Data BPS: Jumlah Pengangguran di Sumsel Alami Penurunan

- Jurnalis

Kamis, 6 Mei 2021 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPS Provinsi Sumsel Ir Endang Tri Wahyuningsih MM

Kepala BPS Provinsi Sumsel Ir Endang Tri Wahyuningsih MM

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG – Kerja keras Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam  mensejahterakan masyarakat mulai terlihat, kendati di tengah pandemi COVID-19 angka pengangguran di  Sumsel alami penurunan. 

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan mencatat, angka pengangguran sampai dengan bulan Februari tahun 2021 mengalami menurun dibandingkan bulan Agustus tahun 2020.

Kepala BPS Provinsi Sumsel Ir Endang Tri Wahyuningsih MM menerangkan, angka ketenagakerjaan pada Februari 2021 sebanyak 4,44 juta orang naik menjadi 115,2 ribu orang dibanding Agustus 2020. Sejalan dengan kenaikan jumlah angkatan kerja, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga naik sebesar 1,30 persen poin.

Baca Juga:  Kinerja 8 Bulan! Kejari OKU Timur Tangani Ratusan Perkara, PNBP Tembus Rp1,22 Miliar

“Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Februari 2021 sebesar 5,17 persen turun 0,34 persen poin dibandingkan Agustus 2020 sebesar 5,51 persen,” terangnya.

Endang menjelaskan, jumlah penduduk Provinsi Sumatera Selatan yang bekerja pada Februari 2021 sebanyak 4,22 juta orang, bertambah sebanyak 123,7 ribu orang dibanding Agustus 2020.

Sementara itu,  lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan persentase terbesar adalah Jasa Pendidikan (1,11 persen poin). Sektor yang mengalami penurunan terbesar yaitu sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan (2,14 persen poin).

“Sebanyak 2,75 juta orang (65,18 persen) bekerja pada kegiatan informal, turun 0,08 persen poin dibanding Agustus 2020. Persentase pekerja setengah penganggur turun sebesar 1,61 persen poin, sementara persentase pekerja paruh waktu naik sebesar 0,93 persen poin dibandingkan Agustus 2020,” jelasnya.

Baca Juga:  Kendaraan Listrik di Sumsel Tembus 2.047 Unit, PLN Perkuat SPKLU Center

Dijelaskan Endang, terdapat 390,5 ribu orang atau 6,14 persen penduduk usia kerja yang terdampak Covid-19. Terdiri dari pengangguran karena Covid-19 sebanyak 27,8 ribu orang, Bukan Angkatan Kerja (BAK) karena 

Covid-19  ada 16,0 ribu orang. 

“Sementara itu, tidak bekerja karena COVID-19  ada 20,5 ribu orang, dan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena COVID-19  ada 326,1 ribu orang,” ucap Endang. (rel/Abr/ADV)

Berita Terkait

Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA
Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan
CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar
Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong
RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi
EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Koalisi Pers Gandeng Kompolnas-DPRD, Desak Polda Sumsel Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Jurnalis

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:47 WIB

RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Berita Terbaru