WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Kebakaran hutan dan lahan [Karhutla] yang mendominasi kabut asap, belakangan juga diketahui penyebabnya di antaranya aktivitas pertambangan, seperti Swabakar di kawasan stockpile Batubara PT Servo Lintas Raya [SLR] di kawasan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir [PALI] ‘menyumbang’ persoalan tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ada sejumlah titik api di tumpukan batubara di lokasi tersebut kerap muncul disebut dengan istilah Swabakar [Spontaneous Combustion] merupakan proses terbakar dengan sendirinya Batubara akibat reaksi oksidasi eksotermis hingga menyebabkan kenaikan temperatur.
Kondisi batubara yang menumpuk di lokasi itu disinyalir terjadi akibat lambatnya pengiriman batubara ke luar Sumsel yang melewati jalur PT SLR menuju pelabuhan.
Menurut warga sekitar, dalam kondisi kemarau saat ini kapal tongkang pengangkut batubara tidak bisa bersandar secara normal sehingga menimbulkan antrian.
Untuk meminimalisir antrian itulah, batubara yang berasal dari sejumlah perusahaan tambang di Sumsel yang menggunakan jasa PT SLR ditumpuk di sejumlah stockpile. Mulai dari stockpile pelabuhan, kilometer 36, kilometer 38 dan stockpile kilometer 107.
Ketua Kawali Sumsel, Chandra Anugerah menilai hal ini terjadi akibat mismanajemen stockpile yang dilakukan oleh PT SLR. “Dari penelusuran atas informasi itu, kami mendapati manajemen yang salah dilakukan karena semua batubara ditumpuk akibat keterlambatan pengiriman,” ungkapnya.
Sehingga, menurut Chandra PT SLR harus bertanggung jawab dengan mengantisipasi terjadinya swabakar tersebut agar tidak memberikan dampak yang merugikan.
Dijelaskannya, tidak hanya pemilik batubara, tetapi juga masyarakat Kabupaten PALI dan Sumsel secara umum, mengingat batubara itu merupakan komoditi yang seharusnya segera dijual untuk mendapatkan hasil.
“Dugaan monopoli akibat berbagai masalah pertambangan di Sumsel, yang dilakukan oleh PT SLR akhirnya memberikan dampak lain, yakni swabakar dan asap yang mengganggu lingkungan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kadis LHP Sumsel melalui Kabid Penegakkan Hukum [Gakkum], Yulkar Pramilus mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti laporan dari masyarakat tersebut.
Sejatinya, jelas Yulkar, perusahaan tambang, ataupun perusahaan jasa pertambangan seperti PT SLR memiliki tanggung jawab sosial, termasuk didalamnya mengantisipasi terjadinya swabakar ini. “Akan kita tindaklanjuti,” singkatnya.
Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sumsel Hasbi Asidiki berharap kasus swabakar ini tidak meluas sampai merugikan masyarakat.
“Kita belum mendapat informasi persis, nanti kita akan cari tahu, minta dinas terkait juga tindaklanjuti dan kita harap tidak sampai mengganggu aktifitas masyarakat,” jelasnya. [AbV/WY/red]


![Swabakar yang terjadi di kawasan stockpile Batubara PT Servo Lintas Raya [SLR] di kawasan Kabupaten PALI](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2023/10/SwabakaryangterjadidikawasanstockpileBatubaraPTServoLintasRayaSLRdikawasanKabupatenPALI.jpg)

![Sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri [[PN] Kelas IA Khusus Palembang, Kamis 24 September 2026, Jaksa Penuntut Umum [JPU] Kejati Sumsel menghadirkan tiga saksi dari internal SMBR.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260924-WA0010-225x129.jpg)


![Sidang lanjutan gugatan perdata krisis air bersih tersebut digelar di Pengadilan Negeri [PN] Palembang, Selasa 22 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260923-WA0001-225x129.jpg)


![Sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri [[PN] Kelas IA Khusus Palembang, Kamis 24 September 2026, Jaksa Penuntut Umum [JPU] Kejati Sumsel menghadirkan tiga saksi dari internal SMBR.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260924-WA0010-129x85.jpg)


![Sidang lanjutan gugatan perdata krisis air bersih tersebut digelar di Pengadilan Negeri [PN] Palembang, Selasa 22 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260923-WA0001-129x85.jpg)



![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)

