Viral Video Warga Sumsel Diduga Terlantar di Kamboja, Herman Deru Angkat Bicara

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Selatan, Dr H Herman Deru, secara resmi menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah [Raperda] tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah 12/2017 mengenai perubahan bentuk badan hukum PT Sumsel Energi Gemilang [Perseroda].

Gubernur Sumatera Selatan, Dr H Herman Deru, secara resmi menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah [Raperda] tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah 12/2017 mengenai perubahan bentuk badan hukum PT Sumsel Energi Gemilang [Perseroda].

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Gubernur Sumatera Selatan [Sumsel] Dr H Herman Deru angkat bicara terkait video viral di media sosial yang menyebut sejumlah warga asal Sumsel diduga terlantar di Kamboja akibat penipuan lowongan kerja.

Herman Deru mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan koordinasi dan verifikasi untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Dalam video yang beredar, sejumlah warga menyampaikan permohonan bantuan kepada Gubernur agar difasilitasi pemulangan ke Indonesia. Informasi sementara menyebutkan mereka berada di penampungan Kedutaan Besar Republik Indonesia [KBRI] di Kamboja.

Gubernur menegaskan bahwa Indonesia tidak memiliki kerja sama resmi dengan Kamboja dalam hal pengiriman tenaga kerja.

Baca Juga:  SMP Negeri 41 Palembang Terapkan 'Double Shift' Ruang Kelas Terbatas

“Perlu diketahui bahwa Indonesia tidak memiliki kerja sama dengan Kamboja dalam hal pengiriman tenaga kerja. Hal ini penting agar masyarakat lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan di sana,” ujar Herman Deru.

Ia menjelaskan, berdasarkan laporan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi [Disnakertrans] Provinsi Sumsel, H Indra Bangsawan, sebelumnya pemerintah daerah telah memfasilitasi pemulangan 13 warga Sumsel pada 5 Februari lalu karena masa kontrak kerja mereka telah berakhir.

“Terkait video terbaru yang beredar, Pemprov Sumsel telah mencoba menghubungi pengunggah video melalui pesan singkat dan sambungan telepon, namun hingga saat ini belum mendapatkan respons,” tambahnya.

Baca Juga:  Open House Iduladha Gubernur Herman Deru di Griya Agung

Herman Deru menegaskan, pemerintah tidak tinggal diam. Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan pelacakan untuk memastikan identitas dan lokasi para warga yang tampil dalam video tersebut.

“Kita pastikan dulu kebenarannya. Pihak kepolisian sudah melakukan pelacakan. Kami ingin memastikan apakah benar mereka warga Sumsel dan bagaimana kondisi riilnya, agar langkah yang diambil tepat sasaran,” tutupnya. [AbV/red]

Berita Terkait

Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan
AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK
SCW Soroti Kejanggalan Kondisi Prima Salam, Desak BNN Periksa Menyeluruh
Gaya Bicara Prima Salam Viral di Medsos, ini Ujar Ratu Dewa, Panglima RDPS: PS Jalani Pemeriksaan DSA
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
SPH Lain Terbit di Lahan 15.000 Meter Persegi Milik Indrawansyah, Kades Ulak Pandan Lahat Digugat ke PTUN Palembang
Kejari OKU Timur Geledah Kantor KPU, 243 Barang Disita
Bupati Edison Terjaring OTT! Kantor Disdik Muara Enim Disegel KPK ‎

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:02 WIB

Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:55 WIB

AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:11 WIB

SCW Soroti Kejanggalan Kondisi Prima Salam, Desak BNN Periksa Menyeluruh

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:15 WIB

Gaya Bicara Prima Salam Viral di Medsos, ini Ujar Ratu Dewa, Panglima RDPS: PS Jalani Pemeriksaan DSA

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Berita Terbaru

Polres OKU Timur menggelar Sidang Isbat Nikah Massal dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 Polres OKU Timur. Nikah massal ini diikuti sebanyak 80 pasangan 

Headlines

Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan

Rabu, 10 Jun 2026 - 17:02 WIB