Pemkab Muba Genjot Vaksinasi, Giliran Peserta Didik SMA Sederajat

- Jurnalis

Kamis, 9 September 2021 - 06:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi, Rabu (8/9/2021) meninjau langsung pelaksanaan suntik vaksin yang dikhususkan untuk pelajar jenjang SMA, SMK/MA sederajat atau usia 12 ke atas.

Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi, Rabu (8/9/2021) meninjau langsung pelaksanaan suntik vaksin yang dikhususkan untuk pelajar jenjang SMA, SMK/MA sederajat atau usia 12 ke atas.

WIDEAZONE.com, SEKAYU | Guna memastikan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) berjalan lancar, Pemkab Muba genjot vaksinasi bagi pelajar usia 12 tahun ke atas.

Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi, Rabu (8/9/2021) meninjau langsung pelaksanaan suntik vaksin yang dikhususkan untuk pelajar jenjang SMA, SMK/MA sederajat atau usia 12 ke atas. 

“Pemkab Muba sedang gencar-gencarnya melakukan vaksinasi bagi pelajar/siswa-siswi yang berusia 12 tahun ke atas dan memenuhi syarat untuk vaksin. Tujuan dilakukan vaksinasi di Kabupaten Muba karena kegiatan sekolah PTM sudah berlangsung sejak dua pekan lalu, mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA sederajat. Makanya Pemkab Muba sangat intens melakukan vaksinasi untuk para pelajar,”ujar Sekda Muba dijumpai saat meninjau suntik vaksin di SMK Negeri 1 Sekayu.

Baca Juga:  "Enjoy" Bikin Geger! Wali Kota Ratu Dewa Minta Maaf: Saya Tetap Peduli Warga ‎

Apriyadi menyebutkan, hari ini akan dimulai suntik vaksin kepada 913 peserta didik SMK sederajat. Dirinya berpesan kepada Dinas Kesehatan untuk lebih mengakselerasi suntikan perdana bagi anak-anak peserta didik. 

“Alhamdullilah hari ini kita melihat langsung peserta didik sudah divaksin dan aman tidak ada gejala apapun pada anak setelah divaksin. Dengan begini kalau tenaga pendidik dan peserta didik sudah divaksin semua maka PTM dengan menerapkan prokes maka akan berjalan dengan aman dan lancar,”pungkasnya.

Pemkab Muba melalui Dinas Kesehatan, tambah dia, sudah membentuk tim vaksinasi khsusus untuk pelajar dan ada untuk suntik vaksin bagi masyarakat umum.

“Karena kita akan mengejar, dalam satu atau dua bulan ini kalau bisa persentasi masyarakat yang divaksin jauh meningkat. Namun juga tergantung dengan ketersediaan dosis vaksin yang ada. Alhamdullilah vaksinator kita tetap semangat melakukan vaksinasi hingga saat ini,”ucap Sekda Muba.

Baca Juga:  Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Menurut Apriyadi target dalam satu – dua bulan ini semua pelajar yang memang wajib vaksin sudah menjalaninya. Diketahui tim vaksinasi Muba karena setiap hari melakukan suntik vaksin sesuai ketersediaan dosis vaksin.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muba dr Azmi Dariusmansyah MARS menyebutkan, penduduk Kabupaten Muba yang sudah di vaksin dari sasaran jumlah keseluruhan, pertanggal 7 September 2021sudah mencapai 24,15 persen yaitu 108.888 orang dari target sasaran 450.831 orang.

“Adapun kendala untuk sekarang ialah distribusi vaksin yang dikirim ke Kabupaten Muba masih kurang, kami berharap kuota vaksin untuk Kabupaten Muba bisa lebih banyak lagi. Minimal Kabupaten Muba bisa berikan vaksinasi 5000 dosis/hari. Dengan angka ini dalam waktu empat bulan target vaksinasi warga di Kabupaten Muba bisa tercapai,”paparnya.

Laporan Sudirman NK/Adv

Berita Terkait

Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA
Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan
CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar
Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong
RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi
EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Koalisi Pers Gandeng Kompolnas-DPRD, Desak Polda Sumsel Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Jurnalis

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:38 WIB

CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:47 WIB

RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi

Berita Terbaru