Pemutihan Pajak Diperpanjang, Emmy: Realisasi PKB Capai 69.7 Persen

- Jurnalis

Kamis, 10 September 2020 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Pajak Bapenda Provinsi Sumsel Emmy Surawahyuni saat dijumpai wartawan Wideazone.com dan Zoom Post di ruang kerjanya, Kamis (10/9/20).

Kabid Pajak Bapenda Provinsi Sumsel Emmy Surawahyuni saat dijumpai wartawan Wideazone.com dan Zoom Post di ruang kerjanya, Kamis (10/9/20).

WIDEAZONED.COM, PALEMBANG — Program penghapusan denda pajak kendaraan bermotor (PKB) dan pembebasan BBNKB di Sumsel disambut antusias oleh masyarakat, sehingga program tersebut diperpanjang hingga 30 September 2020.

Hal tersebut diungkap Kabid Pajak Bapenda Provinsi Sumsel Emmy Surawahyuni saat dijumpai wartawan Wideazone.com dan Zoom Post di ruang kerjanya, Kamis (10/9/20).

Emmy mengatakan, di dalam Pergub berbunyi kalau program penghapusan denda pajak kendaraan bermotor (PKB) dan pembebasan BBNKB di Sumsel dievaluasi setiap akhir bulan. Ternyata, antusias masyarakat sangat tinggi. Sehingga programnya diperpanjang.

“Untuk pendapatan PKB roda dua dan roda empat pada Agustus Rp 119.796.320.829. Nah dari nominal tersebut, yang membayar pajak dari program pemutihan Rp Rp 80.386.754.925,” ujarnya.

Baca Juga:  Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong

Menurut Emmy, program penghapusan denda pajak kendaraan bermotor (PKB) dan pembebasan BBNKB ini sangat efektif. Kebijakan ini mendapatkan sambutan positif dari wajib pajak (WP). “Dibuktikan dengan membludaknya jumlah pemohon yang mendatangi kantor samsat di Sumsel. Bahkan, ada yang rela antri sejak jam 6 pagi untuk mengambil nomor antrian. Pelayanan dilakukan dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan,” terangnya.

“Seminggu sebelum bulan September berakhir, akan kembali dievaluasi. Jika antusias masyarakat tetap tinggi tidak menutup kemungkinan program ini diperpanjang lagi,” ungkapnya.

Baca Juga:  Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk

Ketika ditanya realisasi PKB dan BBNKB , Emmy menuturkan, hingga 9 September 2020 untuk PKB dari target Rp 1.000.000.000.000, realisasinya Rp 696.953.776.046 atau sebesar 69,7 persen. Sedangkan untuk BBNKB dari target Rp 695.198.629.078, realisasinya Rp 467.876.68.175 atau sebesar 67,3 persen.

“Kita bersyukur program penghapusan denda pajak kendaraan bermotor (PKB) dan pembebasan BBNKB berjalan lancar, tidak ada kendala. Kita juga selalu melakukan monitoring di seluruh UPTD. Kita berharap dengan Program penghapusan denda PKB dan pembebasan BBNKB ini dapat meningkatkan penerimaan pajak tahun ini,” tutupnya.

Laporan Akip – Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan
Pertamina Patra Niaga Sumbagsel–Kejati Babel Perkuat Pengawasan Distribusi BBM, Regulasi IPR Jadi Sorotan
CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar
Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong
RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi
Fauzi Amro Gebrak Literasi Keuangan di Sumsel, Ibu Rumah Tangga Dibentengi dari Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong
EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Pertamina Patra Niaga Sumbagsel–Kejati Babel Perkuat Pengawasan Distribusi BBM, Regulasi IPR Jadi Sorotan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:38 WIB

CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Fauzi Amro Gebrak Literasi Keuangan di Sumsel, Ibu Rumah Tangga Dibentengi dari Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong

Berita Terbaru