Puluhan BUMN Ditutup Sejak 2008, Berikut Alasannya

- Jurnalis

Sabtu, 27 November 2021 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri BUMN Erick Thohir

Menteri BUMN Erick Thohir

WIDEAZONE.com, JAKARTA | Puluhan Badan Usaha Milik Negara [BUMN] yang sudah lama tak beroperasi lagi ditutup. 

Pernyataan itu disampaikan Menteri BUMN Erick Thohir saat menyampaikan orasi ilmiah di Universitas Brawijaya, Sabtu [27/11].

“Kami sudah tutup 70 BUMN,” ungkapnya. 

Ia menutup BUMN yang sudah tak beroperasi sejak 2008. Pasalnya, Erick menilai perusahaan sudah tak bisa berkompetisi

Baca Juga:  DPP PKB Tetapkan KSB Definitif DPC se-Sumsel, Sejumlah Pengurus Diganti Usai Evaluasi Kinerja

“Kalau sudah ada BUMN tidak beroperasi dari 2008 harus ditutup, karena itu realitas tak terjadi pemborosan kalau BUMN bisa berkompetisi,” papar Erick, dikutip dari CNN Indonesia. 

Menurutnya, penutupan BUMN akan terus dilakukan dalam beberapa waktu ke depan. Namun, Erick memastikan pihaknya tak akan mengurangi jumlah tenaga kerja.

“Terus kami lakukan tapi tidak mengurangi tenaga kerja,” imbuhnya.

Baca Juga:  Kapolres OKU Timur: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Perkuat Pelayanan dan Keamanan

Lebih lanjut Erick mengatakan efisiensi juga akan dilakukan di tubuh masing-masing perusahaan.

Ia mencontohkan di industri perbankan. Ada perusahaan yang menutup beberapa kantor cabang, tapi tidak ada pemutusan hubungan kerja [PHK].

“Kami tambahkan pekerjaannya, misalnya keluar untuk menaikkan kinerja sales nasabah,” tuturnya. [Abr/Windra].

Berita Terkait

Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Semifinal Prancis vs Spanyol Bikin Nobar TVRI Sumsel Membludak
Korps Adhyaksa Palembang Perluas Penyidikan Korupsi Lampu Jalan, Tujuh Lurah Kembali Diperiksa
Direktur Perumda Prabumulih Dipolisikan Soal Dugaan Penggelapan Dana Taping Gas
Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien
Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan
Ketua DPRD Kota Prabumulih dan CP Sepakat Damai

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:00 WIB

Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:27 WIB

Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:13 WIB

Semifinal Prancis vs Spanyol Bikin Nobar TVRI Sumsel Membludak

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:09 WIB

Korps Adhyaksa Palembang Perluas Penyidikan Korupsi Lampu Jalan, Tujuh Lurah Kembali Diperiksa

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:49 WIB

Direktur Perumda Prabumulih Dipolisikan Soal Dugaan Penggelapan Dana Taping Gas

Berita Terbaru