“Saya tidak menyangka bisa meraih terbaik pertama. Yang pertama saya sudah menyiapkan diri selama 1 tahun. Jadi selama 1 tahun sejak merdeka kurikulum merdeka belajar dilakukan, saya sangat fokus untuk melakukan pembelajaran berdiferensiasi. Karena topik lomba tahun ini adalah pembelajaran berdiferensiasi dan saya mengambil judul sumber ilmu strategi pembelajaran berdiferensi,” tuturnya.
Maksudnya strategi yang saya lakukan, saya mendorong agar guru-guru melaksanakan banyak yang mengetahui tentang pembelajaran berdiferensiasi dan mengimplementasikan dalam proses belajar mengajar belajar berdiferensiasi. Artinya kita mengajar tidak monoton tapi kita memberikan cara terbaru paradigma baru sesuai dengan kebutuhan siswa.
Misalnya saya sering katakan kepada guru jangan lagi mengajar Bahasa Indonesia dengan teori-teori. Kalau untuk vokasi misal pembelajaran pidato, ketika anak pidato maka harus dipraktekkan untuk tampil.
Jadi kita akan menilai berbagai hal termasuk cara berbicara secara perform dan seandainya menuliskan pidato tadi kita bisa menilainya melalui tulisan siswa apakah tulisannya baik atau buruk bisa. Kita nilai juga, jadi langsung ada implementasi terhadap kurikulum merdeka.
Junaidi menceritakan, tahun lalu dia belum dapat meraih juara tapi dia tidak putus semangat untuk belajar lagi. “Saya menyiapkan rangkaian narasi dalam bentuk video itu harus hati-hati sekali karena satu kata saja dalam video itu akan gagal. Seperti saya tahun lalu sebenarnya juara 6, tapi saya gagal karena waktu itu saya menyebutkan kesalahan sekali dalam menyebutkan learning lose tapi saya sebutkan lose learning terbalik-balik di video saya sebelumnya,” katanya.
Kemudian lanjut Junaidi, selama setahun itu dirinya sudah mengisi konten video sebanyak 32 konten video di YouTube saya jadi sudah subscribenya 1,6 ribu.
“Itu juga salah satu penilainya salah satu indikatornya itu kiat-kiat. Kemudian penyajian ketika menyajikan di Jakarta kemarin saya berdiferensiasi izin memperkenalkan diri dalam bahasa Prancis jadi ada poin lebih. Saya ingin pengalaman saya sehingga berhasil menjadi juara ini bisa dibagi kepada Kepala SMK lainnya,” pungkasnya.
Laporan Hasan Basri | Editor Abror Vandozer
Halaman : 1 2


![Kepala Bidang Sekolah Menengah Kejuruan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan [Kabid SMK Disdik Sumsel] Mondyaboni SE SKom MSi mengapresiasi Kepala SMK Negeri 1 Rambang Dangku Kabupaten Muara Enim yang berhasil meraih penghargaan Kepala Sekolah SMK Inspiratif 2022.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221130-WA0001_copy_800x602.jpg)




![Semarak hari lahir [Harlah] ke-28, DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan [PKB Sumsel] mengelontorkan 1250 karung beras bagi anak yatim piatu di panti asuhan hingga nonton bareng piala dunia [nobar pildun] 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0001-225x129.jpg)





![Semarak hari lahir [Harlah] ke-28, DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan [PKB Sumsel] mengelontorkan 1250 karung beras bagi anak yatim piatu di panti asuhan hingga nonton bareng piala dunia [nobar pildun] 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0001-129x85.jpg)



![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)

