Herman Deru Harapkan Pujakesuma Beri Kontribusi dalam Menjaga Kelestarian Budaya dan Adat di Sumsel

- Jurnalis

Kamis, 1 Juni 2023 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ketika hadir dalam pelantikan dewan pimpinan Pujakesuma periode 2022-2027 di Ballroom Hotel Swarna Dwipa Palembang, Kamis (1/6).

ketika hadir dalam pelantikan dewan pimpinan Pujakesuma periode 2022-2027 di Ballroom Hotel Swarna Dwipa Palembang, Kamis (1/6).

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Gubernur Sumsel H Herman Deru meminta agar pengurus Putra Jawa Kelahiran Sumatera (Pujakesuma) terus aktif dan berperan dalam menjaga kelestarian budaya dan adat istiadat, khusunya di Sumsel.

Hal itu disampaikannya ketika hadir dalam pelantikan dewan pimpinan Pujakesuma periode 2022-2027 di Ballroom Hotel Swarna Dwipa Palembang, Kamis 1 Juni 2023.

Dimana menurut Herman Deru, kelestarian adat dan budaya merupakan salah satu hal penting dijaga.

 “Saya harapkan Pujakesuma ini dapat memberikan kontribusi dalam menjaga budaya dan adat. Tantangan kita saat ini adalah modernisasi. Jangan sampai budaya dan adat kita justru tergerus dan hilang karena budaya asing,” kata Herman Deru.

Herman Deru sendiri sebelumnya telah membuat Peraturan Daerah (Perda) terkait kearifan lokal.

“Perda tersebut kita keluarkan untuk menata kearifan lokal yang disimbolkan oleh tanjak. Tanjak tersebut sebagai simbol pemersatu suku-suku yang ada di Sumsel ini,” tuturnya.

Baca Juga:  Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Disisi lain, Herman Deru mengakui, kehadiran masyarakat keturunan suku Jawa di Sumsel membawa dampak cukup baik bagi daerah ini.

Dimana etos kerja baik yang menjadi sikap masyarakat jawa pada umumnya bisa dicontoh masyarakat Sumsel.

“Banyak yang dapat ditiru oleh penduduk asli Sumsel dari masyarakat Jawa ini  salah satunya soal kedisiplinan kerjanya. Inilah yang membuat sejumlah sektor di Sumsel bisa tumbuh menjadi besar seperti sektor pertanian,” terangnya.

Dia menjelaskan, menurut data BPS, masyarakat keturunan Jawa yang ada di Sumsel sebesar 38 persen.

“Namun penyebarannya memang tidak merata. Paling banyak di daerah OKU Raya, kemudian Lubuklinggau, Musi Rawas, Muratara, OKI dan Banyuasin,” bebernya.

Baca Juga:  CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Dia berharap, keberadaan keturunan Jawa di Sumsel ini dapat terus mendongkrak kemajuan di daerah ini.

“Kita harapkan ini terus berjalan baik dan Pujakesuma juga bisa mendorong perbaikan ekonomi di Sumsel,” paparnya.

Sementara itu, Ketua DPW Pujakesuma Sumsel H Devi Suhartoni mengatakan, Pujakesuma merupakan wadah bagi masyarakat Jawa yang ada di Sumsel.

“Kita berupaya untuk menjadi penggerak ekonomi di Sumsel. Saat ini, kita mendorong anak muda menjadi pengurus Pujakesuma,” kata Bupati Muratara itu.

Diketahui, pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pujakesuma Eko Supiarto. Dimana Bupati Muratara H Devi Suhartoni ditunjuk menjadi Ketua DPW Pujakesuma Sumsel.

“Kita berharap kehadiran Pujakesuma ini dapat membawa dampak baik bagi kebudayaan dan ekonomi. Karena pengurus Pujakesuma ini dari berbagai profesi,” pungkasnya.***

Berita Terkait

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Berita Terbaru