Usulan 3500 Guru Honorer Diangkat PPPK, Disetujui Pemerintah

- Jurnalis

Rabu, 13 Juli 2022 - 07:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perjuangan PGRI Sumsel bersama Pemkot Palembang untuk Guru Honorer

Perjuangan PGRI Sumsel bersama Pemkot Palembang untuk Guru Honorer

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Perjuangan Persatuan Guru Republik Indonesia [PGRI] Sumatera Selatan dalam memperjuangkan nasib Guru honorer bukan isapan jempol belaka.

PGRI Sumsel juga mendata bahwa kota Palembang kekurangan 4272 guru yang meliputi dari tingkat SD dan SMP.

Berkaitan dengan itu, Ketua PGRI Sumsel H Ahmad Zulinto SPd MM bersama Sekretaris Daerah Kota Palembang Drs Ratu Dewa MSi mengajukan permohonan ke pada pemerintah pusat agar dapat mengangkat guru honor menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja [PPPK] disetujui.

Dengan pengajuan formasi sebanyak 620 tenaga pendidik yang statusnya honorer dikaji ulang kembali pada beberapa hari lalu sehingga diajukan kembali sebanyak 3500 tenaga pendidikan honorer untuk diangkat menjadi PPPK dan itu disetujui.

“Sebanyak 3500 guru honorer di kota Palembang disetujui untuk diangkat menjadi PPPK dengan kategori. P1 yang lulus passing grade, P2 k2, P3 tidak lulus passing grade di atas 3 tahun dan P4 tidak lulus passing grade di bawah 3 tahun, mengingat kekurangan guru dari tingkat SD dan SMP yang ada di Kota Palembang sangat signifikan mencapai 4272 guru,” ungkap H Ahmad Zulinto saat diwawancarai, Rabu [13/07/2022].

Baca Juga:  Penutupan TMMD ke-129 Kodim 0418 Palembang Berjalan Aman, Satgas Bersiap Kembali ke Satuan

Dikatakan Zulinto, seluruh guru honorer baik itu yang sudah lulus passing grade atau pun P1, P2, P3 dan P4, sudah diperhitungkan dalam dana alokasi umum [DAU], artinya semuanya itu sudah dikalkulasikan gaji pokoknya.

Alhamdulillah, ujar Zulinto, diiringi doa dan air mata, perjuangan Ketua PGRI Sumsel bersama Sekda Kota Palembang beserta jajaran Pemerintah Kota Palembang melalui BKPSDM membuahkan hasil yang manis.

“Perjuangan tak hanya sampai di sini saja, masih berlanjut dan juga tenaga kependidikan [teknik] di lingkungan sekolah sebab peran mereka penting sebagai jantungnya sekolah, usulan ini masih dalam regulasi aturan dari pemerintah pusat,” jelasnya.

Baca Juga:  Bukan Sekadar Jalan, TMMD ke-129 Dorong Aktivitas Ekonomi Warga Talang Jambe

Informasi yang dihimpun, PGRI Sumsel pagi ini [13/07/2022] menggelar syukuran bertempat di Gedung The Sultan.

Mereka yang hadir ini berpakaian PGRI meliputu P1 yang sudah PG, P2 untuk kategori K2, P3. Untuk Non PG, P4. Untuk honorer yg SDH terdaftar di dapodik blm 3 tahun, tekniik [TU, Penjaga dan OB]

Sementara itu, Ketua Forum Guru Honorer Palembang David Syahputra mengatakan, syukur Alhamdulillah, penantian seluruh guru honorer selama ini terkabul untuk diangkat menjadi PPPK.

“Saya mewakili dari teman teman sangat berterima kasih kepada Ketua PGRI Sumsel dan Kota Palembang, Sekda, Walikota dan BKPSDM atas perjuangannya kepada pendidik dan tenaga kependidikan yang ada di kota Palembang ini, semoga amal ibadah bapak dan ibu semua dibalas oleh Allah SWT,” pungkasnya.

Laporan Hasan Basri | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Kamis, 17 September 2026 - 20:33 WIB

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Sabtu, 12 September 2026 - 13:09 WIB

Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB