Pemkab Lahat Ikuti Rakor Kemendagri ‘Pengendalian Inflasi Daerah 2024’

- Jurnalis

Senin, 5 Februari 2024 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Lahat mengikuti rapat koordinasi [Rakor] Pengendalian Inflasi Daerah 2024 yang dibuka Menteri Dalam Negeri [Mendagri] melalui Irjen Kemendagri Komjen Pol Drs Tomsi Tohir MSi yang dilaksanakan dengan zoom meeting pada Senin 5 Februari 2024.

Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Lahat mengikuti rapat koordinasi [Rakor] Pengendalian Inflasi Daerah 2024 yang dibuka Menteri Dalam Negeri [Mendagri] melalui Irjen Kemendagri Komjen Pol Drs Tomsi Tohir MSi yang dilaksanakan dengan zoom meeting pada Senin 5 Februari 2024.

WIDEAZONE.com, LAHAT | Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Lahat mengikuti rapat koordinasi [Rakor] Pengendalian Inflasi Daerah 2024 yang dibuka Menteri Dalam Negeri [Mendagri] melalui Irjen Kemendagri Komjen Pol Drs Tomsi Tohir MSi yang dilaksanakan dengan zoom meeting pada Senin 5 Februari 2024.

Rakor ini, rutin dilakukan Kemendagri setiap sekali seminggu yang diikuti pihak terkait dari tingkat pusat hingga daerah. Untuk Pemkab Lahat, Rakor dihadiri Asisten II Setda M Ichsan Fadli SIP MM, Inspektur Setda Drs Sahabadi serta beberapa Kepala OPD di lingkungan Pemkab Lahat. Rapat secara daring tersebut dilakukan di ruang Ops Room Sekretariat Daerah Lahat.

Baca Juga:  SMSI Lahat Gelar Rakerda Perdana 2026: Fokus Konsolidasi dan Program Kerja

Dalam arahan rakor, Tomsi Tohir meminta Pemerintah Daerah [Pemda] untuk gencar menggelar gerakan aksi dan kegiatan dalam menangani inflasi. Seperti pemberian bantuan pupuk untuk petani, misalnya.

Menurutnya, inflasi akan lebih terkendali jika seluruh Pemda bergerak melakukan upaya pengendalian. Terutama pada awal tahun anggaran, Pemda memiliki sumber daya untuk melakukan kegiatan bantuan pupuk kepada petani, guna menaikkan jumlah hasil panen tani yang akan menurunkan persen inflasi pada tingkat Daerah.

“Pemberian bantuan pupuk kepada para petani ini harus dilakukan, karena akan sangat bermanfaat bagi mereka. Nanti juga, hasil dari panen berbagai komoditas yang meningkat akan menurunkan jumlah persen inflasi di daerah,” ungkap Tomsi.

Baca Juga:  Kejari Lahat Bantah Tudingan Pemerasan Terhadap Eks Anggota DPRD

Secara keseluruhan, dari Rakor pada hari ini dapat disimpulkan, bahwa nilai inflasi secara nasional masih sangat terkendali yang hanya menyentuh angka 2,6 persen.

“Saya berharap, kepada Kabupaten/Kota yang nilai inflasinya tergolong tinggi untuk segera melakukan tindakan riset mencari tahu apa yang menjadi penyebabnya”, tutup dia.

Laporan Erta Lusiani-HI | Editor AbV

Berita Terkait

HUT ke-157 Lahat, Gubernur Herman Deru Tekankan Pembangunan Berbasis SDM dan Data Akurat
Kejari Lahat Bantah Tudingan Pemerasan Terhadap Eks Anggota DPRD
Gubernur Herman Deru Resmikan RS AR Bunda Assalam, Tegaskan Pasien BPJS dan Non-BPJS Harus Dilayani Setara
Gubernur Herman Deru Resmikan Pembangunan Kembali Jembatan Air Lawai B, Target Rampung 180 Hari
SMSI Lahat Gelar Rakerda Perdana 2026: Fokus Konsolidasi dan Program Kerja
Rakerda SMSI Sumsel 2026 di Lahat, “Meningkatkan Gerak dan Arah Media Siber Melalui Terobosan Strategis”
Pelantikan SMSI Lahat 2026–2029 Dihadiri 360 Kades, Catat Rekor Nasional
Lahat Membangun dari Alam: Strategi Bursah Zarnubi Dongkrak Ekonomi Lewat Wisata dan Perikanan

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:27 WIB

HUT ke-157 Lahat, Gubernur Herman Deru Tekankan Pembangunan Berbasis SDM dan Data Akurat

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:50 WIB

Kejari Lahat Bantah Tudingan Pemerasan Terhadap Eks Anggota DPRD

Senin, 11 Mei 2026 - 21:14 WIB

Gubernur Herman Deru Resmikan RS AR Bunda Assalam, Tegaskan Pasien BPJS dan Non-BPJS Harus Dilayani Setara

Jumat, 10 April 2026 - 19:49 WIB

Gubernur Herman Deru Resmikan Pembangunan Kembali Jembatan Air Lawai B, Target Rampung 180 Hari

Senin, 6 April 2026 - 09:01 WIB

SMSI Lahat Gelar Rakerda Perdana 2026: Fokus Konsolidasi dan Program Kerja

Berita Terbaru