PMI Meninggal Kecelakaan Kerja di Korsel, Pemerintah Pulangkan Jenazah hingga Serahkan Santunan Rp213 Juta

- Jurnalis

Kamis, 3 Juli 2025 - 09:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PMI Meninggal Kecelakaan Kerja di Korsel, Pemerintah Pulangkan Jenazah hingga Serahkan Santunan Rp213 Juta

PMI Meninggal Kecelakaan Kerja di Korsel, Pemerintah Pulangkan Jenazah hingga Serahkan Santunan Rp213 Juta

WIDEAZONE.com, BINJAI | Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia [KemenP2MI] telah berhasil memulangkan jenazah Ngadiman, seorang Pekerja Migran Indonesia [PMI] asal Cilacap, Jawa Tengah, yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja di Korea Selatan [Korsel].

Kepulangan jenazah Ngadiman tiba di Tanah Air pada Minggu petang [29/6] dan diterima langsung oleh Menteri P2MI, Abdul Kadir Karding, di fasilitas Gateway Human Remains – Cargo Jenazah, Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Dalam kesempatan tersebut, pihak keluarga juga menerima santunan senilai Rp 213 juta dari BPJS Ketenagakerjaan, terdiri atas santunan kematian akibat kecelakaan kerja dan beasiswa untuk dua anak almarhum.

“Karena dia berangkat prosedural, ada kontrak kerja yang jelas, maka ada santunan dari BPJS Ketenagakerjaan yang terdiri dari santunan kematian dan santunan beasiswa untuk dua putra putri beliau,” ujar Menteri Abdul Kadir Karding.

Ngadiman diketahui diberangkatkan secara resmi oleh pemerintah melalui skema Government to Government [G to G] dengan Korea Selatan. Hal ini membuatnya berhak atas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dari BPJS Ketenagakerjaan, termasuk manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja [JKK] dan Jaminan Kematian [JKM].

“Kehadiran kami di sini membuktikan bahwa negara hadir mulai dari awal perekrutan sampai pada akhir atau purna tugas, dan pesan dari ini menegaskan bahwa sebaiknya teman-teman semua yang mau bekerja di luar negeri berangkat secara prosedural,” tambah Karding.

Baca Juga:  BPJS Ketenagakerjaan Binjai Perluas Layanan JMO Perusahaan

Laporan dari KBRI Seoul menyebutkan bahwa peristiwa nahas tersebut terjadi saat Ngadiman tengah membersihkan mesin dari tumpukan kotoran dan sampah. Secara tidak sengaja, tubuhnya terjepit mesin dan meskipun telah mendapat perawatan medis, ia akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada 25 Juni 2025 pukul 10.05 waktu setempat.

Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Roswita Nilakurnia, dalam pernyataan terpisah menegaskan bahwa pihaknya akan terus memastikan para PMI memperoleh perlindungan menyeluruh.

“Kami menyampaikan santunan yang merupakan hak dari almarhum sebagai peserta program BPJS Ketenagakerjaan. Ini menjadi bukti bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan mampu menjadi jaring pengaman bagi pekerja di tengah risiko yang dapat menimpanya,” tegas Roswita.

Ia juga menambahkan bahwa perluasan cakupan kepesertaan PMI menjadi prioritas agar semakin banyak pekerja yang merasa aman dalam menjalankan tugas di negara tujuan.

Terpisah, Syarifah Wan Fatimah, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Binjai dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa 1 Juli 2025, menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Ngadiman. Ia menyebut bahwa insiden ini menjadi pengingat kuat betapa pentingnya perlindungan sosial bagi setiap pekerja migran Indonesia.

Baca Juga:  BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasi MLT dan Aktivasi JMO di YMB

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum Ngadiman. Tragedi ini memperlihatkan bahwa risiko kerja bisa datang tanpa diduga, dan inilah mengapa jaminan sosial ketenagakerjaan harus menjadi bagian utama dalam penempatan PMI,” ujar Syarifah.

Ia menambahkan bahwa program BPJS Ketenagakerjaan telah dirancang untuk memberikan perlindungan tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga bagi seluruh PMI yang diberangkatkan secara prosedural. Perlindungan ini mencakup kecelakaan kerja, kematian, hingga manfaat pendidikan bagi ahli waris.

“Santunan Rp 213 juta yang diberikan merupakan hak almarhum sebagai peserta aktif dan bukti nyata kehadiran negara melalui BPJS Ketenagakerjaan. Kami berharap ini bisa sedikit meringankan beban keluarga dan menjadi pengingat pentingnya legalitas dalam bekerja ke luar negeri,” tambahnya.

Syarifah juga menegaskan bahwa pihaknya di Cabang Binjai terus mengedukasi masyarakat, khususnya calon PMI, mengenai pentingnya berangkat secara resmi agar memperoleh perlindungan sosial yang layak. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk saling mendukung dalam memperkuat sistem perlindungan bagi pekerja Indonesia di luar negeri.

Laporan Subhan Hadi Darmawan/red

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasi MLT dan Aktivasi JMO di YMB
BPJS Ketenagakerjaan Binjai Perluas Layanan JMO Perusahaan
BPJS Ketenagakerjaan Binjai Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2025 dengan Serangkaian Kegiatan Sederhana
BPJS Ketenagakerjaan Binjai Resmikan Gedung Baru, Tingkatkan Layanan dan Perlindungan Pekerja
BPJS Ketenagakerjaan Binjai Serahkan JKM-Beasiswa Pendidikan: Januari hingga Juli Rp33,2 Miliar Digelontorkan
BPJS Ketenagakerjaan Binjai Lakukan CRM Perkuat Hubungan dengan Perusahaan
BPJS Ketenagakerjaan Binjai Gencarkan Edukasi Jaminan Sosial dan Serahkan Santunan ke Ahli Waris
BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Siswa Magang SMK An-Nas Binjai

Berita Terkait

Rabu, 19 November 2025 - 17:36 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasi MLT dan Aktivasi JMO di YMB

Jumat, 31 Oktober 2025 - 08:16 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Binjai Perluas Layanan JMO Perusahaan

Sabtu, 6 September 2025 - 22:23 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Binjai Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2025 dengan Serangkaian Kegiatan Sederhana

Jumat, 29 Agustus 2025 - 21:35 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Binjai Resmikan Gedung Baru, Tingkatkan Layanan dan Perlindungan Pekerja

Senin, 18 Agustus 2025 - 13:47 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Binjai Serahkan JKM-Beasiswa Pendidikan: Januari hingga Juli Rp33,2 Miliar Digelontorkan

Berita Terbaru

Di tengah guyuran hujan, pentas budaya PWI Jakarta di situs prasejarah terbesar di Asia Tenggara [Gunubg Padang] tetap meriah dan sukses.

Kebudayaan

Pentas PWI Jakarta di Tengah Guyuran Hujan Tetap Meriah

Jumat, 5 Des 2025 - 19:13 WIB