WIDEAZONE.COM, PALI — Meledaknya pipa minyak dan gas bumi (on shore) yang sedang dikerjakan PT PPM yang sedang mengerjakan proyek pengeboran subkontraktor PT Pertamina, PT Queen Energy Indonesia (QEI).
Peristiwa yang menewaskan seorang pekerja itu terjadi Kamis (9/1/2020), di sumur Candi 03 Talang Gula Desa Sukamanis, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).
Ledakan pipa minyak yang sangat mengejutkan masyarakat itu diberitahukan ke keluarga Supriyadi pukul 13.00 WIB dari rekan kerja korban.
“Kami berangkat ke Tanah Abang. Di tengah perjalanan saya dikabarkan bahwa suami saya tewas dalam ledakan itu,” ujar Erkomsiatun ke pada wartawan, Senin (13/1/2020).

Jenazah Supriyadi sudah dimakamkan. Saat pengebumian suaminya, ada pihak perusahaan yang sempat hadir ke rumah duka.
Sayangnya, harga nyawa Supriyadi hanya dihargai 10 hari upah kerja suaminya. “Menurut pihak perusahaan, status suami saya masih pekerja harian. Mas Supriyadi baru bekerja sejak 13 Desember 2019,” ujar Erkomsiatun dengan wajah lugu.
Sayangnya, kata Erkomsiatun, pihak perusahaan yang mempekerjakan Supriyadi tidak menjelaskan kejadian itu secara kronologi. “Nyawa suamiku hanya dihargai upah 10 hari kerja, proses kejadian yang menewaskan Mas Supriyadi tidak dijelaskan secara rinci,” ujarnya sembari menitikkan air mata.
Dari saksi mata.yang meilhat kejadian, pipa gas itu pecah menghantam kepala Supriyadi. Akibanya ledakan itu, dua korban lain yang hanya menderita luka itu dilarikan ke Puskesmas Tanah Abang. Karena terkendala peralatan medis, korban dirujuk ke Rumah Sakit Umum (RSU) Prabumulih. Belum sempat diberi perawatan maksimal, nyawa Supriyadi melayang tanpa ganti rugi.
“Saya minta agar polisi segera mengusut kejadian ledakan pipa gas tersebut. Bahkan saya juga minta agar pihak perusahaan bertanggung jawab atas kematian suaminya.
“Suami saya itu tulang punggung kerluarga. Dia tewas meninggalkan empat anak yang masih sekolah. Karena itu saya minta agar pihak perusahaan bertanggung jawab atas kematiannya,” tegas Erkomsiatun.
Sampai saat berita ini diterbitkan pihak PT PPM belum dapat dikonfirmasi. (*)
Laporan Nanang
Editor Anto Narasoma/Abror Vandozer




![World Press Freedom Day 2026 [Foto: Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260503-WA0011_copy_1920x1080-225x129.jpg)

![Kantor Dishub Kota Palembang. [Foto: Abror Vandozer-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/01/20251105_090033_copy_1829x918-225x129.jpg)



![World Press Freedom Day 2026 [Foto: Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260503-WA0011_copy_1920x1080-129x85.jpg)

![Kantor Dishub Kota Palembang. [Foto: Abror Vandozer-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/01/20251105_090033_copy_1829x918-129x85.jpg)






