Soal TPU Kebun Bunga Terendam Banjir, Fitri: Dinding Pembatas Segera Dibuka

- Jurnalis

Selasa, 28 Maret 2023 - 22:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda meninjau langsung TPU Kebun Bunga Sukarami yang terendam banjir.

Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda meninjau langsung TPU Kebun Bunga Sukarami yang terendam banjir.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Tak hanya soal pemerintahan, Wakil Walikota Fitrianti Agustinda merespon cepat kondisi tempat pemakaman umum [TPU] Kebun Bunga Sukarami Palembang yang sempat terendam banjir pasca intensitas curah hujan yang tinggi melanda.

“TPU Kebun bunga ini memang kawasan yang sering mengalami banjir. Maka dari itu hari ini kita sengaja datang untuk melihat secara langsung untuk apa yang bisa kita lakukan terkait untuk penanggulangan banjir di TPU Kebun Bunga,” kata Fitri saat turun langsung meninjau TPU Kebun Bunga yang terendam banjir, Selasa 28 Maret 2023.

Baca Juga:  Zulinto Mengutuk Keras Aksi Biadab Pelaku Rudapaksa Anak SD di Gandus, Desak Polisi Segera Tangkap!

Dijelaskan Fitri, bahwa di lokasi tersebut terdapat sebuah kendala dinding yang menutup aliran air sungai Selincah. “Dinding tersebut sebagai perbatasan antara pemukiman warga dengan TPU Kebun Bunga. Ini nanti rencananya akan segera kita buka,” jelasnya.

Namun, Fitri juga berharap rencana pembukaan dinding pembatasan tersebut bukan hanya sebagai jalan pemindahan masalah.

“Tetapi sebelumnya kita akan melakukan pengerukan terlebih dahulu atau lainnya yang menjadi suatu penyebab, baru nantinya akan kita buka dindingnya,” ujarnya.

Masih dikatakan Fitri, bahwa terdapat persoalan lainnya yang menjadi kendala, yakni terkait Jalan Noerdin Pandji.

Baca Juga:  Gaya Bicara Prima Salam Viral di Medsos, ini Ujar Ratu Dewa, Panglima RDPS: PS Jalani Pemeriksaan DSA

“Karena sungai selincah ini mengalir ke Jalan Noerdin Pandji menyeberang, itu memang salurannya mengecil dan inilah yang menjadi persoalan, karena Jalan Noerdin Pandji itu milik Pemerintah Provinsi Sumsel,” ucapnya.

Melalui kesempatan kunjungan itu, Wakil Walikota Palembang dua periode tersebut akan menginformasikan kepada Gubernur Sumsel terkait permasalahan Jalan Noerdin Pandji.

“Karena ini kaitannya dengan sungai selincah yang terhambat atau mengecil. Harapan kita setelah nanti dibuka, sungai selincah ini betul-betul bisa mengalir dengan lancar dan tidak mengakibatkan banjir wilayah sekitarnya,” pungkasnya. [AbV/WY/SM]

Berita Terkait

FORKA UPGRIP Kecam Penyegelan Kantor BPH, Sebut Cederai Marwah Kampus ‎
Dualisme Penanganan Parkir Rajawali Village, PT Kuala Permai Soroti Langkah DPRD
Aksi Tawuran Brutal di Lambidaro Palembang, Enam Pemuda Direhabilitasi
Gaya Bicara Prima Salam Viral di Medsos, ini Ujar Ratu Dewa, Panglima RDPS: PS Jalani Pemeriksaan DSA
Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan
Sosialisasi Perwali Soal Sampah 17/2026 hingga Terapan Sanksi bagi Pelanggar di Palembang
Sidang Penggelapan Berlanjut, Kuasa Hukum Eddy Rianto: Murni Utang Piutang, Bukti Transfer “Cicilan” Diabaikan
Membangun Rumah, Menumbuhkan Harapan: Aksi Sosial Pemasyarakatan di Palembang

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:09 WIB

FORKA UPGRIP Kecam Penyegelan Kantor BPH, Sebut Cederai Marwah Kampus ‎

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:17 WIB

Dualisme Penanganan Parkir Rajawali Village, PT Kuala Permai Soroti Langkah DPRD

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:09 WIB

Aksi Tawuran Brutal di Lambidaro Palembang, Enam Pemuda Direhabilitasi

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:15 WIB

Gaya Bicara Prima Salam Viral di Medsos, ini Ujar Ratu Dewa, Panglima RDPS: PS Jalani Pemeriksaan DSA

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:08 WIB

Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan

Berita Terbaru

Bayumie Syukri AP MSi, Praktis Pendidikan dan Ketua Komunitas

Headlines

Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎

Jumat, 19 Jun 2026 - 22:22 WIB