7 Sikap Teladan Rasulullah Sambut Ramadhan

- Jurnalis

Senin, 28 Maret 2022 - 06:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Marhaban Yaa Ramadhan-WI

Marhaban Yaa Ramadhan-WI

RAMADHAN hanya menghitung hari, bagi umat muslim untuk mempersiapkan dan menyambut bulan suci dengan berbagai ibadah seperti yang dilakukan Rasulullah SAW.

Mengutip dari berbagai sumber, dari Abu Hurairah ra. Ia berkata:  “Sesungguhnya Nabi SAW bersabda saat datang bulan Ramadhan: Sungguh telah datang pada kalian bulan yang penuh barokah, telah diwajibkan atas kalian untuk shaum, akan dibukakan pada bulan itu pintu-pintu surge dan ditutup pintu-pintu neraka dan dibelenggu setan-setan. Pada bulan itu ada satu malam yang lebih baik dari pada seribu bulan, siapa orang yang diharamkan kebaikannya maka sungguh diharamkan.” [HR. Ahmad, An-Nasai, Al-Baihaqi].

Beberapa amalan dilakukan Nabi Muhammad SAW saat menyambut bulan suci, bulan penuh ampunan.

Pertama, berdoa pada Allah agar bisa memasuki Ramadhan dengan kondisi yang baik. Hal ini dibuktikan oleh Rasul SAW dan para sahabatnya, mereka sudah memanjatkan doa sejak bulan Rajab. Dalam hadis dikatakan, Rasul berdoa: Ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan Syaban serta sampaikanlah kami untuk masuk bulan Ramadhan. [HR. Ahmad & Thabrani dari Anas bin Malik].

Kedua, selalu bersyukur atas nikmat Ramadhan yang telah diberikan Allah SWT. Makna syukur ini merupakan bentuk ekspresi kegembiraan manusia ketika diberi kesempatan kembali oleh Allah untuk memanfaatkan momentum ibadah puasa Ramadhan semaksimal mungkin.

Baca Juga:  Tunjangan Pendidikan Pegawai Tirta Musi Tak Kunjung Cair, Dijanjikan Dua Pekan Malah Review

Ketiga, bergembira dengan datangnya Ramadhan. Sikap kegembiraan ini merupakan indikator keimanan seseorang. Sikap ini menunjukkan bahwa orang tersebut mengetahui dengan yakin segala yang terkandung dalam bulan Ramadhan seperti keberkahan, dibukanya pintu surga, ditutupnya pintu neraka, dan sebagainya.

Keempat, membuat kegiatan Ramadhan. Perencanaan yang matang menunjukkan perhatian yang penuh terhadap Ramadhan, sekaligus berusaha mengefektifkan waktu yang hanya sebentar yaitu satu bulan. Sehingga kualitas amal merupakan fokus utama.

Kelima, amalan-amalan [Dzikir] Ramadhan. Keenam, menyambut Ramadhan dengan berusaha meninggalkan perbuatan dosa atau bertaubat dan amal buruk lainnya.

Baca Juga:  Pimpin Lapas Martapura, Farizal Antony Diminta Lanjutkan Sinergi dan Perkuat Pembinaan Warga Binaan

Ketujuh, menyambut Ramadhan dengan penuh semangat. Oleh karena itu, dengan suasana Ramadan ini, sikap-sikap yang perlu ditingkatkan di antaranya: taubat, amalan sunnah, silaturahim dengan keluarga, dan menebar kemanfaatan [khairunnas anfauhum linnaas]  artinya, sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat di antara mereka.

Bulan Ramadhan bagi ummat Islam bermakna sebagai bulan kemenangan. Kemenangan yang dimaksud tentu dalam arti hakiki.

Usamah bin Zaid ra juga pernah bertanya, “Wahai Rasulullah, aku belum pernah melihatmu memperbanyak shiyam seperti puasamu pada bulan Sya’ban”. Rasulullah lalu menjawab, “Ini adalah bulan yang selalu dilalaikan manusia, karena ia terletak antara Rajab dan Ramadhan. Ia juga merupakan bulan diangkatnya amalan kepada Allah. Sedangkan aku senang amalanku diangkat dalam keadaan aku sedang puasa”. [HR An-Nasai dan berderajat Hasan]

Berita Terkait

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam
1 Kilo Sabu di Bawah Kursi, Perjalanan Innova Mewah Kandas di Palembang
Pemburu Pajak Kakap Palembang! Jejak Jamiah: Jaksa yang Tak Pernah Minta Jabatan
Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!
Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat
Oknum Ngaku Wartawan Diciduk saat Terima Uang Rp10 Juta dari Perangkat Desa
SR di Empat Lawang Krisis Air Sedangkan Anggaran Sekolah Rakyat Puluhan Triliun
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 20:27 WIB

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Selasa, 29 September 2026 - 16:07 WIB

1 Kilo Sabu di Bawah Kursi, Perjalanan Innova Mewah Kandas di Palembang

Selasa, 29 September 2026 - 14:10 WIB

Pemburu Pajak Kakap Palembang! Jejak Jamiah: Jaksa yang Tak Pernah Minta Jabatan

Senin, 28 September 2026 - 14:04 WIB

Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat

Minggu, 27 September 2026 - 22:36 WIB

Oknum Ngaku Wartawan Diciduk saat Terima Uang Rp10 Juta dari Perangkat Desa

Berita Terbaru

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Headlines

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Selasa, 29 Sep 2026 - 20:27 WIB