Krisis!! Inggris Diterpa Lonjakan Harga Energi Global

- Jurnalis

Senin, 11 Oktober 2021 - 05:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Energi-WI

Ilustrasi Energi-WI

MENTERI Bisnis, Energi dan Strategi Industri, Kwasi Kwarteng menyebut pemerintah dan kalangan industri masih berupaya untuk menyelesaikan krisis energi yang tengah menerpa.

“Kalau sejauh ini tidak ada rencana untuk industri berat. Padahal, pelaku usaha industri itu menyebut krisis energi dapat mengakibatkan kegiatan produksi berhenti dalam hitungan hari,” ungkap Kwarteng, Minggu [10/10/2021].

Dihadapkan, kata Kwarteng pada lonjakan harga energi global yang didorong kekhawatiran seiring musim dingin. 

“Saya belum bisa menjanjikan apa-apa. Saya tidak bisa datang ke program Anda dan mengatakan kalau kami akan memiliki batasan harga karena kami mencoba mencari tahu apa bentuk dukungan itu,” katanya dalam sebuah wawancara dengan Sky News, dikutip CNBC Indonesia.

Baca Juga:  Kapasitas Data Center RI Diproyeksi Tembus 11 GW, PLN Siapkan Pasokan Listrik Andal

Dikatakan Kwarteng, kalau pejabat terus menerus berdialog dengan industri berat dan benar-benar fokus pada pemecahan masalah ini. Namun, dia menolak penerapan batasan harga.

“Pemerintah akan terus melindungi konsumen dan menerapkan pembatasan harga pada tagihan energi tidak akan dihapus selama enam bulan,” jelasnya.

Baca Juga:  Kendaraan Listrik di Sumsel Tembus 2.047 Unit, PLN Perkuat SPKLU Center

Kwarteng pun menolak seruan perusahaan energi untuk mengangkat batas tagihan konsumen.

Sementara, Pimpinan industri berat di sektor keramik, kertas, dan baja, telah menyerukan pembatasan harga. Akan tetapi, pembicaraan dengan pemerintah pada Jumat (8/10/2021) gagal mencapai kata sepakat.

Pada hari yang sama, kepala perwakilan industri Baja Inggris Gareth Stace meminta pemerintah untuk turun tangan demi mengurangi tekanan pada harga grosir. Ia menyebut tindakan dalam hitungan minggu akan terlambat.

Sumber CNBC Indonesia

Berita Terkait

SKK Migas: Penutupan Akses Sumur Bisa Ganggu Pasokan BBM dan Listrik
IOC SKK Migas Mirip Pusat Kendali NASA! 24 Jam Nonstop Pantau Produksi Migas
ADIPEC 2026 Jadi Ajang Perluasan Kemitraan Industri Hulu Migas Indonesia
Andreas Bilang Kapolda Sumsel Jangan “Kedodoran” dengan Dua PR Besar: 14 Korporasi Karhutla-Kekerasan Jurnalis, Gelar RDP!
Medco E&P Tanam 22 Ribu Mangrove di Banyuasin, Rehabilitasi Pesisir Sungsang IV Terus Dipantau
Kado HUT Listrik ke-81, PLN Berhasil Alirkan Gas Natuna ke Batam Pasok 15 MMSCFD
Kapasitas Data Center RI Diproyeksi Tembus 11 GW, PLN Siapkan Pasokan Listrik Andal
PBB-P2 atau Nirlaba? Marzuki Alie: Nunggu “RDP” Undangan Resmi Pemkot Palembang, 5.000 Mahasiswa Siaga Kampus ‎

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 19:02 WIB

SKK Migas: Penutupan Akses Sumur Bisa Ganggu Pasokan BBM dan Listrik

Jumat, 6 November 2026 - 11:13 WIB

IOC SKK Migas Mirip Pusat Kendali NASA! 24 Jam Nonstop Pantau Produksi Migas

Rabu, 4 November 2026 - 19:24 WIB

ADIPEC 2026 Jadi Ajang Perluasan Kemitraan Industri Hulu Migas Indonesia

Senin, 2 November 2026 - 15:16 WIB

Andreas Bilang Kapolda Sumsel Jangan “Kedodoran” dengan Dua PR Besar: 14 Korporasi Karhutla-Kekerasan Jurnalis, Gelar RDP!

Senin, 2 November 2026 - 12:37 WIB

Medco E&P Tanam 22 Ribu Mangrove di Banyuasin, Rehabilitasi Pesisir Sungsang IV Terus Dipantau

Berita Terbaru