Hal itu dikemukakan Ketua Lembaga Pengembangan Usaha Kadin Indonesia, Raden Tedy, di Jakarta, Minggu (01/11/20).
“Yakinlah bahwa, Tuhan tidak akan memberikan ujian pada kita yang tidak mampu kita selesaikan,” ungkapnya.
Tedy menuturkan dibutuhkan keyakinan terhadap kondisi ini. Kita mampu menghadapi ujian, bagi yang belum mampu, mungkin usaha anda perlu ditingkatkan, dan yakinlah setiap kita memiliki jiwa emas yang mendorong untuk keluar dari permasalahan.
“Ke depan akan banyak peluang yang harus kita raih dan kita persiapkan dari hari ini,” tuturnya.
Pemerintah telah menyiapkan berbagai rencana program ke depan, Pertama, Minimal 40% Anggaran Belanja Pemerintah Pusat dan Daerah wajib menggunakan Produk UMKM, Kedua, Minimal 30% lahan komersil baik di Rest area Toll, tempat publik (Bandara, Stasiun, dll) wajib utk sarana Promosi untuk UMKM.
“Ketiga, Pembuatan ijin usaha Mikro (NIB, IUMK, termasuk Sertifikat Halal) gratis, Keempat, Pemerintah pusat dan daerah akan berupaya memberikan pembiayaan untuk UMKM, Kelima, Pemberian berbagai bantuan khusus pada klaster usaha UMKM dan Keenam, akan banyak insentif untuk UMKM, dan Ketujuh, Pembinaan, pelatihan, pengembangan dan pendampingan akan semakin ditingkatkan terutama bidang teknologi dan keuangan UMKM,” jelasnya.
Masih banyak lainnya, sambung Tedy, dengan tujuan meningkatkan kinerja UMKM sebagai Tonggak Perekonomian Indonesia.
“Kadin Indonesia dibawah kepemimpinan Ir H Eddy Ganefo MM senantiasa terus berjuang mengawal Peraturan Pemerintah agar keberpihakan pada UMKM benar-benar menjadi nyata dan dapat segera terwujud. Sikap menjadi salah satu faktor yang dapat menentukan keberhasilan, karenanya bila bersikap ingin terlihat pintar dan gengsi yang tinggi, merupakan sikap yang dapat membuat pelaku UMKM sulit untuk sukses,” terangnya.
Karenanya, sikap dan etika adalah hal wajib yang dari sekarang kita benahi. Arahan Mentor yang anda yakini akan mampu memberikan banyak pembinaan akan semakin penting anda lakukan.
Dan bisa saja hal tersebut muncul dari seorang mentor yang usianya lebih muda dari anda, jadi marilah kita belajarlah demi pengembangan usaha.
Untuk itu, Raden Tedy menyarankan agar kiranya dapat segera melakukan perubahan sikap, tanamkan jiwa ingin belajar untuk sukses. Mari belajar tentang teknologi penjualan, administrasi dan lainnya, termasuk pembuatan laporan keuangan untuk dapat mencapai UMKM yang lebih maju.
“Tetap semangat UMKM Indonesia, mari kita berpikir, bersikap dan bertindak lebih baik untuk meraih pengembangan usaha,” tutupnya. (Abror Vandozer/Rel)



















