Pembebasan Lahan Tol Zona C Dikeluhkan Warga

- Jurnalis

Senin, 14 Februari 2022 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembebasan Lahan Tol Zona C Kabupaten Banyuasin Dikeluhkan Warga

Pembebasan Lahan Tol Zona C Kabupaten Banyuasin Dikeluhkan Warga

WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Sejumlah warga mengeluhkan proses pembangunan jalan tol Kapal Betung wilayah zona C Kabupaten Banyuasin, lantaran dari 2016 hingga saat ini pembebasan lahan belum terselesaikan.

Menurut salah seorang pemilik lahan, Mat Rofa’i [45] mengaku tanah miliknya dengan luas 454 meter belum diganti rugi namun sebagian lahan sudah digarap.

“Penggarapan lahan dilakukan kurang lebih satu tahun, janji dari pihak yang mengolah lahan saat digarap tanah tersebut akan diganti rugi. Tetapi, hingga saat ini belum dibayar sama sekali,” ungkapnya kepada media ini, Senin [14/2].

Dirinya menambahkan, dengan digantinya pihak ketiga itu mempersulit pembayaran. “Dari pembahasan yang kita lakukan bersama pihak waskita dibulan Desember 2021 kami dapat itu bulan satu akan cair, tetapi hingga bulan februari ini belum dibayarkan,” kata Rofa’i.

Baca Juga:  Korps Adhyaksa Palembang Perluas Penyidikan Korupsi Lampu Jalan, Tujuh Lurah Kembali Diperiksa

Ia berharap pihak Waskita dapat mengutamakan kepentingan warga. Rofa’i meminta agar tanah yang digunakan untuk pembangunan jalan tol segera ganti rugi.

“Kami masyarakat sangat mendukung atas pembangunan jalan tol tetapi pihak Waskita maupun pihak ketiga harus koperatif atas pembebasan lahan,” harapnya.

Humas PT Waskita Karya [WK] Wilayah Zona C Kabupaten Banyuasin Sadam Husen mengatakan untuk pembebasan lahan itu bergantung pada vendor PT Waskita Sriwijaya Tol [WST].

Sebelumnya, sambung Sadam, vendor yang mengolah lahan itu dari PT Sriwijaya Mandiri namun pada akhir tahun 2021 lalu diganti dengan PT WST.

Baca Juga:  Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer

“Jadi dari kita pihak kontraktor itu sekedar pelaksana dilapangan saja, untuk masalah pembebasan lahan serta permasalahannya kita serahkan kepada ownernya,” tegasnya.

Dirinya menyebut, pihaknya hanya mendata permasalahan pembebasan lahan lalu melaporkan ke pihak PT WST.

“PT WST masih mendata secara keseluruhan, dari awal pembebasan pertama dari tahun 2016 dari STA yang jauh dari gandus sampai wilayah ini secara menyeluruh selanjutnya kita baru bisa melakukan pembebasan,” jelasnya.

Target pengerjaan pembangunan jalan tol ini paling cepat di tahun 2023. Dirinya menuturkan, itu tergantung jika tidak ada hambatan seperti cuaca buruk.

Laporan Desy OY

Berita Terkait

Bidar Guncang Musi, Ribuan Warga Tumpah Meski Panas Menyengat
Bidar Kembali Berpacu di Sungai Musi, 7 Ulu Jadi Pusat Festival HUT RI
Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81
Langkah Tegap Dina Nazwa Akila, Pembawa Baki Paskibraka OKU Timur di HUT RI ke-81
Gerak Jalan di Jalur Truk, Keselamatan Anak Dipertaruhkan: Lomba Meriah, Orang Tua Cemas
Hanura Pasang Strategi Baru: Survei Dapil Jadi Senjata Rebut Kursi DPR 2029
Wadan Satgas Cek Langsung Gladi Penutupan TMMD ke-129 Kodim 0418 Palembang
Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Bidar Guncang Musi, Ribuan Warga Tumpah Meski Panas Menyengat

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Bidar Kembali Berpacu di Sungai Musi, 7 Ulu Jadi Pusat Festival HUT RI

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Langkah Tegap Dina Nazwa Akila, Pembawa Baki Paskibraka OKU Timur di HUT RI ke-81

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Gerak Jalan di Jalur Truk, Keselamatan Anak Dipertaruhkan: Lomba Meriah, Orang Tua Cemas

Berita Terbaru