Adapun Industri Pengolahan tumbuh
sebesar 4,39 persen dan Pertanian, Kehutanan dan Perikanan tumbuh sebesar 3,82 persen.
“Namun, Jasa Keuangan mengalami justru kontraksi pertumbuhan sebesar 0,60 persen,” terangnya.
Sementara di sisi pengeluaran, sektor Komponen Ekspor Luar Negeri menopang PDRB Sumsel dengan kontribusi sebesar 41,57 persen, diikuti Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PKRT) sebesar 5,99 persen dan Komponen Pengeluaran Konsumsi LNPRT (LK-LNRPT) sebesar 5,42 persen.
“Lalu disusul juga oleh Komponen PK-P sebesar 1,21 persen. Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi pada 2022 tumbuh positif,” pungkasnya. (JFA)



















