Upacara Kedinasan Iringi Kepergian Alex Noerdin, Herman Deru: Jasa Beliau Akan Dikenang

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026 - 01:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Selatan [Sumsel] Herman Deru memimpin langsung upacara pelepasan jenazah Gubernur Sumsel periode 2008–2018, Alex Noerdin, di rumah duka Jalan Merdeka, Talang Semut, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, Kamis 26 Februari 2026.

Gubernur Sumatera Selatan [Sumsel] Herman Deru memimpin langsung upacara pelepasan jenazah Gubernur Sumsel periode 2008–2018, Alex Noerdin, di rumah duka Jalan Merdeka, Talang Semut, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, Kamis 26 Februari 2026.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Gubernur Sumatera Selatan [Sumsel] Herman Deru memimpin langsung upacara pelepasan jenazah Gubernur Sumsel periode 2008–2018, Alex Noerdin, di rumah duka Jalan Merdeka, Talang Semut, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, Kamis 26 Februari 2026.

Prosesi pelepasan dilakukan secara kedinasan sebagai penghormatan atas pengabdian almarhum terhadap pembangunan dan kemajuan Provinsi Sumatera Selatan. Usai upacara, jenazah diberangkatkan ke Masjid Agung Palembang untuk disalatkan, kemudian dimakamkan di TPU Kebun Bunga Palembang.

Isak haru menyelimuti suasana rumah duka. Sejumlah pejabat, tokoh masyarakat, sahabat, serta warga hadir memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum yang dikenal luas atas dedikasinya bagi Sumsel.

Baca Juga:  130 Kepala Sekolah di Palembang Dilantik

Dalam sambutannya, Herman Deru menyebut almarhum sebagai figur yang konsisten dalam perjuangan politik dan pengabdiannya kepada daerah.

“Beliau adalah tokoh yang luar biasa. Atas jasa-jasa yang begitu besar, maka kita berangkatkan beliau ke tempat peristirahatan terakhir secara kedinasan dengan cara yang sangat terhormat,” kata Herman Deru.

Ia juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, seraya mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan.

Menurut Herman Deru, almarhum merupakan sosok yang tidak pernah berpindah partai sepanjang karier politiknya. Bahkan hingga akhir masa pengabdiannya, almarhum tetap berkontribusi sebagai anggota DPR RI dengan menyumbangkan gagasan bagi kemajuan daerah.

Baca Juga:  Wali Kota Prabumulih H Arlan Raih Penghargaan dari Kemendagri

“Estafet kepemimpinan saat ini ada pada kami. Program-program terbaik yang telah dirintis akan kami lanjutkan, dan yang masih relevan dengan perkembangan zaman akan terus dijalankan demi kemajuan Sumsel,” pungkasnya.

Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sumsel H Cik Ujang, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho, serta tokoh agama dan masyarakat. [AbV/red]

Berita Terkait

Pelantikan PaSKI Sumsel: Gubernur Herman Deru Sampaikan Empat Pesan Penting
Khotmul Quran Ummi, Herman Deru Ajak Orang Tua Bangga Lahirkan Hafiz Quran
Dukungan Investasi Soal Integrasi Tol Menuju Pelabuhan Tanjung Carat Rp26 Triliun
Gubernur Herman Deru Wajibkan Pemberi Kerja di Sumsel Lapor Loker Melalui SIAPkerja
Warga Betung Heboh, Remaja Asal OKI Akhiri Hidup dengan Kabel Listrik
Perdana di RI, Herman Deru Resmikan Tata Kelola Sumur Minyak Muba
Herman Deru Paparkan Program Keagamaan Sumsel di Hadapan Menteri Agama
Herman Deru bersama Cik Ujang Hadiri Sumsel Bermunajat HUT ke-80 Provinsi

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 05:28 WIB

Pelantikan PaSKI Sumsel: Gubernur Herman Deru Sampaikan Empat Pesan Penting

Jumat, 15 Mei 2026 - 05:17 WIB

Khotmul Quran Ummi, Herman Deru Ajak Orang Tua Bangga Lahirkan Hafiz Quran

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:12 WIB

Dukungan Investasi Soal Integrasi Tol Menuju Pelabuhan Tanjung Carat Rp26 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:46 WIB

Gubernur Herman Deru Wajibkan Pemberi Kerja di Sumsel Lapor Loker Melalui SIAPkerja

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:03 WIB

Warga Betung Heboh, Remaja Asal OKI Akhiri Hidup dengan Kabel Listrik

Berita Terbaru

Institut Nalar Publik

Opini

Demokrasi di Indonesia : Antara Ada dan Tiada

Jumat, 15 Mei 2026 - 05:46 WIB