Pj Wali Kota Diminta Cermat dalam Seleksi Dirut PD Pasar Palembang

- Jurnalis

Senin, 7 Oktober 2024 - 07:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Perumda Palembang Jaya di Pasar Gubah Palembang.

Kantor Perumda Palembang Jaya di Pasar Gubah Palembang.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Proses seleksi Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah [Dirut Perumda] Pasar Palembang Jaya memasuki tahap krusial. Hal itu didasari surat pemgumuman nomor 03/KPT/Pansel/-PP/IX/2024 tentang uji kelayakan dan kepatutan calon Dirut.

Dalam tahapan tersebut, sejumlah pihak khususnya masyarakat Palembang berharap Penjabat [Pj] Wali Kota dapat cermat dalam mengambil keputusan.

Menyoroti hal itu Rio Pratama, Ketua Matahari Pagi [Prabowo-Gibran] Indonesia DPW Sumsel meminta Kepada Pj. Walikota Palembang untuk dapat memperhatikan secara serius terkait kinerja, profesionalitas dan visi misi yang inovatif.

“Perumda Pasar Jaya ini salah satu sumber pendapatan daerah, dilihat dari pendapatan sebelumnya masih sangat minim sehingga kurang sesuai dengan jumlah sebaran pasar di kota Palembang,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pos Kamling TMMD ke-129 Hampir Rampung, Warga Talang Jambe Segera Punya Sarana Keamanan Baru

Rio juga menilai penyelesaian konflik pasar 16 Ilir belum terselesaikan.

“Kami kira pak Pj Wali Kota sebagai KPM juga perlu melihat dengan seksama konflik yang belum terselesaikan di pasar 16 ilir Palembang, sebagai bahan yang harus dipertimbangkan secara serius,” tegasnya.

Terpisah, Pengamat Politik dan Kebijakan Publik Sumatera Selatan, M Haekal Al-Haffafah SSos MSos menilai Perda 1/2021 tentang Perumda Pasar Palembang Jaya Pasal 41, harus diperhatikan.

“Pasal 41 nomor 1 tentang laporan tugas akhir masa jabatan paling lambat tiga bulan anggota Direksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) melaporkan sisa pelaksanaan tugas pengurusan yang belum dilaporkan, ayat (2) Dewas menyampaikan penilaian dan rekomendasi atas kinerja Direksi kepada KPM. Ayat (5) laporan pengurusan tugas akhir masa jabatan Direksi yang berakhir dilaksanakan setelah hasil audit atau audit tahunan dari kantor akuntan publik,” ujarnya.

Baca Juga:  Tiga Keluarga Deklarator PKB Sumsel Berangkat Umrah, Nasrul Halim: Penghargaan atas Jasa Pendiri Partai ‎

“Bagaimana kemudian prosedur itu dilaksanakan harus secara sunguh-sungguh menjadi bahan pertimbangan? urai Psngamat mempertanyakan.

Selain itu, Haekal menyarankan Perlu terobosan dan Inovasi pasar yang bukan hanya sebagai tempat jual beli.

“Lebih dari itu perlu menghadirkan pendekatan lintas stakeholder yang memperhatikan konsumen, pedagang dan nilai-nilai kebudayaan sebagai pusat bisnis sekaligus pusat edukasi kebudayaan yang membedakan pasar tradisional dengan pasar modern,” tukasnya. [AbV/red]

Berita Terkait

Makan Malam Bersama, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang Pererat Kebersamaan dengan Warga
BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata
Ponpes Modern Al-Fahd Sesalkan Peristiwa Kekerasan
Jelang 17 Agustusan, Ada Pemandangan Berbeda di Lokasi TMMD ke-129 Palembang
Musola Baitul Maghfurin Masuk Tahap Akhir, Satgas TMMD ke-129 Genjot Finishing
Bukan Sekadar Pos Jaga, Fasilitas Keamanan Ini Jadi Sasaran Penting TMMD ke-129 Palembang
Ini Langkah Satgas TMMD ke-129 agar Lahan Warga Terus Produktif
Bukan Sekadar Dibangun, Sumur Bor Musola Hidayatullah Dicek Satgas TMMD untuk Pastikan Air Mengalir

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Makan Malam Bersama, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang Pererat Kebersamaan dengan Warga

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10 WIB

BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Ponpes Modern Al-Fahd Sesalkan Peristiwa Kekerasan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:13 WIB

Jelang 17 Agustusan, Ada Pemandangan Berbeda di Lokasi TMMD ke-129 Palembang

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Musola Baitul Maghfurin Masuk Tahap Akhir, Satgas TMMD ke-129 Genjot Finishing

Berita Terbaru

Mudir Pondok Ikhwan Pondok Pesantren Modern Al-Fahd, Muhammad Zakaria.

Headlines

Ponpes Modern Al-Fahd Sesalkan Peristiwa Kekerasan

Minggu, 9 Agu 2026 - 17:34 WIB