Dalam perbincangan dengan wartawan media ini, Andy sangat menyesal adanya insiden yang melukai perasaan Erika Sepriyanti.
Menurut dia, pernyataan kurang simpatik terhadap wartawan senior Palembang Pos tersebut, awalnya dianggapnya sebagai guyonan.
Tapi ketika ia sadari, kata Andy, pernyataan itu telah melukai perasaan Erika. “Maka dengan segala kerendahan hati, saya memohon maaf sedalam-dalamnya,” ujarnya.
Padahal, kata Andy, sebelum terjadi insiden itu, ia dan wartawan sangat dekat. Bahkan dengan berbagai gurauan, telah membuat suasana menjadi cair dan segar.
“Namun kali ini, pernyataan saya itu sangat kelewatan. Saya yakin telah melukai hati Adik Erika. Saya sangat menyesal,” katanya.
Andy ingin langsung melakukan pertemuan dengan Erika dan Pimred Palpos, Dian Fauzen ST. “Masalah ini perlu dicari solusinya agar masalahnya tidak berlarut-larut,” katanya.
Sementara itu, saat berbincang dengan Pemred Palpos Dian Fauzen, ia sangat menyesalkan sikap Andy Wijaya yang telah membully Erika.
“Pak Andy harus meminta maaf langsung ke Erika dan manajemen Palpos. Jika tidak, persoalannya akan ia polisikan,” tegas Dian Fauzen, Sabtu (11/7/2020).
Meski pelecehan sosial itu diberlakukan ke pada Erika, namun sebagai pemimpin, Fauzen sangat tersinggung.
Karena itu Fauzen meminta agar Dirut PDAM Tirta Musi harus meminta maaf ke sejumlah media massa. Karena persoalan ini bukan hanya mempengaruhi psikologis diri Erika, Palembang Pos dan dirinya sebagai pemred, tapi merusak nilai-nilai jurnalistik secara keseluruhan.
Dalam kaitan persoalan itu, Pengamat Politik dan Kemasyarakatan dari Universitas IBA Palembang Dr Drs Tarech Rasyid MSi, mengatakan persoalannya harus diselesaikan secara bijak. “Membully seorang wartawan memang tidak bijak. Apalagi dilakukan hampir dua minggu terakhir,” ujar Tarech.
Sikap seperti itu, katanya, sangat tidak bijak dan ada nilai merendahkan Erika disaat ia melakukan tugas kewartawanan di kantor PDAM Tirta Musi.
Meski demikian, kata Tarech, jika dia telah memohon maaf, memang harus ada pertimbangan yang masuk akal.
“Pihak Palpos harus mempertimbangkan permohonan maaf tersebut. Sebab menyekesaikan satu persoalan, memang perlu dilakukan secara persuasif,” ujar wartawan senior tersebut. (*)
Laporan Abror Vandozer
Editor Anto Narasoma






![Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru saat mendampingi Menteri Koordinator [Menko] Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, meninjau pembangunan PSEL di PT Indo Green Power, Jumat 1 Mei 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260501-WA0024_copy_1620x1024-225x129.jpg)
![Gubernur Sumatera Selatan [Sumsel], Dr H Herman Deru, menghadiri pelantikan pengurus DPW Partai Amanat Nasional [PAN] Sumsel serta DPD PAN kabupaten/kota se-Sumsel yang berlangsung di Grand Ballroom Golden Sriwijaya Palembang, Kamis 30 April 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260501-WA0015_copy_4160x2491-225x129.jpg)




![Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru saat mendampingi Menteri Koordinator [Menko] Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, meninjau pembangunan PSEL di PT Indo Green Power, Jumat 1 Mei 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260501-WA0024_copy_1620x1024-129x85.jpg)
![Gubernur Sumatera Selatan [Sumsel], Dr H Herman Deru, menghadiri pelantikan pengurus DPW Partai Amanat Nasional [PAN] Sumsel serta DPD PAN kabupaten/kota se-Sumsel yang berlangsung di Grand Ballroom Golden Sriwijaya Palembang, Kamis 30 April 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260501-WA0015_copy_4160x2491-129x85.jpg)




![Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru saat mendampingi Menteri Koordinator [Menko] Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, meninjau pembangunan PSEL di PT Indo Green Power, Jumat 1 Mei 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260501-WA0024_copy_1620x1024-360x200.jpg)
