Pelanggan R1/450 VA Lorong Bakti Minta Toleransi PLN

- Jurnalis

Kamis, 25 Februari 2021 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiang listrik yang terletak di dalam perkarangan rumah warga lorong Bakti RT 37 RW 9 Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang

Tiang listrik yang terletak di dalam perkarangan rumah warga lorong Bakti RT 37 RW 9 Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Tiang listrik yang terletak di dalam perkarangan rumah warga lorong Bakti RT 37 RW 9 Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang menuai persoalan. 

“Sudah 34 tahun tiang ini berdiri di halaman rumah kita, ditakutkan dampak terhadap kami. Karena pernah terjadi pada tahun lalu di saat hujan yang disertai angin, kabel listrik mengeluarkan percikan api,” ungkap Betel (47) warga lorong Bakti yang juga menjabat sebagai Rukun Warga (RW) 9, Seberang Ulu II, Kamis (25/2/2021).

Dikatakan Betel, ketika dikonfirmasi terhadap petugas PLN saat itu, Alhamdulillah kabel yang semula telanjang diganti dengan kabel tertutup.

“Namun rasa khawatir tentunya selalu menghinggapi, takutnya anak anak tak sengaja menyentuh tiang tersebut, tersengat aliran listrik pada tiang yang berada tepat di perkarangan kita ini,” ujarnya.

Baca Juga:  PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla--ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎

Sudah pernah kita beritahukan kepada petugas PLN, tapi belum ditindaklanjuti. Kita ingin pihak PLN meninjau langsung situasi dan kondisinya.

Terkait keringanan yang pernah diberlakukan terhadap golongan R1 dan R2, ujarnya, kami mendapatkan keringan hingga Desember 2020. “Tapi saat menginjak Januari 2021 itu tidak berlaku lagi dan kita mendapati kelebihan pemakaian dan membayar hingga Rp715 ribu lebih. Apakah tidak ada keringan bagi kami, sedangkan status golongan listrik kami masuk R1 yaitu 450 VA,” jelasnya.

Menurutnya apakah tidak ada kelonggaran bagi kami, sedangkan situasi sekarang masih pandemi COVID-19. “Kita harap toleransi dari pihak PLN, mohon pertimbangannya,” tuturnya.

Baca Juga:  Tunjangan Pegawai Tirta Musi "Tersandera" Ratu Dewa Buka Suara

Terkait persoalan tersebut pihak PLN merasa tak percaya bahwa golongan listrik di rumahnya masuk kategori R1/450 VA. “Hingga petugas OPAL PLN pun datang dan memeriksa meteran, saya pun mempersilakan, silakan cek MCB atau meteran saya. Alhasil tidak temukan penyimpangan (negatif),” tegasnya. 

MCB atau meteran kami pernah disarankan untuk diganti, namun saya menolaknya dengan alasan bahwa itu sudah ada semenjak dari orang tua kita. “Ini rumah lama, jadi saya sekarang turun menurun dan dipercayakan kepada kita selaku anaknya. Jadi, kami minta PLN untuk menindaklanjuti terkait permasalahan ini,” harapnya.(*)

Laporan Sawdy Atmaja

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik
ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP
Delapan Sepeda Motor Terjaring KTL di Palembang
Polrestabes Palembang Gaspol! 102 Motor Digulung, Balap Liar hingga Konvoi Liar Dibabat
PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla–ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎
BCR Nilai Pernyataan Oknum Anggota DPRD Palembang Tendensius “ASBUN” Ultimatum 2×24 Jam Minta Maaf ‎
200 Mobil Listrik Asal Vietnam Bakal Ngaspal di Palembang, Pantik Sorotan Tajam DPRD, Dishub Belum Tahu Soal Sertifikasi Supir

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 21:59 WIB

Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal

Rabu, 9 September 2026 - 15:01 WIB

Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Selasa, 8 September 2026 - 12:32 WIB

Delapan Sepeda Motor Terjaring KTL di Palembang

Selasa, 8 September 2026 - 09:52 WIB

Polrestabes Palembang Gaspol! 102 Motor Digulung, Balap Liar hingga Konvoi Liar Dibabat

Senin, 7 September 2026 - 15:55 WIB

PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla–ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎

Berita Terbaru

Oleh: Bayumi AP SE MSi [Ketua Komunitas dan Praktisi Pendidikan]

Opini

Kabut Asap: Ketika Rumah Berubah Jadi Sekolah

Kamis, 10 Sep 2026 - 12:28 WIB