Apalagi, konsep “Responsibility to Protect” kerap digunakan Amerika Serikat setelah mendapatkan resolusi dari Dewan Keamanan PBB dengan menggunakan kekerasan.
“Dalam konteks Myanmar saya mengusulkan “Responsibility to Protect” diterapkan dengan mendapatkan keputusan resolusi ASEAN dan tidak menggunakan kekerasan tetapi dengan melakukan embargo ekonomi,” ujarnya.
Terkait masalah ini, ASEAN Juga perlu berkoordinasi dengan Tiongkok. Hal itu lantaran junta militer Myanmar mendapat dukungan dari Tiongkok.
“Ini bisa efektif berlaku dan kemudian pemimpin junta militer mau tidak mau harus berkompromi. Hal ini untuk tidak terus melakukan penindasan hak-hak dasar bagi rakyat Myanmar,” ucapnya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






![Memasuki hari ke-24 pelaksanaan TMMD, Sabtu 8 Agustus 2026, pembangunan Pos Keamanan Lingkungan [Pos Kamling] terus dikebut Satgas TMMD. Sejumlah pekerjaan tahap akhir dilakukan untuk memastikan bangunan tersebut siap dimanfaatkan masyarakat.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260808-WA0020-225x129.jpg)





![Memasuki hari ke-24 pelaksanaan TMMD, Sabtu 8 Agustus 2026, pembangunan Pos Keamanan Lingkungan [Pos Kamling] terus dikebut Satgas TMMD. Sejumlah pekerjaan tahap akhir dilakukan untuk memastikan bangunan tersebut siap dimanfaatkan masyarakat.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260808-WA0020-129x85.jpg)





![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)
