WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Bermula dari kota Wuhan tepatnya di Tiongkok, virus jenis baru ini telah menyebar ke berbagai belahan negara di dunia hingga menyebabkan timbulnya Corona Virus Disease 2019 atau yang lebih dikenal dengan COVID-19.
Hal itu disampaikan Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM saat dibincangi di tengah kesibukannya, Minggu (18/4/2021).
“Tentunya, kondisi ini tidak boleh dianggap remeh dan dibiarkan begitu saja. World Health Organization (WHO) pun juga sudah menetapkan pandemi COVID-19 sejak 11 Maret 2020 yang lalu,” ungkap Jenderal Eko.
Prof Eko Indra Heri mengatakan Apa Itu Pandemi? Pandemi sendiri merupakan sebuah epidemi yang telah menyebar ke berbagai benua dan negara, umumnya menyerang banyak orang.
“Sementara epidemi sendiri adalah sebuah istilah yang telah digunakan untuk mengetahui peningkatan jumlah kasus penyakit secara tiba-tiba pada suatu populasi area tertentu. Pasalnya, istilah pandemi tidak digunakan untuk menunjukkan tingginya tingkat suatu penyakit, melainkan hanya memperlihatkan tingkat penyebarannya saja,” terangnya.
Perlu diketahui, kata Prof Eko, dalam kasus pandemi COVID-19, ini menjadi yang pertama dan disebabkan oleh virus corona yang telah ada sejak akhir tahun lalu. “Sebelum pandemi COVID-19 ini menyerang, pada tahun 2009 yang lalu pernah merebak virus yang bernama flu babi. Penyakit ini bisa terjadi ketika strain influenza baru atau H1N1 menyebar ke seluruh belahan dunia, termasuk Indonesia,” jelasnya.
Selanjutnya kalau melihat data penambahan kasus baru positif COVID-19 di Sumsel per tgl 17 April 2021 sebanyak 126 orang antara lain, Kota Palembang 67 orang, Lubuklinggau: 3 orang, Prabumulih 4 orang, OKU Timur 17 orang, Banyuasin 2 orang, OKU Selatan 2 orang, Musi Rawas 8 orang, Muara Enim 17 orang, OKI 5 orang dan Kabupaten Muratara: 1 orang.
“Itu data yang kita lihat hari perhari,” tutur Kapolda Sumsel.
Dari data yang ada, ujar Irjen Pol Eko, kita melihat bahwa COVID-19 jangan dianggap sudah berakhir. “Saya yakin kalau kita masih berfikir seperti yang lalu maka bisa dipastikan COVID-19 di Sumatera Selatan akan menjadi lebih parah lagi,” kata Jenderal Bintang 2 ini.
Untuk itu saya mengimbau kepada Masyarakat Sumsel mari kita patuhi protokol kesehatan (Prokes) dan menjaga diri kita untuk bisa memutus rantai penyebaran COVID-19 dan juga di tengah suasana bulan suci Ramadhan agar bisa menjaga diri kita dalam beribadah dengan tetap mematuhi prokes.
“Semoga Allah segera mencabut COVID-19 dari muka bumi,” pungkas Kapolda Irjen Pol Eko seraya mengucap Aamiin.
Editor Abror Vandozer/rel



![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-225x129.jpg)





![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-129x85.jpg)






![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)


