Puluhan WNI Telah Dievakuasi dari Ukraina

- Jurnalis

Jumat, 4 Maret 2022 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menlu RI Retno LP Marsudi [Sumber: Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden]

Menlu RI Retno LP Marsudi [Sumber: Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden]

WIDEAZONE.com, JAKARTA | Puluhan warga negara Indonesia [WNI] dievakuasi dari Ukraina menggunakan Pesawat Garuda dan telah tiba di Bandar Udara [Bandara] Soekarno Hatta, Tangerang Banten, sekitar pukul 17:10 WIB, Kamis [03/03/2022].


“Sebanyak 80 WNI dan 3 warga negara asing yang merupakan keluarga dari WNI berada di dalam rombongan. Kepada WNI yang baru saja dievakuasi dari Ukraina, saya sampaikan selamat datang di tanah air dan selamat berkumpul dengan keluarga,” ujar Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno LP Marsudi, dalam keterangan tertulisnya, dikutip dari laman resmi Kementerian Luar Negeri [Kemenlu], Jumat [04/03/2022].


Menlu menjelaskan, tim penjemput dari Jakarta berangkat menuju Bucharest, Rumania dari Bandara Soekarno-Hatta, Selasa [02/03/2022] pukul 18:40 WIB dan tiba di Bandara Henri Coanda, Bucharest, Kamis [03/03] pukul 15:10 waktu setempat. Pesawat penjemput kembali diberangkatkan dari Bucharest menuju Jakarta pada pukul 20:23 waktu setempat atau 5,5 jam setelah mendarat.

Baca Juga:  BCR Nilai Pernyataan Oknum Anggota DPRD Palembang Tendensius "ASBUN" Ultimatum 2x24 Jam Minta Maaf ‎

“Rute perjalanan yang ditempuh adalah Bucharest – Madinah – Jakarta dengan waktu tempuh kurang lebih 17 jam,” ujarnya.

Terdapat, ujar Retno, sebanyak 14 orang evacuee yang masih harus tinggal di Bucharest untuk sementara waktu dan belum dapat ikut dalam rombongan kepulangan ini.  Sebanyak 12 orang terdeteksi positif COVID-19 sedangkan 2 orang lainnya memilih tinggal di Bucharest untuk menemani anak mereka yang positif COVID-19.

“Sebanyak 14 orang tersebut akan terus dipantau dan didampingi oleh KBRI di Bucharest. Jika kondisi kesehatan sudah memungkinkan, mereka akan dipulangkan dengan pesawat komersial,” ujarnya.

Dalam keterangannya, Menlu menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja sama untuk mengevakuasi WNI dari Ukraina.

Baca Juga:  Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

“Saya ingin menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Duta Besar RI di Bucharest, Warsawa, Kiev dan Moskow beserta seluruh tim yang telah bahu-membahu bekerja sama melakukan evakuasi yang sangat tidak mudah ini,” jelasnya.

Apresiasi juga disampaikan Menlu kepada tim penjemput yang terdiri dari TNI, Badan Intelijen Negara, Garuda Indonesia, serta pihak terkait lainnya yang telah membantu kelancaran jalannya penjemputan.

“Terima kasih juga kami sampaikan kepada Pak Menteri Pertahanan, yang dalam hal ini diwakili oleh Pak Wakil Menteri Pertahanan, yang telah memberikan beberapa advis selama proses evakuasi. Apresiasi juga kami sampaikan kepada BP2MI yang akan memfasilitasi kepulangan PMI untuk kembali ke daerah masing-masing,” tandasnya. [red]

Berita Terkait

Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA
Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan
CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar
Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong
RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi
EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Koalisi Pers Gandeng Kompolnas-DPRD, Desak Polda Sumsel Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Jurnalis

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:47 WIB

RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Berita Terbaru