WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang menggeber perbaikan jalan di tengah sorotan publik terhadap kondisi infrastruktur yang belum sepenuhnya mulus.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang [PUPR], sebanyak 170 ruas jalan ditargetkan diperbaiki sepanjang 2026.
Langkah ini merujuk pada SK Wali Kota 335/2023, yang menetapkan status jalan kota sekaligus menjadi dasar intervensi perbaikan.
Kepala PUPR Palembang, Yudha Fardyansah, menegaskan bahwa pengerjaan dilakukan bertahap, menyesuaikan kondisi lapangan yang tidak sederhana.
“Perbaikan jalan rusak tahun ini ada 170 ruas yang akan ditangani,” ujarnya dalam keterangan kepada WIDEAZONE.com, Jumat 10 April 2026.
Di atas kertas, kondisi jalan di Palembang terbilang “aman”. Dari total 1.255 ruas jalan sepanjang 690 kilometer, sekitar 90,53 persen diklaim dalam kondisi mantap.
Namun, angka itu menyisakan ironi, hampir 10 persen ruas jalan masih rusak—sebagian di antaranya berada pada level yang mengganggu kenyamanan hingga membahayakan pengguna.
Fakta ini diakui langsung oleh PUPR. Perbaikan, kata Yudha, tidak bisa instan.
“Sisanya memang masih ada yang rusak, dan itu akan diperbaiki secara bertahap tahun ini,” katanya.
Sejumlah faktor menjadi biang kerok kerusakan jalan yang berulang. Mulai dari genangan air yang tak tertangani hingga kendaraan bertonase berlebih yang terus melintas tanpa kendali.
“Beban kendaraan yang melebihi kapasitas dan air yang menggenang itu sangat mempercepat kerusakan,” jelasnya.
Untuk mengatasinya, Pemkot menerapkan dua pendekatan di antaranya pemeliharaan rutin guna menjaga kondisi jalan tetap layak, serta rehabilitasi berat melalui proyek kontraktual untuk ruas yang rusaknya sudah parah.
Namun persoalan tak berhenti di teknis. Status kewenangan jalan menjadi tantangan lain. Tidak semua ruas berada di bawah kendali Pemkot—sebagian merupakan milik Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan hingga pemerintah pusat.
Akibatnya, perbaikan kerap bergantung pada koordinasi lintas instansi.
“Kalau itu jalan provinsi atau nasional, kami langsung koordinasikan agar segera ditangani sesuai kewenangan,” tegas Yudha.
Sejauh ini, beberapa pekerjaan sudah berjalan, sementara lainnya masih dalam proses lelang. Salah satu yang telah dituntaskan adalah Jalan Kemang Manis, yang sebelumnya dikeluhkan warga karena rusak parah dan kini telah diperbaiki.
Pemkot memastikan perbaikan akan terus berlangsung sepanjang tahun. Bahkan hal tersebut menjadi program prioritas Wali Kota Palembang Ratu Dewa yaitu “Jamu” atau Jalan Mulus.
Namun dengan berbagai kendala yang ada, pertanyaan publik masih sama, kapan seluruh jalan di Palembang benar-benar mulus tanpa pengecualian?
Laporan/Editor Abror Vandozer



![Kepala Seksi [Kasi] Intelijen Kejari Palembang, Dr Mochamad Ali Rizza.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0005-225x129.jpg)





![Kepala Seksi [Kasi] Intelijen Kejari Palembang, Dr Mochamad Ali Rizza.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0005-129x85.jpg)







![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)

