Talkshow dan Deklarasi Himpunan Masyarakat Perhutanan Sosial Sumsel

- Jurnalis

Kamis, 13 Februari 2020 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Talkshow dan Deklarasi Himpunan Masyarakat Perhutanan Sosial Sumsel yang diselenggrakan di Hotel Swarna Dwipa, Kamis(13/02/20).

Talkshow dan Deklarasi Himpunan Masyarakat Perhutanan Sosial Sumsel yang diselenggrakan di Hotel Swarna Dwipa, Kamis(13/02/20).

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Talkshow dan Deklarasi Himpunan Masyarakat Perhutanan Sosial Sumsel yang diselenggrakan di Hotel Swarna Dwipa, Kamis(13/02/20).

Perhutanan Sosial merupakan salah satu program strategis Pemerintah Indonesia dalam rangka meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemberian akses kelola hutan.

Khususnya bagi masyarakat di dalam dan di sekitar kawasan hutan. Program Perhutanan Sosial menargetkan areal pengelolaan hutan bagi masyarakat seluas 12,7 juta hektar secara nasional dalam periode 5 tahun (2015- 2019), atau sekitar 2,5 juta hektar per tahun. Melalui skema Hutan Kemasyarakatan (HK), Hutan Desa (HD), Hutan Tanaman Rakyat (HTR), Hutan Adat (HA) dan Kemitraan Kehutanan.

Baca Juga:  Halalbhalal Idulfitri 1447 Hijriah di Lahat, Wagub Cik Ujang Lepas Rindu dengan Masyarakat

Target perhutanan sosial ini merupakan komitmen Pemerintah Indonesia melaui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang tercantum dalam RPJMN 2015-2019 dalam mendukung program Nawa Cita 7, yaitu mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestic.

Ketua DPRD Provinsi Sumsel, RA Anita Noeringhati menyampaikan bagaimana pemerataan perekonomian terutama yang diberikan kepada masyarakat-masyarakat, yang punya dijuluki dengan perambahan hutan.

Dengan adanya perundangan sosial ini masyarakat dirangkul oleh pemerintah untuk diberikan izin bersama- sama guna melestarikan hutan, ” ucapnya.

Lanjut Anita, disini intinya peran dari pemerintah daerah tentunya diharapkan bukan hanya tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi Pemerintah Daerah harus juga ikut membantu.

Baca Juga:  Assessment Center Polda Sumsel Perkuat Meritokrasi Jabatan Tinggi di Prabumulih

Yang pertama seperti akses bagaimana kita membantu akses jalan, dan bagaimana kita membantu tentang pendampingannya, serta yang paling utama adalah tentang pembiayaannya, ” jelasnya.

Pembiayaan anggaran jangan sampai pemerintah pusat mengatakan bahwa karena pemerintah daerah tidak mau membantu sebab dianggap ini bukan tanggung jawab pemerintah daerah.

” Tetapi kami jelas pemerintah daerah khususnya Provinsi Sumatera Selatan, saya selaku Ketua DPRD akan mendorong Pemerintah Provinsi ikut juga bertanggung jawab tentang terwujudnya perhutanan sosial di Sumatera Selatan, ” pungkasnya.

Laporan Dewi

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Gubernur Herman Deru Tekankan Peran SOIna sebagai Ajang Penguatan Kepercayaan Diri Anak Berkebutuhan Khusus
Gubernur Herman Deru–Wagub Cik Ujang Tekankan Peran Strategis Damkar–Satpol PP dan Satlinmas untuk Masyarakat
Sekda Edward Candra Hadiri Gala Dinner, Wamendagri Tekankan Peran Strategis Aparatur Hadapi Tantangan Global
Hadiri Forbisda 2026, Gubernur Herman Deru Tantang Pemuda Sumsel Jadi Penggerak Ekonomi
Muratara “ZONA MERAH” Sengketa Lahan Petani Versus Lonsum–Seleraraya Berpotensi Meledak
Gubernur Herman Deru dan wagub Cik Ujang Tegaskan Komitmen Usai LKPJ 2025 Disetujui DPRD
Sekda Sumsel Edward Candra Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30
Musda Demokrat Sumsel Berpotensi Aklamasi, Petahana Melenggang

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 23:53 WIB

Gubernur Herman Deru Tekankan Peran SOIna sebagai Ajang Penguatan Kepercayaan Diri Anak Berkebutuhan Khusus

Kamis, 30 April 2026 - 20:05 WIB

Gubernur Herman Deru–Wagub Cik Ujang Tekankan Peran Strategis Damkar–Satpol PP dan Satlinmas untuk Masyarakat

Kamis, 30 April 2026 - 19:54 WIB

Sekda Edward Candra Hadiri Gala Dinner, Wamendagri Tekankan Peran Strategis Aparatur Hadapi Tantangan Global

Kamis, 30 April 2026 - 19:12 WIB

Muratara “ZONA MERAH” Sengketa Lahan Petani Versus Lonsum–Seleraraya Berpotensi Meledak

Senin, 27 April 2026 - 20:51 WIB

Gubernur Herman Deru dan wagub Cik Ujang Tegaskan Komitmen Usai LKPJ 2025 Disetujui DPRD

Berita Terbaru