Wisata Agriekoteknologi, Edukasi Pertanian

- Jurnalis

Jumat, 11 Februari 2022 - 10:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panen perdana di komplek edukasi Wisata Agriekoteknologi Korem 044/Gapo, Desa Gelebak Dalam, Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin, Kamis [10/2/2022].

Panen perdana di komplek edukasi Wisata Agriekoteknologi Korem 044/Gapo, Desa Gelebak Dalam, Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin, Kamis [10/2/2022].

WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Wakil Bupati H Slamet Somosentono didampingi Wakil Ketua TP PKK Banyuasin Hj Triharyani bangga atas pemanfaatan wilayah produktif sebagai potensi wisata alam dan wahana pembelajaran teknologi pertanian.

Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan panen perdana di komplek edukasi Wisata Agriekoteknologi Korem 044/Gapo, Desa Gelebak Dalam, Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin, Kamis [10/2/2022].

Acara itu dibuka langsung oleh Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI Agus Suhardi didampingi Kassan II SWJ Brigjen TNI Gumuruh Winardjatmiko, Danrem 044 Garuda Dempo, Brigjen TNI M. Naudi Nurdika, beserta jajaran UPTD Kabupaten Banyuasin.

Komplek edukasi Wisata Agriekoteknologi di atas lahan produktif seluas 25 hektare, sebelumnya lahan tersebut merupakan lahan milik warga namun dimaksimalkan untuk kawasan wisata dan edukasi teknologi, di mana pemanfaatan lokasi juga sebagai salah satu solusi permanen penanganan kebakaran hutan dan lahan [Karhutla].

“Tempat ini nantinya akan dijadikan kawasan wisata masyarakat, sekaligus untu pembelajaran di bidang teknologi agronomi, juga sebagai sarana hiburan masyarakat sekitar,” ungkap Mayjen TNI Agus.

Dikatakan Pangdam Agus, dalam kawasan ini ada kawasan pertanian terpadu, di mana satu lokasi namun terdapat tiga metode pertanian di dalamnya, seperti kegiatan hari ini, panen perdana, di mana tanamannya dikembangkan dengan sistem teknologi pertanian, mulai dari penggunaan pupuk alam hingga pengolahan pertumbuhannya.

Baca Juga:  MISTERI 5 TAHUN TERBONGKAR! Rani dan Ayuhana Dibunuh, Jasad Tinggal Tulang-belulang di Rumah Kosong

“Bukan hanya menjadi tempat wisata saja, namun sebagai wilayah edukasi teknologi pertanian dengan tiga metode farming, yaitu pertanian, peternakan, perikanan, menjadi satu,” jelasnya.

Terlebih sekarang ini, ujar Mayjen TNI Agus, sudah ada wisata outbond, wisata bidang peternakan, wisata edukasi pertanian, dan juga edukasi di bidang pengembang biakan bibit ikan, pengembangan kegiatan usaha perikanan budidaya yang berkelanjutan [Sustainable] dengan penerapan sistem budidaya alternatif ekstensif, yaitu penggunaan kolam terpal.

“Kami mengharapkan bantuan pemerintah Banyuasin dalam pemaksimalan kawasan wisata ini,” ucapnya.

Dirinya menambahkan, jika kawasan tersebut ke depan jangan hanya dijadikan salah satu sarana wisata umum saja, namun bisa dijadikan tempat untuk belajar dan mencari informasi di bidang pertanian dan peternakan.

Sementara, Wabup H Slamet Somosentono mengatakan, jika dirinya bangga dengan pemaksimalan lahan yang dilakukan di sini, terlebih untuk mengedukasi masyarakat, dan anak muda tentang teknologi pertanian dan peternakan. Bahkan dirinya mendukung kegiatan edukasi di wilayah komplek wisata Agriekoteknologi di Banyuasin.

Baca Juga:  Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

“Kita bangga, ada komplek wisata edukasi agriekoteknologi di Banyuasin. Agar anak muda mau belajar dan memahami kemajuan teknologi di bidang pertanian,” katanya

Dirinya mengklaim bersama dengan Bupati Banyuasin, H Askolani, juga memiliki program yang dicanangkan dalam bidang pertanian, dirinya mengharapkan untuk warga sekitar agar tetap menjaga lingkungan di wisata Agriekoteknologi ini, dan untuk ke depan, kemungkinan akses masuk ke komplek wisata ini akan dimaksimalkan, agar masyarakat datang juga terasa nyaman.

“Ini menjadi ikon wisata di Banyuasin dan bersama Bupati Banyuasin dan berkoordinasi dengan TNI, kita akan lebih kembangkan ke depan lagi,” tambahnya.

Wakil Bupati Banyuasin beserta tamu undangan lain juga melakukan panen raya sayur sayuran, yang sebelumnya telah ditanam oleh pihak Korem 044/Gapo.

Selain itu, Wabup juga melakukan pelepasan bibit ikan di kolam yang ada di komplek wisata agriekoteknologi Banyuasin tersebut.

Laporan Desi OY | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat
Fakta Terungkap di Persidangan Usai 15 Tahun Warga Kenten Raya Tercekik Krisis Air Bersih Tirta Betuah
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
MISTERI 5 TAHUN TERBONGKAR! Rani dan Ayuhana Dibunuh, Jasad Tinggal Tulang-belulang di Rumah Kosong
Viral! Merokok Kala RDP, Anggota DPRD Banyuasin Disorot: Etika Dipertanyakan ‎
Bidar Guncang Musi, Ribuan Warga Tumpah Meski Panas Menyengat
Bidar Kembali Berpacu di Sungai Musi, 7 Ulu Jadi Pusat Festival HUT RI

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:04 WIB

Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat

Rabu, 23 September 2026 - 16:07 WIB

Fakta Terungkap di Persidangan Usai 15 Tahun Warga Kenten Raya Tercekik Krisis Air Bersih Tirta Betuah

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Kamis, 17 September 2026 - 20:33 WIB

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Selasa, 8 September 2026 - 10:09 WIB

MISTERI 5 TAHUN TERBONGKAR! Rani dan Ayuhana Dibunuh, Jasad Tinggal Tulang-belulang di Rumah Kosong

Berita Terbaru