Swabakar Batubara PT SLR ‘Sumbang’ Kabut Asap di Sumsel

- Jurnalis

Kamis, 5 Oktober 2023 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Swabakar yang terjadi di kawasan stockpile Batubara PT Servo Lintas Raya [SLR] di kawasan Kabupaten PALI

Swabakar yang terjadi di kawasan stockpile Batubara PT Servo Lintas Raya [SLR] di kawasan Kabupaten PALI

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Kebakaran hutan dan lahan [Karhutla] yang mendominasi kabut asap, belakangan juga diketahui penyebabnya di antaranya aktivitas pertambangan, seperti Swabakar di kawasan stockpile Batubara PT Servo Lintas Raya [SLR] di kawasan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir [PALI] ‘menyumbang’ persoalan tersebut. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ada sejumlah titik api di tumpukan batubara di lokasi tersebut kerap muncul disebut dengan istilah Swabakar [Spontaneous Combustion] merupakan proses terbakar dengan sendirinya Batubara akibat reaksi oksidasi eksotermis hingga menyebabkan kenaikan temperatur.

Kondisi batubara yang menumpuk di lokasi itu disinyalir terjadi akibat lambatnya pengiriman batubara ke luar Sumsel yang melewati jalur PT SLR menuju pelabuhan.

Menurut warga sekitar, dalam kondisi kemarau saat ini kapal tongkang pengangkut batubara tidak bisa bersandar secara normal sehingga menimbulkan antrian.

Baca Juga:  Kapolres OKU Timur: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Perkuat Pelayanan dan Keamanan

Untuk meminimalisir antrian itulah, batubara yang berasal dari sejumlah perusahaan tambang di Sumsel yang menggunakan jasa PT SLR ditumpuk di sejumlah stockpile. Mulai dari stockpile pelabuhan, kilometer 36, kilometer 38 dan stockpile kilometer 107.

Ketua Kawali Sumsel, Chandra Anugerah menilai hal ini terjadi akibat mismanajemen stockpile yang dilakukan oleh PT SLR. “Dari penelusuran atas informasi itu, kami mendapati manajemen yang salah dilakukan karena semua batubara ditumpuk akibat keterlambatan pengiriman,” ungkapnya.

Sehingga, menurut Chandra PT SLR harus bertanggung jawab dengan mengantisipasi terjadinya swabakar tersebut agar tidak memberikan dampak yang merugikan.

Dijelaskannya, tidak hanya pemilik batubara, tetapi juga masyarakat Kabupaten PALI dan Sumsel secara umum, mengingat batubara itu merupakan komoditi yang seharusnya segera dijual untuk mendapatkan hasil.

Baca Juga:  AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK

“Dugaan monopoli akibat berbagai masalah pertambangan di Sumsel, yang dilakukan oleh PT SLR akhirnya memberikan dampak lain, yakni swabakar dan asap yang mengganggu lingkungan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kadis LHP Sumsel melalui Kabid Penegakkan Hukum [Gakkum], Yulkar Pramilus mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti laporan dari masyarakat tersebut.

Sejatinya, jelas Yulkar, perusahaan tambang, ataupun perusahaan jasa pertambangan seperti PT SLR memiliki tanggung jawab sosial, termasuk didalamnya mengantisipasi terjadinya swabakar ini. “Akan kita tindaklanjuti,” singkatnya.

Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sumsel Hasbi Asidiki berharap kasus swabakar ini tidak meluas sampai merugikan masyarakat.

“Kita belum mendapat informasi persis, nanti kita akan cari tahu, minta dinas terkait juga tindaklanjuti dan kita harap tidak sampai mengganggu aktifitas masyarakat,” jelasnya. [AbV/WY/red]

Berita Terkait

Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer
Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes
Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:21 WIB

Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:17 WIB

Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Berita Terbaru

Pelantikan Relawan Anggota DPR RI Iskandar SE,  pelantikan Pengurus DPC PAN se-Kabupaten OKU Timur, dan rapat kerja daerah [Rakerda] DPD PAN OKU Timur, berlangsung di Aula Hotel Parai Tani, Rabu 5 Agustus 2026.

OKU Timur

PAN Targetkan Bentuk 11 Ribu Relawan di OKU Timur

Kamis, 6 Agu 2026 - 07:22 WIB

Wali Kota Palembang Ratu Dewa

Palembang

Ratu Dewa Apresiasi TMMD Kodim 0418/Palembang

Rabu, 5 Agu 2026 - 17:11 WIB