banner 2560x598

banner 2560x598

Pemkab Muba Teken MoU dengan Kemenkeu RI

  • Bagikan
Penandatangan secara virtual ini dilakukan Plt Bupati Muba Beni Hernedi melalui Sekretaris Daerah [Sekda] Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan RI Heru Pambudi bersama 78 kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.
Penandatangan secara virtual ini dilakukan Plt Bupati Muba Beni Hernedi melalui Sekretaris Daerah [Sekda] Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan RI Heru Pambudi bersama 78 kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.
banner 468x60

WIDEAZONE.com, SEKAYU | Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin [Pemkab Muba] bersama Kementerian Keuangan [Kemenkeu] RI teken memorandum of understanding [MoU].

Penandatanganan nota kesepahaman dilaksanakan terkait penempatan lulusan Politeknik Keuangan Negara, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara [PKN STAN] 2021 secara virtual dari ruang rapat Serasan Sekate, Sekretariat Daerah [Setda] Muba, Kamis [21/10].

Penandatangan secara virtual ini dilakukan Plt Bupati Muba Beni Hernedi melalui Sekretaris Daerah [Sekda] Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan RI Heru Pambudi bersama 78 kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.

Pada kesempatan tersebut Sekda Muba berharap penempatan lulusan PKN STAN di Bumi Serasan Sekate dapat menunjang akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

“Oleh karena itu kita ajukan permohonan penempatan lulusan PKN STAN di Kabupaten Muba,” ujar Apriyadi didampingi Asisten Administrasi Umum Setda Muba Sunaryo SSTP MM, Inspektur Muba Aidil Fitri, dan Kepala Bappeda Muba Iskandar Syahrianto.

Sementara itu Sekjend Kemenkeu RI Heru Pambudi mengatakan Program pengiriman lulusan PKN STAN sudah mulai sejak 2016, dan untuk 2021 ini akan mengalokasikan sebanyak 2983 orang, dari total lulusan 3804 ke 78 kementerian lembaga dan pemerintah daerah atau 78% di luar Kemenkeu.

“PKN STAN merupakan tempat yang memproduksi putra putri yang diharapkan nantinya bisa mengelola keuangan baik di Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah. Ini tradisi yang sangat bagus, pemikiran kita bersama, bahwa tidak hanya diperuntukkan untuk Kementerian Keuangan tetapi juga untuk kementerian lembaga lainnya dan pemerintah daerah. Karena keberlangsungan perekonomian kita baik APBN dan APBD yang tentunya harus dilakukan bersama-sama,” ujarnya.

Lanjut, Heru Pambudi bersyukur bahwa lulusan PKN STAN mampu menunjukkan kinerja seperti yang diharapkan, terbukti dari statistik di 2018 tingkat kepuasan dari unit penempatannya dengan skor 4,19 dari skala 5, kemudian di tahun 2019 menjadi 4,23, dan naik lagi tahun 2020 menjadi 4,65.

“Tentunya ini menjadi landasan kita untuk memperkuat program ini, dan ini menjadi bukti empiris bagaimana kinerja adik-adik kita ini [lulusan PKN STAN],” tandasnya.

Laporan Sudirman NK/Adv

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *