Hanura Pasang Strategi Baru: Survei Dapil Jadi Senjata Rebut Kursi DPR 2029

- Jurnalis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Tim Task Force DPP Partai Hanura, Rio Capella didampingi Ketua DPD Hanura Sumsel Ahmad Al Azhar. [Foto: AbV/WI]

Ketua Tim Task Force DPP Partai Hanura, Rio Capella didampingi Ketua DPD Hanura Sumsel Ahmad Al Azhar. [Foto: AbV/WI]

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Partai Hati Nurani Rakyat [Hanura] mulai mengubah strategi menghadapi Pemilu 2029. Gagal menembus Senayan pada Pemilu 2019 dan 2024, partai ini akan memetakan peluang kursi DPR RI melalui survei di setiap daerah pemilihan [dapil].

Ketua Tim Task Force DPP Partai Hanura, Rio Capella, mengatakan evaluasi menyeluruh dilakukan terhadap kekuatan partai di seluruh Indonesia. Dari 84 dapil DPR RI, Hanura akan menentukan wilayah yang memiliki peluang realistis untuk direbut.

“Basisnya adalah survei. Survei dapil. Mereka melihat dapil mana yang memungkinkan dapat kursi, maka itu yang kami tempur,” kata Rio dalam keterangan pers di Hotel Aston, Rabu 12 Agustus 2026.

Menurutnya, strategi Hanura pada Pemilu 2029 tidak lagi hanya bertumpu pada soliditas struktur kepengurusan. Elektabilitas partai, kekuatan calon legislatif, hingga potensi persaingan dengan caleg partai lain akan menjadi dasar penentuan wilayah prioritas.

“Bukan hanya sekadar soliditas kepengurusan, tapi juga melihat potensi dari partai lain dengan caleg kami. Nanti kami lihat dari segi surveinya apakah memungkinkan kami mendapatkan kursi di dapil itu,” ujarnya.

Rio menegaskan strategi tersebut ditujukan terutama untuk perebutan kursi DPR RI pada Pemilu 2029. Sementara untuk pemilu tingkat daerah yang berlangsung pada 2031, formulasi serupa akan diterapkan setelah Hanura mengevaluasi hasil strategi 2029.

Baca Juga:  BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata

Survei pemetaan dapil ditargetkan mulai dilakukan pada 2027. Namun, sebelum survei berjalan, Hanura akan lebih dahulu merampungkan konsolidasi dan struktur organisasi partai.

Hanura menargetkan kepengurusan 100 persen di tingkat provinsi, kabupaten/kota, dan kecamatan. Struktur tersebut kemudian diperluas hingga sekitar 83 ribu desa di seluruh Indonesia.

“Kami harapkan ketika survei itu turun, tergambar secara menyeluruh dan utuh tentang positioning Hanura pada Pemilu 2029,” katanya.

Rio mengatakan konsolidasi nasional Hanura saat ini baru menyentuh empat provinsi. Meski demikian, ia mengklaim mulai muncul optimisme baru dari kader dan jajaran kepengurusan, termasuk anggota DPR RI serta DPRD yang masih dimiliki Hanura.

Ia menargetkan konsolidasi seluruh Indonesia rampung hingga akhir 2026. DPP Hanura kemudian akan menggunakan hasil konsolidasi dan pemetaan tersebut sebagai dasar menyusun strategi peningkatan elektabilitas dan awareness partai.

“Kami harapkan konsolidasi ini selesai dengan sebuah sikap yang sama dari Aceh sampai Papua, dari Miangas sampai Rote. Emosinya, semangatnya sama,” tegas Rio.

Baca Juga:  Divonis 1 Tahun Penjara, Terdakwa Pulang "Melenggang" Tidak Ditahan

Hanura Sumsel Incar Dua Kursi

Di Sumatera Selatan, Hanura memasang target mengembalikan kejayaan dengan merebut dua kursi DPR RI. Ketua DPD Hanura Sumsel, Ahmad Al Azhar, mengatakan Hanura pernah meraih dua kursi DPR RI dari Sumsel sebelum akhirnya turun menjadi satu kursi.

“Hanura pernah mendapatkan dua kursi DPR RI, kemudian turun jadi satu kursi. Kami akan menargetkan Hanura kembali ke jaya-jayanya lalu,” kata Azhar.

Azhar menyebut penguatan struktur hingga tingkat desa menjadi prioritas Hanura Sumsel. Konsolidasi internal juga dilakukan dengan mengevaluasi berbagai kekurangan pada pemilu sebelumnya.

“Kami bekerja berdasarkan mengevaluasi apa yang telah kami lakukan, kesalahan-kesalahan yang lalu. Dengan mengevaluasi kekurangan ini, kami lebih siap lagi ke depan,” ujarnya.

Selain memperkuat infrastruktur partai, Hanura Sumsel mulai membidik pemilih muda. Gerbong milenial disiapkan sebagai salah satu strategi untuk menggaet pemilih pemula yang dinilai memiliki potensi besar pada Pemilu 2029.

Dengan strategi berbasis survei, Hanura kini tidak ingin bertarung di seluruh dapil secara membabi buta. Dapil yang secara elektoral dinilai paling memungkinkan menjadi sasaran utama perebutan kursi DPR RI 2029.

Laporan/Editor Abror Vandozer 

Berita Terkait

Wadan Satgas Cek Langsung Gladi Penutupan TMMD ke-129 Kodim 0418 Palembang
Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara
Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎
BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata
Ponpes Modern Al-Fahd Sesalkan Peristiwa Kekerasan
Sekolah Rasa “Double Track” SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Tim Wasev TMMD Tiba di Palembang, Evaluasi Progres Program Kodim 0418

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:22 WIB

Hanura Pasang Strategi Baru: Survei Dapil Jadi Senjata Rebut Kursi DPR 2029

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Wadan Satgas Cek Langsung Gladi Penutupan TMMD ke-129 Kodim 0418 Palembang

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10 WIB

BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata

Berita Terbaru