Soft Opening Volum Cafe

- Jurnalis

Kamis, 1 Agustus 2019 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Soft Opening Volum Cafe gantikan nama Rumah Tamu Cafe berlokasi di Jalan Sumaph Pemuda Blok M nomor 7 Palembang, Perubahan nama tersebut secara resmi digelar Kamis 1 Agustus 2019.

Pada pelaksanaan Soft Opening Volum Cafe Resto and Social Market ini, dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Palembang, Isnaini Madani di dampingi Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumsel, Herlan Aspiudin, dan Owner Volum Cafe Resto and Social House, Atok dan Bunda Badena.

Dalam sambutanya, Atok di damping Bunda Badena menjelaskan, kalau penambahan nama Social House pada Volum Cafe and Resto ini tujuannya, untuk mengikuti keinginan masyarakat yang menjadikan cafe sebagai tempat untuk bersosialisasi.

Baca Juga:  Fauzi Amro Gebrak Literasi Keuangan di Sumsel, Ibu Rumah Tangga Dibentengi dari Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong

“Sementara penamaan Volum, asal kata dari volume atau kuantitas. Mudah-mudahan dengan perubahan nama Rumah Tamu menjadi Volum Cafe Resto and Social House, akan mampu memberikan PAD tambahan bagi Pemerintah Kota Palembang,” seru Atok.

Atok berujar, kalau ia selalu disupport Bunda Badena, untuk mendirikan serta memajukan bersama-sama Volum Café. “Bersama tim kami yang ada ini kami memohon doa restu agar dapat mengembangkan Volum Cafe bersama-sama,” tambahnya.

Kepala Dinas Pariwisata Palembang, Isnaini Madani mengucapkan, hendaknya ada selling point yang dapat dijual di Volume Café. Sehingga ada alasan bagi turis untuk mampir ke cafe tersebut.

Baca Juga:  BCR Nilai Pernyataan Oknum Anggota DPRD Palembang Tendensius "ASBUN" Ultimatum 2x24 Jam Minta Maaf ‎

“Saya atas nama walikota Palembang juga mengucapkan terima kasih, dengan kehadiran Volume Cafe menambah tujuan destinasi wisata di Palembang. Harapannya dengan bertumbuhnya cafe dan restoran akan menambah penerimaan daerah dari sektor pajak, salah satunya pajak restoran. Ke depan kami harapkan terjadi sinergi seluruh stakeholder sejalan dengan penambahan destinasi wisata ini. Sehingga lebih banyak lagi orang belanja ke Palembang,” jelas Isnaini. (*)

Berita Terkait

Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan
Pertamina Patra Niaga Sumbagsel–Kejati Babel Perkuat Pengawasan Distribusi BBM, Regulasi IPR Jadi Sorotan
Fauzi Amro Gebrak Literasi Keuangan di Sumsel, Ibu Rumah Tangga Dibentengi dari Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong
HGB 351 Mati Sejak 2020, Warga Desak Wali Kota Palembang Segera Buka Jalan Cinde
Andreas Desak Bapenda Palembang Buka-bukaan Soal Penunggak Pajak Kakap PBB‎
17 Perkara Karhutla Korporasi di Sumsel Masuk Scientific Crime Investigation
CKN Dorong Instruktur Kuasai AI Lewat Training dan Sertifikasi BNSP
PLN Raih Penghargaan BPS: Data Listrik Jadi Senjata Baru Pembangunan Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Pertamina Patra Niaga Sumbagsel–Kejati Babel Perkuat Pengawasan Distribusi BBM, Regulasi IPR Jadi Sorotan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Fauzi Amro Gebrak Literasi Keuangan di Sumsel, Ibu Rumah Tangga Dibentengi dari Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:04 WIB

HGB 351 Mati Sejak 2020, Warga Desak Wali Kota Palembang Segera Buka Jalan Cinde

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Andreas Desak Bapenda Palembang Buka-bukaan Soal Penunggak Pajak Kakap PBB‎

Berita Terbaru