Persoalan Sampah Pasar, 75 Persen Sampah Milik Masyarakat

- Jurnalis

Rabu, 29 Januari 2020 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirut PD Pasar Palembang Jaya, Abdul Rizal SPd

Dirut PD Pasar Palembang Jaya, Abdul Rizal SPd

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG – Persoalan sampah di 16 pasar tradisional Kota Palembang adalah sampah masyarakat sekitar bukan seluruhnya sampah pasar. Pasalnya, mayoritas 98 persen sampah yang dihasilkan di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di beberapa pasar adalah sampah masyarakat sekitar bukan seluruhnya sampah pasar.

Hal tersebut diungkapkan Dirut PD Pasar Palembang Jaya, Abdul Rizal SPd saat diwawancarai di ruangannya, Rabu (29/1/20).

Abdul Rizal menjelaskan, total khusus sampah dipasar dari 16 pasar minus kuto dan 16 ilir (wewenang PT Ganda Tahta Prima) di Kota Palembang, sesuai survei sampah masyarakat dan pasar diketahui hasil volume seperti pasar Lemabang mencapai 100 kilogram, ketika beralih di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sudah 500 kilogram, hingga Tempat Pembuangan Akhir (TPA) mencapai 1000 kilogram atau satu ton perhari.

“Setelah dicek di lapangan ternyata sampah itu 75 persen sampah milik masyarakat dan 25 persen di lingkungan dalam pasar. Seperti di pasar 10 Ulu tumpukan sampah itu asal dari masyarakat sekitar,” ujarnya.

Sampah di Pasar 16 Ilir Palembang
Sampah di Pasar 16 Ilir Palembang

Lebih lanjut dia menuturkan, sesuai Perda DLHK Kota Palembang bertugas untuk mengambil sampah dari TPS untuk dibawa ke TPA. Kendati demikian, kepala pasar di unit masing-masing memberikan kontribusi untuk upah pengangkutan sampah di pasar.

Baca Juga:  Sebelum Bergerak ke Sasaran, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang Awali Hari dengan Apel Pagi

“PD Pasar ada setoran secara resmi secara variasi dalam pengangkutan sampah dipasar berkisar 400-900 ribu untuk satu pasar setiap bulannya. Jadi setiap pasar ada retribusi resmi dan tidak resmi untuk diberikan dalam pengangkutan sampah dipasar yang diminta secara resmi oleh pihak DLHK,” terangnya.

“Jadi jika di hitung limbah sampah pasar perhari berkisar tiga truk perhari dari 16 pasar . Itu tidak begitu berat dan dikeluarkan selama ini menurut saya berimbang,” katanya.

Abdul Rizal menerangkan, dalam pengelolaan sampah di lokasi pasar, seperti disampaikan Wakil Walikota Fitrianti Agustinda untuk diberikan pihak ketiga, maka PD Pasar sedikit mendapatkan gambaran apabila dipercaya untuk mengelola secara sendiri.

Baca Juga:  Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki

” Pengelolaan sampah khusus di lokasi pasar, apabila permasalahan ini dikembalikan PD Pasar, In Sha Allah bisa diselesaikan,” ucapnya.

Dia mengungkapkan, pihaknya mengintruksikan seluruh kepala unit pasar tradisional untuk menggelar rapat yang hasilnya akan disampaikan kepada Wakil Walikota Palembang terkait sampah pasar dan retribusi pemasukan serta pengeluaran dari pasar.

“Untuk retribusi pasar diperkirakan perbulan mencapai Rp 5-6 juta untuk satu pasar, semuanya mulai dari kebersihan pasar, upah koordinator, dan lainnya. Untuk PKL rata-rata gajinya berkisar dari Rp.750.000 -1.500.000 perbulan,” paparnya

“Kedepan, kita akan dibenahi mulai administrasi, struktur dan lainnya. Untuk permasalahan retribusi, kita optimis tahun 2020, PD Pasar akan menyumbangkan PAD berkisar Rp 1-2 miliar,” pungkasnya.

Laporan Akip

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

81 Pejabat Pemkot Palembang Dilantik, Pesan Tegas Ratu Dewa untuk Dua Kepala OPD hingga Jajaran…
Perumda Pasar Palembang Jaya Gandeng PTBA Benahi Pasar Tradisional ‎
Bidar Guncang Musi, Ribuan Warga Tumpah Meski Panas Menyengat
Bidar Kembali Berpacu di Sungai Musi, 7 Ulu Jadi Pusat Festival HUT RI
Warga Sumringah Terima Baksos TMMD ke-129, Bantuan TNI Jadi Berkah di Hari Penutupan
TMMD ke-129 Berakhir, Kasdam II Sriwijaya Dorong Warga Pertahankan Semangat Gotong Royong
TMMD ke-129 Ditutup, Dansatgas Kodim 0418 Palembang Titip Pesan Penting untuk Masyarakat
Jalan 750 Meter Rampung 100 Persen, Kini Kendaraan Roda Empat Bisa Melintas

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Perumda Pasar Palembang Jaya Gandeng PTBA Benahi Pasar Tradisional ‎

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Bidar Guncang Musi, Ribuan Warga Tumpah Meski Panas Menyengat

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Bidar Kembali Berpacu di Sungai Musi, 7 Ulu Jadi Pusat Festival HUT RI

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Warga Sumringah Terima Baksos TMMD ke-129, Bantuan TNI Jadi Berkah di Hari Penutupan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:44 WIB

TMMD ke-129 Berakhir, Kasdam II Sriwijaya Dorong Warga Pertahankan Semangat Gotong Royong

Berita Terbaru