WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Sebanyak 20 peserta asal Palembang mengikuti Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist [STQH] tingkat Provinsi Sumatera Selatan [Sumsel] XXVII [27] yang diselenggarakan di Kota Lubuklinggau.
Para peserta optimis untuk mendulang sukses menjadi juara pada seleksi tersebut seperti pada 2022 yang berhasil menduduki posisi Kedua di STQH tingkat Provinsi Sumsel di Kabupaten Musi Rawas Utara [Muratara].
Kegiatan yang akan berlangsung selama delapan hari ini, tentunya semua persiapan dari sisi kepanitiaan, pelatih, dan tim kesehatan menjadi ujung tombak suksesnya peserta untuk mengharumkan Kota Palembang.
“STQH, merupakan agenda lomba rutin yang dilaksanakan berjenjang dari mulai tingkat Kecamatan, Kota, Provinsi hingga Nasional,” ungkap Sekretaris Daerah [Sekda] Kota Palembang, Drs Ratu Dewa MSi dalam keterangannya dengan awak media usai melepas peserta STQH ke kota Lubuk Linggau, Senin 15 Mei 2023.
Dikatakan Ratu Dewa, salah satu tujuan dari pelaksanaan STQH adalah untuk mendapatkan peserta terbaik dari masing-masing cabang lomba untuk diikutsertakan pada tingkat lomba yang lebih tinggi.
“Kita bersyukur kepada Allah SWT masih diberikan kesempatan untuk mengikuti STQH Tingkat Provinsi Sumatera Selatan di Kota Lubuk Linggau tahun ini. Pemerintah Kota Palembang selalu berupaya dan mensupport berbagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan,” ujar eks Kepala BPKPSDM Palembang ini.
Kita berharap keikutsertaan Kafilah Kota Palembang pada STQH tahun 2023 ini dapat memberikan citra positif untuk masyarakat Palembang dan memperoleh hasil yang maksimal untuk mengharumkan nama Palembang pada event-event Provinsi, Nasional bahkan Internasional.
“Saya sangat kagum sekali jika mendengarkan orang yang pintar membaca Alquran dan hati ini bergetar. Maka dari itu dari Pemkot tentunya akan memperhatikan semua peserta STQH dengan memberikan mereka yang mengharumkan nama kota Palembang,” tuturnya.
Sementara itu, Plt kabag Kesra
Marwansyah menambahkan kegiatan yang berlangsung sekitar 8 hari, transportasi menuju ke sana dengan menggunakan bis besar, selain itu juga disusul dengan dua unit mobil yang terdiri tim kesehatan dan ofisial.
“Untuk kalifah seleksi Quran yang mengikuti beberapa cabang yaitu, Cabang Tilawatir anak putra tiga orang, tilawatir anak putri anak-anak, tilawatir dewasa putra satu orang, tilawatir dewasa putri satu orang, tahfiz Alquran, canang tahfiz enam orang, tafsir bahasa arab dua orang dan cabang hafalan hadis empat orang. Alhamdulilah semua cabang perlombaan kita ikuti, yakin kita pasti bisa meraih kembali kejuaraan STQH amin,” pungkasnya. [Abror Vandozer/WY]



















