Penutupan Balontum HIPMI Diwarnai Kericuhan

- Jurnalis

Sabtu, 4 Juli 2020 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sulaiman selaku tim sukses Ketua Umum Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kota Palembang periode 2016-2019, Kgs Hermansyah Mastari mengungkapkan kekecewaannya kepada steering committee (SC) dalam penyelenggaraan Musyawarah Daerah (MUSDA HIPMI).

Sulaiman selaku tim sukses Ketua Umum Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kota Palembang periode 2016-2019, Kgs Hermansyah Mastari mengungkapkan kekecewaannya kepada steering committee (SC) dalam penyelenggaraan Musyawarah Daerah (MUSDA HIPMI).

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Penutupan pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum (Balontum) Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Sumsel diwarnai kericuhan.

Pasalnya, Sulaiman selaku tim sukses Ketua Umum Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kota Palembang periode 2016-2019, Kgs Hermansyah Mastari mengungkapkan kekecewaannya kepada steering committee (SC) dalam penyelenggaraan Musyawarah Daerah (MUSDA HIPMI).

“Banyak kejanggalan-kejanggalan terlihat. Organisasi HIPMI ini memiliki marwah yang sangat luar biasa, kalau bisa jangan sampai menjadi kotor. Kalau memang pertarungan ini diselenggarakan secara sehat, kami bertarung sportif dan secara sehat,” kata Sulaiman saat pengembalian formulir pendaftaran Balontum BPD HIPMI Sumsel di Guns Cafe Palembang, Jumat (03/07).

Sulaiman juga memaparkan, adapun kejanggalan-kejanggalan yang dinilai olehnya, yaitu adanya arahan dari ketua SC Komite kepada BPC untuk mendukung salah satu calon. “Apakah itu bisa kita percaya untuk mereka setransparannya, semurninya, seadil-adilnya menjalankan Musda HIPMI Sumsel periode ini,” tegas Sulaiman.

Ia juga mengungkapkan, bahwa masih banyak kejanggalan lain yang dirasakan oleh pihaknya, seperti batalnya pembukaan pertama dengan suatu alasan administrasi.

“Kami sangat konsen dengan administrasi, akan tetapi yang kami sayangkan, Ketua BPD HIPMI Sumsel bahkan mengarahkan kami untuk melangar peraturan dari SC terkait suatu pemberitahuan. Tetapi kalau kami mengikuti itu pastinya kami akan didiskualifikasi,” ungkapnya.

Baca Juga:  Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi--CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes

Ia berharap, dalam hal ini BPP HIPMI Pusat dapat mengambil alih dalam penyelenggarana Musda yang akan digelar nantinya.

Pria yang akrab disapa Imam tersebut, juga menjelaskan bahwa apa yang telah dirasakan oleh pihaknya saat ini membuat munculnya rasa ketidakpercayaan.

Ia juga menyampaikan, bahwa pihaknya juga akan segera melakukan rapat untuk suatu planing yang akan disampaikan kepada DPP HIPMI Pusat
Dan pastinya kalau seperti ini kita sulit untuk percaya. Kita nanti akan rapat memplaningkan apa yang akan kita sampaikan kepada DPP.

“Dengan waktu sempit ini, kita sangat sayangkan jika permainan ini sangat kotor serta tidak transparansi. Buat apa kalau hanya di mulut saja,” tuturnya.

“Kalau verifikasi kita dijanggal, pastinya kita tidak dapat bertarung, kita tidak dapat ikuti votting. Karena kita tahu, bahwa sertifikat ataupun SK saja kita tidak dikeluarkan oleh BPD. Jadi selama ini kita semua simpatisan HIPMI saja, hanya BPC Palembang saja yang baru dikeluarkan,” tegas Imam.

Baca Juga:  81 Pejabat Pemkot Palembang Dilantik, Pesan Tegas Ratu Dewa untuk Dua Kepala OPD hingga Jajaran...

Sementara itu, Ketua BPD HIPMI Sumsel, Muhammad Akbar Alfaro mengungkapkan, melalui kegiatan pengembalian formulir pendaftaran, telah ada tiga nama kandidat yang telah mengambil dan menyerahkan formulir, yaitu Agustian Rama Putra, Gianda Tiffany dan Hermansyah Mastari.

Ia juga menyampaikan bantahannya terkait adanya kericuhan tentang dukungan salah satu calon. Menurutnya, apa yang terjadi tersebut merupakan permasalan personal.

“Kita telah jalankan dengan sesuai dan telah kita infokan, dan apa yang terjadi tadi itu adalah murni personal. Tidak ada rapat untuk kesepakatan apapun itu yang mengatasnamakan SC. Itu yang saya klarifikasi,” ujarnya.

Akbar Alfaro juga menuturkan, bahwa untuk mengeluarkan sertifikat Diklatda, terdapat syarat-syarat yang harus diikuti oleh setiap BPC, yaitu harus mengikuti pembukaan, baik dari narasumber satu dan narasumber selanjutnya hingga penutupan.

“Karena jenjang Diklatda Rakerda ini, dia juga bisa ikut Diklatnas. Dan Diklatnas itu bahkan lebih panjang lagi. Disitulah kita melihat kader-kader kita yang bersungguh-sungguh untuk mengikuti rangkaian itu,” tutupnya.

Laporan Akip

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Di Tengah Isu Demo Memanas, Hashim Tegaskan Jakarta Aman: Saya Datang Karena Percaya SMSI
Viral! Merokok Kala RDP, Anggota DPRD Banyuasin Disorot: Etika Dipertanyakan ‎
Kuasa Hukum Junaidi Alias Ajun Bantah Keras Tudingan Hakim dan JPU Tak Netral
Tunjangan Pendidikan Pegawai Tirta Musi Tak Kunjung Cair, Dijanjikan Dua Pekan Malah Review
Revitalisasi Gedung Pasar 16 Ilir Jalan Terus, BCR Tantang Legalitas P3SRS dan Klaim Kepemilikan Kios
81 Pejabat Pemkot Palembang Dilantik, Pesan Tegas Ratu Dewa untuk Dua Kepala OPD hingga Jajaran…
Wamenkes Pacu Pemberantasan TB di Palembang, Ratu Dewa Pastikan Program Tepat Sasaran
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Di Tengah Isu Demo Memanas, Hashim Tegaskan Jakarta Aman: Saya Datang Karena Percaya SMSI

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Viral! Merokok Kala RDP, Anggota DPRD Banyuasin Disorot: Etika Dipertanyakan ‎

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Kuasa Hukum Junaidi Alias Ajun Bantah Keras Tudingan Hakim dan JPU Tak Netral

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:21 WIB

Tunjangan Pendidikan Pegawai Tirta Musi Tak Kunjung Cair, Dijanjikan Dua Pekan Malah Review

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:22 WIB

81 Pejabat Pemkot Palembang Dilantik, Pesan Tegas Ratu Dewa untuk Dua Kepala OPD hingga Jajaran…

Berita Terbaru