Pipa Dicuri, PT PGE Alami Kerugian Rp 30 Juta

- Jurnalis

Selasa, 28 Januari 2020 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMITMEN pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Semendo untuk memerangi tindak pencurian dan kekerasan di wilayah hukumnya diwujudkan terhadap dua pencuri pipa PT Pertamina Geotermal Energi (PGE) WPS 4 Desa Penindayan Kecamatan Semende Darat Laut, Kabuaten Muaraenim.

WIDEAZONE.COM, MUARAENIM — Kehadiran Riyandi (25) dan Dika (25) dengan dua kendaraan satu unit truk Mitsubishi kuning BG 8189 EH dan mobil Grandmax hitam BG 9999 DF ke lokasi WPS 4 itu mencurigakan masyarakat setempat.

Kemudian aktivitas miring Riyandi dan Dika itu dilaporkan masyarakat ke Polsek Semendo. Apa yang dilakukan kedua orang itu?

Untuk mengetahui perkembangan apa yang dilakukan Riyandi dan Dika di kawasan WPS 4 tersebut, Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Semendo mengerahkan timnya untuk melakukan pemantauan ke lokasi.

Baca Juga:  Bidar Kembali Berpacu di Sungai Musi, 7 Ulu Jadi Pusat Festival HUT RI

Sesampainya di lokasi, tim Reskrim Polsek Semendo mendapati empat orang yang berusaha mengangkut pipa yang dipotong-potong ke truk.

Tim Reskrim Polsek Semendo mengamankan dua pelaku pencurian pipa PT PGE (WPS 4)
Tim Reskrim Polsek Semendo mengamankan dua pelaku pencurian pipa PT PGE (WPS 4)

Petugas segera bergerak cepat. Mereka melakukan penangkapan. Selain Riyandi dan Dika yang tertengkap, dua orang lainnya berhasil kabur ke dalam hutan.

Pencurian pipa itu terjadi Sabtu (25/1/2020) sekitar pukul 20.00 Wib. Riyandi dan Dika dibekuk bersama barang bukti tangkapan berupa satu unit truk dan mobil grandmax beserta potongan pipa sebanyak 20 batang yang berdiameter 6 inci.

“Selain itu kita juga mengamankan seperangkat tambung gas dan alat las pipa,” ujar Kapolres Muaraenim AKBP Afner Juwono SH SIK MH melalui Kapolsek Semendo AKP Feri Firdayanto SE ke pada Wideazone.com dan ZoomPost.

Sebelum penangkapan, polisi mendapat laporan masyarakat bahwa ada empat orang yang melakukan aktivitas pencurian pada Minggu (26/1/2020) sekitar pukul 20.30 Wib.

Baca Juga:  Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎

Menurut Kapolsek, pipa-pipa itu dipotong berukuran dua meter. Kemudian pipa pipa itu dimuat di dalam bak truk dan sisanya mash berada di lokasi kejadian.

“Dua dari empat pelaku itu kita tangkap dan dua lainnya kabur. Saat ini kedua orang yang belum tertangkap itu masih diburu petugas kita,” ujar Feri.

Atas pencurian itu, pihak Pertamina Geotermal Energi Lumut Balai mengalami kerugian sekitar Rp 30 juta. (*)

Laporan Alamsyah
Editor Anto Narasoma

Berita Terkait

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Kamis, 17 September 2026 - 20:33 WIB

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Sabtu, 12 September 2026 - 13:09 WIB

Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB