“Presidensi G20” Presiden RI: Inklusivitas Prioritas Utama

- Jurnalis

Jumat, 24 September 2021 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo dalam pidatonya pada sesi debat umum Sidang Majelis Umum ke-76 PBB, Kamis [23/09/2021] pagi WIB. [Foto: Humas Kemlu]

Presiden Joko Widodo dalam pidatonya pada sesi debat umum Sidang Majelis Umum ke-76 PBB, Kamis [23/09/2021] pagi WIB. [Foto: Humas Kemlu]

PRESIDEN RI Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa Indonesia akan berupaya agar G20 dapat bekerja untuk kepentingan semua negara dan menjadikan inklusivitas sebagai prioritas utama kepemimpinan Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Joko Widodo dalam pidatonya pada sesi debat umum Sidang Majelis Umum ke-76 Perserikatan Bangsa-Bangsa [PBB], Kamis [23/09/2021] pagi WIB.

“Inklusivitas adalah prioritas utama kepemimpinan Indonesia. Ini komitmen Indonesia untuk membuktikan no one left behind. Indonesia akan berupaya agar G20 dapat bekerja untuk kepentingan semua, untuk negara maju dan berkembang, Utara dan Selatan, negara besar dan kecil, negara kepulauan dan pulau kecil di Pasifik, serta kelompok rentan yang harus diprioritaskan,” ujar Presiden Jokowi.

Baca Juga:  Kantor Perwakilan Ekonomi Taipei di Indonesia Pastikan Tak Punya Akun TikTok

Selain itu, ekonomi hijau dan berkelanjutan juga akan menjadi prioritas. Presiden Jokowi memahami bahwa Indonesia memiliki nilai yang strategis dalam isu perubahan iklim. Untuk itu, Presiden Jokowi memastikan bahwa Indonesia terus bekerja keras memenuhi komitmennya.

“Pada tahun 2020, Indonesia telah berhasil menurunkan kebakaran hutan sebesar 82 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Laju deforestasi turun signifikan, terendah dalam 20 tahun terakhir. Dalam tatanan global, Indonesia ingin mengedepankan burden sharing, berbagi beban,” bebernya.

Baca Juga:  Kantor Perwakilan Ekonomi Taipei di Indonesia Pastikan Tak Punya Akun TikTok

Untuk menghadapi agenda bersama dunia yang sangat berat, Indonesia kembali menyampaikan harapan dan dukungannya terhadap multilateralisme.

Menurut Presiden Jokowi, multilateralisme yang efektif dengan kerja dan hasil yang konkret harus terus dikawal bersama. “Let us work together, to Recover Together, Recover Stronger,” tandasnya.

Pada tahun 2022 mendatang, Indonesia akan memegang Presidensi G20 dengan mengusung tema besar “Recover Together, Recover Stronger“. [BPMI Setpres/Setkab]

Berita Terkait

Kantor Perwakilan Ekonomi Taipei di Indonesia Pastikan Tak Punya Akun TikTok
Dari Tepian Musi Mengalir Doa untuk Gaza: Aksi Bela Palestina “Jilid V” 9 November 2025 Satukan Nurani Bangsa
Satgas Indobatt XXIII-R Laksanakan Foot Patrol di Lebanon Selatan
Fenomena Mars Jelang Tahun Baru 2025
Kritik Presiden Prabowo dalam KTT D-8 di Mesir
IAF 2024: Indonesia-Mesir Jajaki Kerja Sama Sektor Digital
Adhyaksa International Run 2024 Resmi Dibuka Jaksa Agug
Diplomasi Pemerintah RI Redakan Ketegangan di Timur Tengah

Berita Terkait

Kamis, 30 Oktober 2025 - 07:59 WIB

Dari Tepian Musi Mengalir Doa untuk Gaza: Aksi Bela Palestina “Jilid V” 9 November 2025 Satukan Nurani Bangsa

Senin, 10 Februari 2025 - 19:13 WIB

Satgas Indobatt XXIII-R Laksanakan Foot Patrol di Lebanon Selatan

Selasa, 24 Desember 2024 - 11:10 WIB

Fenomena Mars Jelang Tahun Baru 2025

Senin, 23 Desember 2024 - 03:01 WIB

Kritik Presiden Prabowo dalam KTT D-8 di Mesir

Selasa, 3 September 2024 - 09:51 WIB

IAF 2024: Indonesia-Mesir Jajaki Kerja Sama Sektor Digital

Berita Terbaru

Nama Bursah Zarnubi Mencuat, Dinilai Layak Maju Calon Gubernur Sumsel

Figur Pekan Ini

Nama Bursah Zarnubi Mencuat, Dinilai Layak Maju Calon Gubernur Sumsel

Sabtu, 18 Apr 2026 - 05:43 WIB

DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan atau PKB Sumsel menyatakan kesiapan Musyawarah Cabang [Muscab] di seluruh kabupaten/kota, dijadwalkan pada 18 April 2026.

Headlines

Muscab PKB Sumsel Dijadwalkan 18 April: 90 Persen Siap

Kamis, 16 Apr 2026 - 19:13 WIB