Seleksi Calon KPI, Supadiyanto Merasa Dicurangi

- Jurnalis

Kamis, 11 Juli 2019 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, JAKARTA — Panitia seleksi anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat periode 2019-2022, diduga melakukan pelanggaran administratif dan teknis pelaksanaan terhadap Supadiyanto SSos MIKom.

Sebagai peserta seleksi calon anggota KPI tersebut, Supadiyantp menyatakan keberatan atas perlakuan terhadap dirinya.

Dosen ilmu komunikasi di satu perguruan tinggi di Yogyakarta itu membeberkan sejumlah fakta pelanggaran perundangan dan peraturan oleh panitia seleksi melalui video pada Rabu (10/7/2019).

Menurut dia, dalam proses seleksi anggota KPI itu, panitia seleksi Kementerian Komunikasi dan Informatika serta DPR RI diduga telah melakukan pelanggaran administratif dan teknis pelaksanaan seleksi.

Baca Juga:  Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien

“Saya juga telah melaporkan temuan ini ke Ombudsman Republik Indonesia di Jakarta,” ujar Supadiyanto.

Dilansir dari Tribunnews menyatakan bahwa anggota Ombudsman, Adrianus Meliala telah mengunjungi DPR RI untuk menyampaikan temuan dan protes Supadiyanto.

Meski demikian, DPR RI tetap melanjutkan proses seleksi fit and proper test yang dilaksanakan dari 8 hingga 10 Juli 2019. Ada indikasi bahwa DPR RI mengabaikan rekomendasi Ombudsman.

Dalam gambaran konferensi di videonya, Supadiyanto mendesak agar DPR RI tidak melanjutkan proses seleksi calon anggota KPI Pusat dan segera membatalkan proses seleksi yang sudah dilaksanakan.

Baca Juga:  Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal "Pembegalan Organisasi" Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

“Ini penting dilakukan agar hasil seleksi nanti tidak cacat hukum. Artinya tidak mempengaruhi legitimasi dan akuntabilitas anggota KPI Pusat yang terpilih,” katanya.

Dari informasi sebelumnya disebutkan, kata Supadiyanto, tidak kurang dari 17 hal penting yang menjadi tanda tanya besar baginya adalah tentang proses seleksi calon anggota KPI Pusat harusnya dicermati dan dijelaskan oleh pihak terkait termasuk DPR RI. (rel)

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien
Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan
Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah
Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki
DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik
Pemuda Masjid Dunia Diminta Jadi Perekat Generasi Muda, Gibran Dukung MTQ Internasional
SMSI Turut Meriahkan Jalan Santai Hari Kebebasan Pers Sedunia
Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:51 WIB

Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan

Senin, 13 Juli 2026 - 16:26 WIB

Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah

Senin, 13 Juli 2026 - 11:25 WIB

Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki

Senin, 29 Juni 2026 - 19:32 WIB

DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:25 WIB

Pemuda Masjid Dunia Diminta Jadi Perekat Generasi Muda, Gibran Dukung MTQ Internasional

Berita Terbaru