Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Selatan (BPBD Sumsel) Anshori menyampaikan kronologis bahwa berdasarkan pantauan hotspot pada Selasa 9 Februari 2021, setelah overlay peta berlokasi di desa Muara Medak Kecamatan Bayung Lincir, Muba. “Fakta di lapangan didasari laporan Babinkamtibmas Polsek Bayung Lincir dengan disertai dokumentasi dan Kepala Desa Mekar Jaya bahwa insiden kebakaran berada di wilayah administrasi Desa Mekar Jaya,” ungkap Anshori dalam pesan di Whatsapp, Kamis (11/2/2021).
Terkait itu, lanjut Sekretaris BPBD Sumsel, dilaksanakan koordinasi dengan pihak Polsek Bayung Lincir pukul 21.35 WIB dengan rapat terbatas persiapan penanggulangan karhutla di Polsek Bayung Lincir. “Selanjutnya tim gabungan yang terdiri dari Manggala Agni desa Mekar Jaya 6 orang, Polri 6 personel, TNI 2 orang, perangkat desa 3 orang, masyarakat 10 orang dan peralatan,” ujarnya.
Dikatakan Anshori, pada pukul 23.10 WIB tim gabungan berangkat menuju lokasi Karhutla dan tiba di tempat kejadian sekira pukul 03.00 WIB dini hari. “Tim langsung melakukan tindakan pemadaman di area terjadinya kebakaran, dan dilanjutkan dari pukul 08.30 hingga 17.00 WIB untuk memutus penjalaran api,” katanya.
Untuk luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 9 hektare dan area pemadaman api sekitar 1 hektare, dengan vegetasi tebas tumbang dan semak belukar dan kedalaman gambut capai 30 cm. “Hingga saat ini penyebab karhutla belum diketahui. Karhutla dapat dikendalikan namun tim gabungan masih di lokasi dan tetap melakukan pantauan di sekitar area,” tuturnya.
Laporan Abror Vandozer



















