Perubahan Iklim: Suhu Panas di Sumsel Hingga Cuaca Ekstrem

- Jurnalis

Jumat, 12 November 2021 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

PERUBAHAN iklim memberikan dampak nyata bagi kehidupan.

Setiap 10 tahun, hari tanpa hujan [HTH] di Bumi Sriwijaya mengalami peningkatan selama dua hari. 

HTH terparah dalam 10 tahun terakhir terjadi pada 2015 lalu selama 90 hari, dan di 2019 mencapai 60 hari tanpa hujan. Imbasnya pun secara signifikan memperluas kebakaran hutan dan lahan [Karhutla].

“Hari tanpa hujan ini berpotensi mengakibatkan kekeringan yang meluas di wilayah Sumsel,” ungkap Guru Besar Fakultas MIPA dari Universitas Sriwijaya [Unsri], Iskhaq Iskandar, Jumat [12/11/2021].

Iskhaq menjelaskan, cuaca ekstrem yang terjadi akibat aktivitas manusia memicu peningkatan karbondioksida dan metana. Kondisi ini dipicu oleh penggunaan energi fosil seperti minyak dan batu bara.

Kondisi inilah yang selalu dibahas pemimpin dunia untuk menghentikan penggunaan energi fosil di masa mendatang.

“Jika semakin banyak karbondioksida dan metana yang terlepas ke udara, lapisan bawah atmosfer yakni troposfer semakin panas,” beber dia.

Baca Juga:  Kapolres OKU Timur: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Perkuat Pelayanan dan Keamanan

Pelepasan karbondioksida dan metana ke lapisan atmostfer semakin masif dalam 20 tahun terakhir. Untuk menekan emisi ini, pemerintah Indonesia harus berkomitmen bebaskan emisi pada 2060.

Menekan emisi ini sejalan dengan deforestasi yang juga terjadi di Indonesia. Dengan cara itu, diharapkan pemanasan global dapat dicegah. “Karena solusi berbasis alam adalah hal yang paling efektif mencegah pemanasan global,” beber dia.

Dampak lain dari perubahan iklim yang terjadi di Sumsel di antaranya peningkatan suhu udara dan naiknya tinggi muka air laut. Suhu udara Sumsel saat ini meningkat sekitar 0,4 derajat celsius dalam 10 tahun terakhir.

“Kenaikan suhu udara didapat dari hasil penelitian dan temperatur minimum di Palembang dalam kurun Waktu 1981-2020. Setiap 10 tahun, terlihat ada kenaikan suhu udara di Sumsel sehingga terasa semakin panas,” ujar dia.

Dampak lain dari perubahan iklim yang terjadi di Sumsel di antaranya peningkatan suhu udara dan naiknya tinggi muka air laut. Suhu udara Sumsel saat ini meningkat sekitar 0,4 derajat celsius dalam 10 tahun terakhir.

Baca Juga:  Kejari OKU Timur Geledah Kantor KPU, 243 Barang Disita

“Kenaikan suhu udara didapat dari hasil penelitian dan temperatur minimum di Palembang dalam kurun Waktu 1981-2020. Setiap 10 tahun, terlihat ada kenaikan suhu udara di Sumsel sehingga terasa semakin panas,” ujar dia.

Tak sampai di sana, kenaikan suhu udara mengakibatkan lapisan es di Artartika meleleh. Muka air laut naik sekitar 20 sentimeter dalam satu abad terakhir. Suhu udara dalam dua dekade terakhir juga meningkat secara signifikan.

Akibatnya, terjadi kenaikan muka air laut secara global sekitar 20 sentimeter dalam satu abad terakhir, dan sekitar 3,4 milimeter [mm] per tahun dalam dua dekade terakhir.

“Akibatnya, air laut di sepanjang pantai Timur Sumatra naik mencapai 5,4 milimeter per tahun. Perairan Lampung meningkat sekitar 4,15 milimeter,” tutup dia. [nt/ab]

Berita Terkait

Tim Wasev TMMD Tiba di Palembang, Evaluasi Progres Program Kodim 0418
Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer
Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes
Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Tim Wasev TMMD Tiba di Palembang, Evaluasi Progres Program Kodim 0418

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:21 WIB

Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:17 WIB

Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Berita Terbaru