:  Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah

Dr Hanif menjelaskan langkah ini sebagai tindak lanjut arahan Bapak Presiden Republik Indonesia pada acara penanaman di Hutan Kota JIEP Kawasan Industri Pulo Gadung Jakarta pada 29 November 2023, penanaman pohon perlu diperluas ke seluruh wilayah di Indonesia dan menjadi bagian agenda penting upaya mitigasi dan adaptasi pengendalian pencemaran udara serta perbaikan kualitas lingkungan.

“Untuk itu, Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan [PKTL] merencanakan peningkatan penanaman pohon antara lain, dengan mendorong pelaksanaan penanaman dalam rangka rehabilitasi Daerah Aliran Sungai yang merupakan salah satu kewajiban pemegang Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan.” tegas Hanif.

“Harapan Saya adalah seluruh pemegang IPPKH/PPKH dapat memahami dan benar-benar melaksanakan seluruh pemenuhan kewajiban yang telah diamanatkan khususnya kewajiban menanam pada DAS sebagai tanggung jawab moral atas pembukaan Kawasan hutan yang telah dilakukan.” terang Hanif mengakhiri sambutannya dalam acara pembukaan penanaman.

Baca Juga:  Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

VP Relations & Security Medco E&P Arif Rinaldi mengatakan, kami terus berupaya untuk terus menjaga kelestarian lingkungan di daerah operasional kami, termasuk penanaman pohon untuk rehabilitasi DAS.

“Kami berharap, upaya kami ini bisa terus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak,” ujarnya.

Berdasarkan data, hingga saat ini kedua KKKS tersebut telah menanam 928.324 batang pohon di area rehab seluas 853,94 hektare untuk Medco E&P Grissik Ltd. dan sebanyak 462.604 batang pohon di area rehab seluas 674,63 hektar untuk Medco E&P Indonesia. [AbV/red]

Berita Terkait

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan
Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah
Federal Oil Edukasi Pengguna Motor Matic di Palembang Lewat Feders Gathering 2026
Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan
PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:51 WIB

Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:27 WIB

Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:51 WIB

Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan

Senin, 13 Juli 2026 - 16:26 WIB

Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah

Berita Terbaru