Primordial HM Taufiq Kiemas dalam Kacamata Bagindo

- Jurnalis

Jumat, 22 Oktober 2021 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tokoh Paripurna HM Taufiq Kiemas. [Source: Republika]

Tokoh Paripurna HM Taufiq Kiemas. [Source: Republika]

PENGAMAT Sosial dan Politik Bagindo Togar  menyebut mendiang HM Taufiq Kiemas merupakan tokoh Paripurna bagi kawan dan lawan politik yang cenderung menghargai kiprah dan kegigihan perjuangannya.

“Perbedaan terhadap lawan lawan politiknya sifatnya hanya kontekstual,” ujarnya memberi keterangan kepada Wideazone.com, Jumat [22/10].

Menurutnya, sosok HM Taufiq Kiemas selalu berharap, berbuat yang terbaik melakoni profesinya secara profesional.

Begitu banyak sekali kontribusi yang diberikan terhadap kemajuan, perkembangan Sumatera Selatan, baik secara materi, infrastruktur di antaranya bandara, tol Palindra, GOR JSC Jakabaring termasuk Masjid Raya Sriwijaya.

Saat menjabat sebagai Ketua IKA FISIP Universitas Sriwijaya [Unsri] periode 2013-2018, Bagindo menuturkan sebelum nama jalan disematkan dengan sebutan Noerdin Panji, kita sudah menyurati DPR, MPR, Gubernur Sumsel, DPRD Provinsi, Walikota hingga DPRD Palembang untuk menyematkan nama HM Taufiq Kiemas tapi ternyata nama tersebut dibatalkan oleh Pemerintah Sumsel saat itu.

Baca Juga:  PGRI Apresiasi Gerak Cepat Polisi Ringkus Predator Anak di Gandus

“Di mana letak primordial? Sumsel kurang mampu mengapresiasi, menghargai jasa seseorang yang telah berbuat perubahan di bumi Sriwijaya, sedangkan daerah daerah lain seperti Sumatera Utara, Padang, Lampung, hingga masyarakat pulau Jawa mampu menghargai perjuangan beliau!” jelasnya.

Kak Taufik itu luar biasa membantu Sumsel ini, baik dari sudut infrastruktur pembangunan termasuk dengan Universitas Sriwiajaya, bantuannya kepada Unsri luar biasa. “Sebelumnya saya mohon maaf ya! Sumsel ini kurang bisa menghargai jasa kontribusi seseorang, apresiasi terhadap perjuangan akan keberadaan Sumsel ini,” ucapnya.

Apakah ada, ujar Bagindo, Unsri mengapresiasi terhadap jasa mendiang HM Taufiq Kiemas sebagai Dewan Pembina. Mendiang merupakan Sarjana Hukum Muda Unsri, namun penghargaan terhadap perjuangannya tidak ada. Misal aula rektorat disematkan nama mendiang tapi kembali lagi kepada sikap perguruan tinggi tersebut.

Baca Juga:  Eks Kades Ogan Ilir Korupsi Lahan, Divonis 5 Tahun Penjara

Banyak sekali tokoh tokoh Sumsel bangkit dari sedikit banyaknya sentuhan mendiang seperti Marzuki Ali, Hatta Rajasa, Tito Karnavian, Menteri Agama dan masih banyak lagi.

Sekarang, Bagindo menambahkan mampukah Sumsel menghargai perjuangan mendiang HM Taufik Kiemas dengan menyematkan namanya.

“Berani gak nama GOR Jakabaring diubah menjadi nama beliau? tegasnya.

Tokoh Paripuran lintas ideologi kawan dan lawan poltiknya menghargainya, lintas kelompok masyarakat, lintas golongan dia mampu membuat diferensiasi secara harmonis kalo orang kenal betul pak Taufiq luar biasa namun orang tak mengetahui itu sampai sampai nyawa pun dikorbankannya.

Namun hanya segelintir orang yang mengetahuinya.

Laporan Abror Vandozer

Berita Terkait

ASAS SMK Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat
Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan
AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK
SCW Soroti Kejanggalan Kondisi Prima Salam, Desak BNN Periksa Menyeluruh
Gaya Bicara Prima Salam Viral di Medsos, ini Ujar Ratu Dewa, Panglima RDPS: PS Jalani Pemeriksaan DSA
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
SPH Lain Terbit di Lahan 15.000 Meter Persegi Milik Indrawansyah, Kades Ulak Pandan Lahat Digugat ke PTUN Palembang
Kejari OKU Timur Geledah Kantor KPU, 243 Barang Disita

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:29 WIB

ASAS SMK Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:02 WIB

Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:55 WIB

AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:11 WIB

SCW Soroti Kejanggalan Kondisi Prima Salam, Desak BNN Periksa Menyeluruh

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:15 WIB

Gaya Bicara Prima Salam Viral di Medsos, ini Ujar Ratu Dewa, Panglima RDPS: PS Jalani Pemeriksaan DSA

Berita Terbaru

Polres OKU Timur menggelar Sidang Isbat Nikah Massal dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 Polres OKU Timur. Nikah massal ini diikuti sebanyak 80 pasangan 

Headlines

Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan

Rabu, 10 Jun 2026 - 17:02 WIB