Kecelakaan seperti ini merupakan kejadian ke 2 yang terjadi di tempat yang sama hanya jeda beberapa bulan dalam tahun yang sama dengan pola kejadian yang hampir sama juga.

Ade warga desa Beruge Darat mengatakan, saat sedang melintas mendekati persimpangan jalan loging PTMHP, ia dikejutkan dengan kemunculan kendaraan muatan penuh kayu secara tiba-tiba melintas tanpa memberikan isyarat.
Menyikapi permasalahan di atas, Wakil Ketua Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Penukal Abab Lematang Ilir (DPRD PALI), Hoirillah menjelaskan, seharusnya jalan yang dilalui kendaraan yang bermuatan berat dibuat jalan seperti jembatan penyebrangan.
Lanjut Hoirillah, terkadang jalan aspal yang di lalui kendaraan muatan berat jika musim penghujan meyisakan lumpur sehingga jalan menjadi becek dan licin.
“Kecelakaan bukan kali ini saja pernah terjadi, sebelumnya,” ungkap Hairulloh saat beberapa waktu lalu saat terjadi kecelakaan kali pertama.
“Pihak MHP seharusnya membuat jalan penyebrangan berupa jembatan layang sehingga kendaraan bermuatan berat tersebut menyebrang tidak melewati jalan perlintasan masyarakat sekitar namun melewati atas,” tutupnya.
Warga sekitar yang berada di tempat kejadian segera menyelamat kan korban dan menginformasikan kepada keluaga korban serta kepala desa Beruge Darat tentang kejadian ini,Kades pun segera menyaran kan untuk membawa korban ke rumah sakit prabumulih untuk menjalani perawatan lebih lanjut.
Meri Iswanto, warga desa Beruge Darat menyatakan kekesalannya kepada pihak MHP yang di nilainya lalai dalam menjalankan pekerjaan secara benar dan membangun budaya keselamatan.
” Sudah sering ku ingatkan ke pihak perusahaan untuk adakan tenaga pengatur lalu lintas, perlitasan itu rawan kecelakaan harus diawasi dengan benar. Namun masih saja perusahaan menganggapnya sepele, mereka (PTMHP) terkesan lepas tangan karena seluruh tanggung jawab dibebankan pada pihak ke 3,” ucapnya Meri.
Saat dikonfirmasi, Humas PTMHP menyampaikan, pemilik kendaraan angkutan selaku pihak ke 3.
“Pihak ketiga akan bertanggung jawab atas segala biaya pengobatan dan meraka meminta maaf terhadapa korban juga keluarga korban atas insiden yang terjadi. Kami menerima usulan masyarakat agar disiapkan pengatur lalu lintas guna meminimalisir kejadian serupa,” tukasnya.
Laporan Nanang
Editor Abror vandozer




![World Press Freedom Day 2026 [Foto: Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260503-WA0011_copy_1920x1080-225x129.jpg)

![Kantor Dishub Kota Palembang. [Foto: Abror Vandozer-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/01/20251105_090033_copy_1829x918-225x129.jpg)



![World Press Freedom Day 2026 [Foto: Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260503-WA0011_copy_1920x1080-129x85.jpg)

![Kantor Dishub Kota Palembang. [Foto: Abror Vandozer-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/01/20251105_090033_copy_1829x918-129x85.jpg)






