“Sudah 34 tahun tiang ini berdiri di halaman rumah kita, ditakutkan dampak terhadap kami. Karena pernah terjadi pada tahun lalu di saat hujan yang disertai angin, kabel listrik mengeluarkan percikan api,” ungkap Betel (47) warga lorong Bakti yang juga menjabat sebagai Rukun Warga (RW) 9, Seberang Ulu II, Kamis (25/2/2021).
Dikatakan Betel, ketika dikonfirmasi terhadap petugas PLN saat itu, Alhamdulillah kabel yang semula telanjang diganti dengan kabel tertutup.
“Namun rasa khawatir tentunya selalu menghinggapi, takutnya anak anak tak sengaja menyentuh tiang tersebut, tersengat aliran listrik pada tiang yang berada tepat di perkarangan kita ini,” ujarnya.
Sudah pernah kita beritahukan kepada petugas PLN, tapi belum ditindaklanjuti. Kita ingin pihak PLN meninjau langsung situasi dan kondisinya.
Terkait keringanan yang pernah diberlakukan terhadap golongan R1 dan R2, ujarnya, kami mendapatkan keringan hingga Desember 2020. “Tapi saat menginjak Januari 2021 itu tidak berlaku lagi dan kita mendapati kelebihan pemakaian dan membayar hingga Rp715 ribu lebih. Apakah tidak ada keringan bagi kami, sedangkan status golongan listrik kami masuk R1 yaitu 450 VA,” jelasnya.
Menurutnya apakah tidak ada kelonggaran bagi kami, sedangkan situasi sekarang masih pandemi COVID-19. “Kita harap toleransi dari pihak PLN, mohon pertimbangannya,” tuturnya.
Terkait persoalan tersebut pihak PLN merasa tak percaya bahwa golongan listrik di rumahnya masuk kategori R1/450 VA. “Hingga petugas OPAL PLN pun datang dan memeriksa meteran, saya pun mempersilakan, silakan cek MCB atau meteran saya. Alhasil tidak temukan penyimpangan (negatif),” tegasnya.
MCB atau meteran kami pernah disarankan untuk diganti, namun saya menolaknya dengan alasan bahwa itu sudah ada semenjak dari orang tua kita. “Ini rumah lama, jadi saya sekarang turun menurun dan dipercayakan kepada kita selaku anaknya. Jadi, kami minta PLN untuk menindaklanjuti terkait permasalahan ini,” harapnya.(*)
Laporan Sawdy Atmaja
Editor Abror Vandozer




![DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan atau PKB Sumsel menyatakan kesiapan Musyawarah Cabang [Muscab] di seluruh kabupaten/kota, dijadwalkan pada 18 April 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260416-WA0024_copy_1250x657-225x129.jpg)


![Kantor Perwakilan Ekonomi dan Perdagangan Taipei di Indonesia [Taipei Economic and Trade Office/TETO]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260416-WA0022_copy_394x300-225x129.jpg)


![DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan atau PKB Sumsel menyatakan kesiapan Musyawarah Cabang [Muscab] di seluruh kabupaten/kota, dijadwalkan pada 18 April 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260416-WA0024_copy_1250x657-129x85.jpg)


![Kantor Perwakilan Ekonomi dan Perdagangan Taipei di Indonesia [Taipei Economic and Trade Office/TETO]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260416-WA0022_copy_394x300-129x85.jpg)



![Polda Sumatera Selatan [Polda Sumsel] melalui Biro SDM menunjukkan peran strategisnya dalam reformasi birokrasi daerah dengan memfasilitasi pelaksanaan Assessment Center untuk seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi [JPT] Pratama Pemerintah Kota Prabumulih.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260415-WA0033_copy_623x331-360x200.jpg)

