WIDEAZONE.com, JAKARTA | Puluhan Badan Usaha Milik Negara [BUMN] yang sudah lama tak beroperasi lagi ditutup.
Pernyataan itu disampaikan Menteri BUMN Erick Thohir saat menyampaikan orasi ilmiah di Universitas Brawijaya, Sabtu [27/11].
“Kami sudah tutup 70 BUMN,” ungkapnya.
Ia menutup BUMN yang sudah tak beroperasi sejak 2008. Pasalnya, Erick menilai perusahaan sudah tak bisa berkompetisi
“Kalau sudah ada BUMN tidak beroperasi dari 2008 harus ditutup, karena itu realitas tak terjadi pemborosan kalau BUMN bisa berkompetisi,” papar Erick, dikutip dari CNN Indonesia.
Menurutnya, penutupan BUMN akan terus dilakukan dalam beberapa waktu ke depan. Namun, Erick memastikan pihaknya tak akan mengurangi jumlah tenaga kerja.
“Terus kami lakukan tapi tidak mengurangi tenaga kerja,” imbuhnya.
Lebih lanjut Erick mengatakan efisiensi juga akan dilakukan di tubuh masing-masing perusahaan.
Ia mencontohkan di industri perbankan. Ada perusahaan yang menutup beberapa kantor cabang, tapi tidak ada pemutusan hubungan kerja [PHK].
“Kami tambahkan pekerjaannya, misalnya keluar untuk menaikkan kinerja sales nasabah,” tuturnya. [Abr/Windra].

















![Presiden RI Prabowo Subianto [gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20250227-WA0099-scaled-266x266-1-266x200.jpg)

