WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Kebijakan Kurikulum Merdeka yang diluncurkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi [Kemendikbudristek] menuai atensi dan dukungan dari berbagai pihak.
Di antara pihak yang paling merasakan manfaatnya adalah Kepala SMP Negeri 1 Palembang, Hj Hastia SPd MSi.
Lantaran, Kepsek tersebut telah menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar untuk anak didiknya di sekolah.
Sebagai Kepsek, Hastia merasakan dampak dari implementasi Kurikulum Merdeka, dari proses pembelajaran di sekolah, di mana pembelajaran terasa lebih bermakna, terpusat dan berpihak pada siswa.
“Kami tidak aneh lagi dalam suatu pelajaran melihat siswa diberi kebebasan untuk mengeksplorasi sesuatu yang mereka ketahui kemudian menyampaikan dalam presentasi, berbagi dengan teman-temannya,” ungkap Kepsek Hastia melalui Wakil Kurikulum SMPN 1 Palembang, Nurjanah MPd, Selasa [26/7].
Dikatakan Nurjanah, guru-guru dapat melakukan asesmen diagnostik, mereka juga berkolaborasi dengan guru lain untuk mengetahui kompetensi yang dimiliki oleh seorang anak.
“Di kurikulum merdeka ini terbagi menjadi dua, yaitu pembelajaran intrakurikuler dan projek penguatan profil pelajar Pancasila dialokasikan sekitar 25% total JP per tahun,” ujarnya.
Jadi di kelas VII pada kurikulum merdeka, setelah mata pelajaran intrakurikuler ada enam jam tiap hari, setelah jam istirahat penerapan project. Untuk SMPN 1 mengambil sesuai dengan yang diperlukan untuk siswa.
“Pertama, kita mengambil tentang kearifan lokal mengenai pakaian tradisional dari pakaian tradisional ini kita berharap dari prodak yang dikerjakan siswa berupa gandik dan tanjak itu lagi proses pembuatannya dan sudah berjalan satu minggu siswa belajar,” ucapnya.
Menurut dia, adanya kurikulum merdeka ini guru semakin intens untuk melakukan pelatihan di sekolah [in-house training], kadang berdiskusi di luar in-house training, menentukan langkah-langkah apa saja yang harus mereka persiapkan untuk diterapkan nanti di dalam kelas.
“Untuk di SMP penerapan Kurikulum merdeka ini hanya di kelas 7 sedangkan kelas 8 dan 9 masih menggunakan kurikulum 2013, kita memilih kurikulum merdeka kedua yakni merdeka berubah,” tambahnya.
Karena ini merupakan kurikulum baru tentu ada nilai plus dan minusnya dirinya belum berani mengatakannya semua masih dalam tahap proses, tetapi tanggapan dari guru – guru dan siswa positif.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 5 Palembang Nursiah Lelawati mengatakan kebijakan Pemerintah yang meluncurkan kurikulum merdeka memberi energi positif dan dukungan yang hebat dari berbagai pihak.
“Saya selaku guru/ kepala sekolah sangat merasakan manfaatnya. Mengapa demikian kepala sekolah dan guru bersinergi untuk menjawab tantangan pendidikan,” ujarnya
Menurutnya selama ini guru yang kurang kreatif dan semangat untuk berubah dan mengembangkan diri terutama di bidang IT menjadi melek karena harus menjawab tantangan pendidikan.
Begitu juga kata Nursiah, Kepala sekolah harus pandai berstrategi agar guru mau berubah.
Kebetulan sekolah saya menerapkan kurikulum merdeka mandiri berubah. “Alhamdulillah para guru dengan dipaksa mau diajak berubah untuk belajar memanfaatkan aplikasi platform merdeka mengajar. Guru bisa belajar mandiri untuk pengembangan dirinya,” tegasnya.
Oleh karena itu kata Nursiah, Guru akan mengajar dengan pembelajaran yang berpihak pada siswa. Sehingga tujuan pendidikan untuk membentuk badan penghasil profil pelajar Pancasila akan terwujud .
Laporan Hasan Basri | Editor Abror Vandozer



![Jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Sumatera Selatan [SMSI Sumsel] tancap gas persiapan perhelatan Musyawarah Wilayah [Muswil] SMSI Sumsel 2026 dengan resmi membentuk panitia penyelenggara.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260516-WA0046_copy_800x561-225x129.jpg)


![Bank Sumsel Babel berpartisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi Percepatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah melalui SP2D Online dan Kartu Kredit Pemerintah Daerah [KKPD].](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260515-WA0013_copy_1235x702-225x129.jpg)
![Polairud Polda Sumsel bergerak cepat mengevakuasi sesosok mayat laki-laki tanpa identitas tengah mengapung di perairan Pulau Borang, tepatnya di dermaga PT Asrigita [PLTU], Kecamatan Banyuasin 1, Kabupaten Banyuasin, pada Jumat 15 Mei 2026, pagi sekitar pukul 06.30 WIB.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260515-WA0018_copy_640x406-225x129.jpg)

![Jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Sumatera Selatan [SMSI Sumsel] tancap gas persiapan perhelatan Musyawarah Wilayah [Muswil] SMSI Sumsel 2026 dengan resmi membentuk panitia penyelenggara.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260516-WA0046_copy_800x561-129x85.jpg)


![Bank Sumsel Babel berpartisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi Percepatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah melalui SP2D Online dan Kartu Kredit Pemerintah Daerah [KKPD].](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260515-WA0013_copy_1235x702-129x85.jpg)
![Polairud Polda Sumsel bergerak cepat mengevakuasi sesosok mayat laki-laki tanpa identitas tengah mengapung di perairan Pulau Borang, tepatnya di dermaga PT Asrigita [PLTU], Kecamatan Banyuasin 1, Kabupaten Banyuasin, pada Jumat 15 Mei 2026, pagi sekitar pukul 06.30 WIB.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260515-WA0018_copy_640x406-129x85.jpg)


![Jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Sumatera Selatan [SMSI Sumsel] tancap gas persiapan perhelatan Musyawarah Wilayah [Muswil] SMSI Sumsel 2026 dengan resmi membentuk panitia penyelenggara.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260516-WA0046_copy_800x561-360x200.jpg)
![Gubernur Sumatera Selatan Dr H Herman Deru bersama Wakil Gubernur Sumsel H Cik Ujang menghadiri pelantikan Pengurus Daerah Persatuan Seniman Komedi Indonesia [PaSKI] Sumsel dan Koordinator Wilayah [Korwil] PaSKI se-Sumsel periode 2026–2030 di Griya Agung, Kamis 14 Mei 2026, sore.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260515-WA0013_copy_4160x2697-360x200.jpg)

